Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
teman2 nanda


__ADS_3

''selamat yah big boss,sejahtera selalu pokok nya,,amin''


''langgeng terus boss''


''wih,,mantap boss gue ini,diam-diam mengejutkan iya gak?mana bu boss cantik banget lagi,murah senyum,pasti hati nya juga baik,,gila pinter banget dah loe bos milih bini,pokok nya gue turut bahagia''


begitu lah seruan para muda mudi yang merupakan anak buah nanda,yang mana mereka sangat dekat seperti agatha pada nanda,..


''thank's semua nya'' nanda menanggapi dengan ramah


''iya lah,,mata big boss masih jernih,jadi kagak mungkin salah pilih,,emang nya elu ryan'' sahut agatha mencibir pria muda yang memiliki kuncir di kepala nya,yaitu ryan.


''emang gue napa?'' ryan membalas ucapan agatha dengan rasa penasaran.


''elah pake tanya lagi loe ry,loe kan punya pacar yang poni nya bisa nangkal sinar UVA dan UVB'' timpal pria di sebelah nya ikut mengolok ryan.


''sialan loe gi,bukan pacar gue itu,ya kali gue macarin kuda poni'' bela ryan memanyunkan bibir nya.


''lah terus punya siapa dong'' tanya agatha menaikan satu alisnya.


''noh,punya si bara'' tuduh ryan dengan dagunya.


''eh cangkem loe yan,asal mangap aja,,belom ngerasain di sumpel pake sepatu gue,hah'' sentak bara tak terima dan menghampiri ryan dengan wajah marah,,ryan pun merasa kan alarm berbahaya berbunyi,dengan secepat kilat ryan lari menghindari pukulan bara.


''aaaaaaaaa,,boss tolong''teriak ryan meminta tolong pada nanda yang hanya tersenyum sambil geleng-geleng kepala.


''sini gak loe '' sentak bara masih berusaha meraih tubuh ryan,untuk ia kasih pelajaran,biar mulut nya tidak asal tuduh saja seperti tadi.


yang benar saja seorang bara memacari gadis berponi yang menjadi pedagang di kampus nya,padahal bara sendiri sudah memiliki kekasih yang jauh lebih dari gadis itu,dari segi apapun.


''ampun bar,,gue bercanda kali'' bara akhirnya berhasil menangkap kerah baju ryan.


''pala loe bercanda,hah?gini-gini gue udah punya cewek,loe lupa sama cewek gue kania..seenak nya aja bilang gue pacar si dini poni'' bara kesal dan memukuli bokong ryan menggunakan sepatu nya,hingga ryan mengaduh dan terus meminta ampun.


sedangkan di sisi lain naomi tengah di introgasi oleh kedua sahabat nya,yang tak lain dan tak bukan adalah sinta dan kania.


dengan tatapan tajam dan kedua tangan terlipat di dada,sinta dan kania terus mendesak naomi.


''sejak kapan?kenal dimana?''

__ADS_1


''dan kenapa gak bilang kita?masih anggap kita teman kan?siapa aja yang tau?ayo jawab?''desakan sinta dan kania dengan tatapan tajam nya,melihatkan kemarahan dan kecewa,padahal mereka berdua tidak sungguh² dalam masalah ini,yang ada mereka bahagia melihat nya.


naomi menghembuskan napas kasar nya.


''iya,maaf sahabat-sahabat ku''


''kita butuh jawaban bukan maaf mu naomi'' potong sinta tegas dan kania pun mengangguk.


''haaahhh,,belum lama mungkin sekitar sebulan aku kenal kak nanda,kenal di jalan tanpa sengaja,bukan aku gak ingin jujur sama kalian cuma aku pikir itu belum waktunya,toh aku pun belum yakin dengan perasaan aku,juga sebalik nya,yaa,masa aku udah publikasikan,kalian ngerti kan'' tutur naomi panjang lebar memberi tahukan semua nya pada kedua teman nya,meski tidak semua nya.


mereka berdua menoel-noel dagu nya masing-masing''jadi cerita nya kalian jatuh cinta pada pandangan pertama gitu,,first love,hm'' kania mengajukan pertanyaan


''mungkin begitu,haaha,iya first love''naomi memilih berbohong untuk yang satu ini,mana mungkin dia menceritakan tentang siapa nanda,syukur² mereka percaya seperti bu salsa,bagaimana jika mereka pingsan saking syok nya atau parahnya kena serangan jantung mendadak,kan gak lucu.


''trus sekarang kamu udah yakin?'' tanya kania lagi


''yaiyah lah nia,,otak loe di mana sih,masa naomi mau merried sama kak nanda kalo belum yakin,yang benar saja.'' sela sinta menjawab


''ya kali aja naomi di paksa kayak di film fiksi gitu,,hihihi''


''ini nih,, kebanyakan nonton ikan terbang waktu bocil jadi ikutan halu loe nia''


''udah-udah, kalian kok jadi ribut soal film sih''


''hihihihi''keduanya hanya nyengir kuda.


''ya sudah gue maafin,meski kita berdua kelihatan bodoh nya di hadapan kamu,,ehh ngomong-ngomong kak nanda ganteng banget sumpah,mana dingin banget lagi,jarang senyum sekalinya senyum,ahhh bikin meleleh tau gak''sinta memuji nanda yang jelas² adalah suami naomi,dia bahkan lupa jika dirinya telah memiliki kekasih.


''iya benar banget,ahh pengen satu yang kek gitu,dingin di luar hangat di dalam,pasti kak nanda hangat banget kan kalo sama kamu,tadi aja aku liatnya bikin iri,eemmn kok kamu beruntung banget sih naomi'' kania ikut menimpali dan menerka-nerka tentang kepribadian nanda.


''kalo soal ganteng nya sih setuju,tapi kalo mereka tau sifat aslinya kak nanda,eemm pasti mereka tarik kembali kata-kata itu'' suara batin naomi menimpali.


''i-ya'' balas naomi tersenyum canggung dengan tawa tertahan nya.


''yasudah kita kembali ke depan lagi,,takut kak nanda nyariin juga'' ajak naomi.


''yo,,kita kesana,pasti bara juga nyariin aku'' timpal kania


''ayok '' sinta pun mengapit tangan naomi agar tidak terjatuh saat berjalan,karna terhalang gaun pengantin yang menjuntai menutupi seluruh kaki naomi.

__ADS_1


mereka pun kembali ke depan altar untuk bergabung dengan para tamu undangan.


''nia kamu dari mana sih'' tanya seorang pria yang memiliki tato bertulisan china di leher nya,siapa lagi jika bukan bara.


''dari belakang tadi nemenin naomi dan sinta''balas kania tersenyum pada sang pria itu.


''ouhh,ya udah mau makan dulu gak sebelum pulang?biar aku ambilin,hm'' tawar nya perhatian.


''boleh,tapi jangan yang pedes yah sayang,perut aku lagi gak bisa damai sama cacing di dalam,hehe''


''ck,pasti makan seblak bang udin lagi,iyakan?apa perlu aku beli tuh gerobak nya biar gak bisa jualan lagi dia nya'' gertak nya kesal


''eh jangan dong yang,,janji gak makan lagi yang pedes,maaf deh kemarin kelepasan pesen yang pedes,,yah yah yah,,maafin,please'' cegah kania buru²,yang benar saja kekasih nya ini mau membeli gerobak bang udin,bisa gak makan seblak pedas lagi dong dia di sana.


''janji aja terus,ntar di langgar lagi,hahhh''bara hanya mampu membuang nafas melihat kelakuan kania yang sering diam² makan pedas,padahal dia kagak kuat pedas dan akan berakhir mencret² dan menyusahkan bara jika sudah kambuh.


sedangkan naomi telah kembali ke hadapan nanda yang sedang menyalami para tamu.


''kak'' naomi merangkul pelan tangan nanda.


''sayang,,udah selesai urusan nya?''tanya nanda lembut,naomi pun menggangguk.


tak lama datang lah sinta bersama kekasihnya guna memberi selamat dan pamit pulang.


''mi,selamat yah sekali lagi,,happy terus kamu''sinta kembali memeluk naomi.


''selamat pak boss,doa'kan gue biar cepet nyusul juga''sela sang kekasih dari sinta itu,memberi kode pada sinta jika dia ingin serius dengan nya.


''terima kasih pak refan,,sinta kode keras itu''senggol naomi menyadarkan sinta yang hanya tertunduk malu.


''thank's fan,amin semoga loe cepet nyusul,,resmi'in dong makanya jangan di nanti-nanti,nunggu apa'an lagi sih emang nya?''nanda juga ikut mendukung ucapan sang istri.


''udah kali boss,cuma yahh katanya belum siap seratus persen,tau deh''sindir refan pada sang kekasih.


''iss sayang ayok kan tadi mau pulang,pamit yah naomi,kak nanda,bye''sinta menyeret tangan refan dari hadapan naomi dan nanda,malu dan merasa terpojok sinta saat ini,makanya dia langsung memaksa refan keluar,..


yah sinta dan refan sudah sejak lama berpacaran,tidak ada yang tau jika mereka menjalin hubungan,karna saat di toko mereka akan menjadi atasan dan bahawan tanpa menimbulkan kecurigaan.


refan sendiri adalah teman nanda dari masa sekolah,hanya saja refan tidak meneruskan untuk kuliah seperti nanda karna faktor ekonomi,itu sebab nya refan memilih bekerja hingga saat ini,di toko baju milik nanda,dengan syarat jangan sampai ada yang tahu jika pemilik resmi toko itu ialah nanda.

__ADS_1


__ADS_2