
Bab 64
"bagus banget dekor nya Vin...." ucap ku merasa takjub
Hari ini kami merayakan ulang tahun william yang ke 5 tahun. Sejak pagi hari para petugas WO sudah sibuk menyulap area taman samping rumah menjadi sebuah tempat yang sangat bagus ala-ala kerajaan dari dunia dongeng. Begitu banyak miniatur versi tokoh-tokoh dongeng,seperti cinderela,putri salju,putri tidur dan masih banyak lagi yang lainnya.
Baru kali ini William merayakan ulang tahun di rumah seperti ini,semua merupakan permintaan William sendiri,dia mengundang semua teman di sekolah nya dan juga meminta daddy Kevin untuk mengundang anak-anak di panti asuhan yang tak jauh dari komplek rumah mereka.
Kevin tak keberatan dengan semua permintaan anak sambung nya tersebut,William sudah dia anggap seperti anak kandung nya sendiri,tak ada perbedaaan antara William dan Rachel bagi nya,kedua bocah mungil itu adalah anak yang dia cintai.
"Thanks Daddy... love you so much_" ujar William dengan mata berbinar melihat semua persiapan untuk ulang tahun nya siang nanti
"Are you happy?" Tanya Kevin pada William
"I'm so happy Daddy.... thanks for all_" jawab Wiliam dengan wajah polos nya,William terbiasa berbahasa asing dengan Daddy Kevin nya,bukan tanpa sebab,itu semua Wiliam lakukan karna wajah Kevin memang dominan blasteran indo Eropa
"Happy besday kak willi_" tiba-tiba Rachel berjalan menghampiri mereka bertiga dengan seorang suster
"Thank you my sweety...." Wiliam langsung memeluk adik kesayangan nya dan langsung mencium gemas pipi gembul Rachel
Mereka terlihat seperti sebuah keluarga yang sangat harmonis dan bahagia. Kevin dengan segala kekurangan sifat nya yang begitu dingin,namun menyimpan kasih sayang yang begitu dalam untuk keluarga kecil nya.
Siang hari pun tiba,beberapa teman William sudah nampak mulai berdatangan,bahkan Kevin mengirim sebuah bus untuk menjemput anak-anak panti asuhan agar mereka semua tak terlambat datang.
Wiliam terlihat sangat tampan memakai setelan baju ala-ala pangeran negeri dongeng,tak ketingalan juga Rachel yang tampak menggemaskan memakai baju ala cinderela lengkap dengan tiara di kepala dan sepatu kaca di kaki nya.
"Kamu cantik sekali ratu,melihat mu seperti ini membuat ku lebih suka mengurung mu dikamar saja_" seloroh Kevin menatap lekat sang istri
"Dasar diktator mesum... kamu emang gak berubah dari dulu Vin,selalu saja begitu_" tanggap ratu sambil mencebikkan bibir nya,dia sudah terbiasa dengan sikap Kevin yang terkadang sangat mesum
Kevin menghampiri ratu dan memeluk nya dari belakang sambil berucap,"aku seperti ini cuma sama kamu,dan aku tak pernah segila ini dengan wanita manapun_"
Hembusan nafas Kevin ketika berbicara membuat darah ratu berdesir kencang,Kevin selalu berhasil membuat nya tak berdaya seperti itu.
Kevin membalikkan badan sang istri,dan kini mereka saling berhadapan,perlahan Kevin memajukan wajah nya,berniat untuk mengecup bibir merah ratu,namun ketika bibir mereka mau bersentuhan tiba-tiba....
"Daddy...mommy....open the door!!! Teriakan William di luar kamar membuat mereka terkejut dan langsung menghentikan aktivitas nya
Tok!!! Tok!!! Tok!!!
Ceklek ...
"Iya sayang..." sapa ratu setelah membuka kan pintu kamar nya
"Tamu-tamu sudah datang semua,ayo kita mulai acara ulang tahun nya mommy_" ujar Wiliam yang sedang berdiri di depan kamar
Kevin muncul dari belakang tubuh ratu...
"Come on son..." tukas Kevin mengajak Wiliam
Mereka bertiga pun melangkah menuju tempat acara ulang tahun Wiliam di rayakan,terlihat disana sudah begitu ramai tamu yang berdatangan. Anak-anak panti asuhan pun sudah duduk rapi di tempat duduk yang telah di sediakan khusus untuk mereka semua.
__ADS_1
"Terima kasih nyonya ratu,tuan Kevin,sudah mau mengundang kami kesini_" sapa ibu panti menghampiri ratu dan Kevin berada
"Sama-sama Bu... semoga adik-adik semua menikmati acara ini ya,anggap saja rumah sendiri,tidak perlu sungkan ya bu_" jawab ratu dengan sangat ramah
Setelah mengobrol beberapa waktu,ibu panti pun kembali bergabung dengan anak-anak panti yang lain. Mereka semua tampak sangat gembira menikmati acara demi acara ulang tahun william.
Saat mereka semua sedang bergembira merayakan acara ulang tahun tersebut,Igor tiba-tiba datang menghampiri sang tuan dan berbisik sesuatu pada Kevin. Wajah Kevin langsung berubah emosi,dia langsung berdiri hendak pergi bersama Igor.
Ratu yang menyadari hal tersebut langsung beranjak dari posisi nya dan langsung menyusul sang suami.
"Aku hanya ingin bertemu dengan anak kandung ku,anda tidak punya hak melarang saya!!!"
Terdengar samar-samar orang yang sedang berdebat,ratu yang sangat penasaran pun langsung melajukan langkah nya agar cepat sampai ke gerbang rumah.
"Mas Dimas!!!" Kaget ratu melihat kedatangan mantan suami nya.
"Ratu...hari ini ulang tahun William,aku hanya ingin bertemu dengan nya dan memberi hadiah ini kepada nya ratu_" ujar dimas dengan nada memohon
Ratu tak menjawab ucapan Dimas,dia malah melirik sang suami meminta persetujuan darinya. Namun Kevin hanya berdiri mematung sambil menatap ke arah Dimas.
"Plis ratu...aku sangat kangen dengan William,tolong beri aku kesempatan untuk bertemu dengan nya,bagaimanapun aku ini ayah kandung nya,aku punya hak untuk bertemu anak ku,plis ratu tolong ijinkan aku_" pinta Dimas lagi dengan nada lirih
"Biarkan dia masuk!!!" Ucap kevin tiba-tiba
"Kali ini aku beri kamu kesempatan untuk bertemu dengan William,tapi ingat jangan pernah buat keributan di rumah ku,kalau tidak aku akan buat kamu menyesal!!! Tukas Kevin dengan nada tegas
Dimas pun merasa sangat senang karna di berikan ijin masuk kedalam untuk bertemu dengan anak kandung nya. Dimas langsung diantarkan ke tempat acara yang masih berlangsung dengan di kawal oleh Igor.
"Percaya sama aku,hal itu tak akan pernah terjadi,kamu jangan khawatir_" jawab Kevin menenangkan hati sang istri yang cemas
Mereka sudah sampai di tempat acara,Dimas langsung berjalan menghampiri posisi William berada.
"William....putra ku.papa rindu nak!!!" Tukas Dimas sambil memeluk William
Wiliam yang kaget langsung melepaskan pelukan Dimas,bahkan dia merasa bingung siapa lelaki yang sedang memeluknya tersebut.
"Bapak siapa?" Tanya william tak mengenali jika Dimas adalah ayah kandung nya
"Aku papa kandung mu nak,apa kamu lupa? Papa Dimas,papa kamu _" ujar Dimas kembali meyakinkan William
"No... papa ku hanya Daddy Kevin,tidak ada yang lain_" jawab Wiliam menolak keberadaan Dimas
Dari jauh Kevin menyunggingkan senyum nya,dia sudah menebak jika Wiliam akan melakukan hal tersebut,Pasal nya sewatu Kevin menikahi ratu,usia William masih 2 tahun,dan anak seusia itu belum bisa mengenali seseorang dengan lekat di fikiran nya. Selama beberapa tahun ini,Kevin lah yang mendampingi William dalam masa tumbuh kembang nya,sehingga William hanya tau jika Kevin adalah orang tua nya.
Dimas tampak terdiam mendapati penolakan langsung dari anak kandung nya tersebut,dirinya merasa sedih karena posisi nya seakan sudah terganti dengan Kevin.
Wiliam berlari menghampiri daddy Kevin nya,dan langsung bersembunyi di balik tubuh Kevin.
Dimas pun berjalan menghampiri sang tuan rumah,dia sangat kecewa melihat anak kandung nya malah mencari perlindungan dengan orang lain.
"Kamu apakan anakku sehingga dia tak mengenali papa kandung nya sendiri HAH!!! Ujar Dimas menatap dingin kearah Kevin
__ADS_1
Kevin menatap balik dimas dan berucap," anak-anak itu masih polos,dia bisa membedakan mana yang tulus dan yang nggak,dan bisa kamu lihat sendiri kan,William lebih nyaman bersamaku_" ucap Kevin sangat santai
Mendengar ucapan Kevin,membuat darah dimas mendidih,dia mengangkat tangan nya ingin memukul wajah Kevin namun sebelum itu terjadi,Igor sudah mendorong tubuh Dimas hingga mundur beberapa langkah kebelakang.
Orang-orang yang melihat hal tersebut pun langsung berubah panik,mereka takut jika terjadi perkelahian diacara tersebut.
"Bawa dia keluar Igor!!!" Perintah Kevin pada sang bodyguard
Mendengar perintah sang majikan,Igor langsung menarik paksa dimas dan mengusir nya dari sana,Dimas yang tak terima pun langsung berteriak," aku akan mengambil William dari tanganmu ratu,tunggu saja,dan kau kevin,kau tak ada hak sama sekali atas William,aku papa kandung nya,hahaha !!!" Oceh Dimas seperti orang tak waras
"Vin...aku takut_" ratu semakin Cemas
"Kamu Jangan cemas,Wiliam akan tetap bersama kita,aku janji_" ujar Kevin menenangkan sang istri
Setelah kejadian yang tak diharapkan itu terjadi,semua kembali berjalan dengan normal. Acara pun di lanjut kan dan sampai lah di puncak acara. William membagikan bingkisan dan souvenir kepada seluruh tamu undangan yang hadir.
Semua tamu sudah pulang,tinggallah mereka berempat di sana.
"Daddy... orang tadi itu siapa? Kenapa dia bilang Daddy bukan papa kandung ku?" Cetus Wiliam tiba-tiba
Kevin sudah menebak jika Wiliam pasti akan bertanya tentang masalah tadi,dan dia sudah menyiapkan jawaban untuk pertanyaan putra nya tersebut.
"Dengar Daddy, son... suatu saat kamu pasti akan mengerti tentang semua ini,tapi untuk sekarang tetaplah fokus dengan sekolahmu saja ya,jangan memikirkan hal yang lain. Satu yang harus kamu ingat,Daddy adalah Daddy mu,dan kamu adalah anak Daddy... kamu mengerti ?" Jawab Kevin mencoba memberi pengertian pada sang putra,dia tak ingin mental Wiliam terganggu karena masalah tersebut.
Wiliam mengangguk dengan wajah polos nya. Dia mengerti dengan penjelasan daddy nya barusan.
Ratu sudah masuk kekamar lebih dulu karena dirinya tiba-tiba merasa tak enak badan,Kevin pun menyusul untuk melihat kondisi sang istri.
Ceklek...
Di buka nya pintu kamar dan di dapati nya sang istri sedang berdiri di balkon kamar nya tersebut.
Kevin langsung menghampiri sang istri,dia mengerti jika ratu sedang memikirkan tentang ucapan Dimas tadi.
"Kata nya gak enak badan,kenapa malah berdiri disini_" ujar Kevin pada sang istri
Ratu menghela nafas lalu berucap," aku takut mas Dimas melakukan hal nekat Vin,aku gak mau kehilangan William,aku takut…. " ucap ratu lirih
Kevin langsung memeluk sang istri dan mengusap lembut kepala nya,"aku janji hal itu gak akan pernah terjadi,jika Dimas berani berbuat nekat,aku bisa berbuat yang lebih nekat lagi,kamu harus percaya sama aku ratu_" kata Kevin
Ratu mendongakkan wajah nya,menatap kewajah sang suami," contoh nya hal nekat seperti apa Vin?" Tanya ratu
"Ya bisa jadi aku culik dia,terus aku ikat kemudian aku lempar ke kandang rembo,biar rembo kenyang_" seloroh Kevin menjawab pertanyaan ratu
"Hiiiisss ....sadis amat jadi orang_" tanggap ratu
Ratu tak mengetahui sama sekali jika sang suami sebenar nya sangat sadis dan bengis,karena Kevin sangat menutupi sifat buruk nya pada keluarga nya. Kevin bisa melakukan hal yang di luar nalar untuk melindungi keselamatan keluarga kecil nya tersebut.
* * * * * *
*. Bersambung
__ADS_1