
nanda,agatha dan gio.mereka pergi bersama menuju kampus.
setiba nya mereka di kampus,para sahabat atau anak buah nanda pun berdatangan menemui mereka.
''siang bos''sapa salah satu dari mereka yang tak lain adalah ryan
''hmm,loe pada ada kelas siang juga?''balas nanda yang menanyakan kegiatan mereka.
''kita sih udah kelar,ini mau balik''jawab nya santai
''iya bos''sela bara membenarkan.
''loe berdua kagak mau nemu'in calon bini dulu,sebelum balik?atau kalian udah temui tadi?''sahut agatha menggoda bara dan ryan.
''Ck,najis dah gue,bukan punya gue juga''balas ryan yang tau arah pembicara'an agatha.
''apalagi gue,ayang kania seorang yang ada di benak gue,hihi''ucap bara cengengesan.
''diihh jijik tau bara'' sahut pria yang lemah gemulai,mereka sering menyebutnya desi padahal nama asli nya doni.
''kalo gitu gue masuk kelas dulu''pamit nanda yang sudah berjalan lebih dulu,melihat nanda pergi agatha dan gio pun mengikuti nya,meski kelas dan mata pelajaran mereka berbeda.
agatha dan gio,mereka satu mapel dan kelas,maka dari itu mereka berdua duduk berdampingan,hingga datang lah,dosen yang akan mengisi kelas mereka.
sang dosen datang tidak sendiri,dia membawa satu orang gadis yang begitu modis,hingga mampu membuat gaduh seisi kelas karna kecantikan nya.
dengan memakai rok plisket pendek,dia memamerkan betis hingga paha nya yang putih,bersih,dan mungkin sangat halus jika di pegang atau di usap,di padukan dengan tangtop bertali tebal yang menjadi atasan nya.
''suiiiitt wiiittt,jirr bening banget kaya toples''
''mungkin kagak yah dia jodoh gue yang baru di kirim tuhan''
''suruh duduk dekat saya miss''
sahutan para mahasiswa laki-laki, yang terang-terangan menggoda gadis baru itu.
sedangkan agatha dan gio diam tanpa ekspresi,entah apa yang tengah mereka pikirkan saat ini.
''harap tenang semua nya''intrupsi sang dosen menggema,dan dalam sekejap mereka diam,meski masih ada bisik-bisik tetangga terdengar.
''kelas hari ini begitu spesial,kalian tahu karna apa?''sang dosen menyuruh mahasiswi itu mendekat.
''karna saya membawa gadis cantik ini,yang mana mulai hari ini dia akan menjadi mahasiswi di pakultas ini,harap kalian bersikap baik pada nya.''
''dan iya,silahkan kenalkan diri kamu''suruh nya pada si mahasiswi baru tersebut,dan di jawab senyum cerah secerah mentari oleh nya.
''hallo''suara yang terdengar merdu itu mengalun,meski hanya satu kata yang terucap dari mulut nya yang ranum.
__ADS_1
''hallloooo''
''haiii''
semua penghuni kelas itu balas menyapa nya,kecuali gio dan agatha,mereka berdua justru terlihat enggan hanya untuk sekedar menyapa dan melihat dengan durasi lama.
''kenalkan gue bianca,mahasiswi pindahan dari luar negri,semoga kita bisa berteman baik,khusus nya para cewek''ucap bianca yang mengulas senyum manis,dan mengatupkan tangan di akhir perkenalan nya.
''haii bianca''
''hayy baby,eh maksud nya bianca''
masih ada saja yang merusaha menggombal,sang dosen yang mendengar nya,hanya geleng-geleng kepala.
''baiklah semua,sesi perkenalan nya telah usai,bianca silahkan duduk di kursi yang kosong,dan kita mulai kelas nya''sang dosen pun memulai bimbingan,setelah memastikan bianca telah duduk dengan benar.
semua mata pokus kedepan saat ini,karna mereka pikir masih banyak waktu jika untuk berkenalan saja dengan bianca,si mahasiswi baru,tetapi tidak untuk mata kuliah satu ini.
''hai tha,gio''sapa bianca pada agatha dan gio,yang terlihat datar tanpa mau melirik pada nya.
''cihh''decih agatha yang minat membalas sapa'an dari bianca.
''i miss you both, how about you?''sambung bianca,yang kebetulan duduk diantara gio dan agatha.
''absolutely not''balas agatha pelan,namun masih jelas di dengar oleh bianca maupun gio.
''ouh,ok''bianca memilih mengakhiri obrolan nya.toh dia tidak mendapat respon baik dari lawan bicara nya,karna yang terpenting adalah puja'an hati nya itulah tujuan utama nya.
''nanda aku kembali,dan kamu pasti senang dengan kembali nya aku,karna hati mu pasti masih menjadi milik ku''batin nya bersorak senang,dan ingin segera menemui nanda.
satu jam berlalu,hingga kelas miss sarah pun berakhir,berganti dengan bimbingan yang kedua,pokus tak ada suara keluar,kecuali jika ada yang di tanya atau bertanya.
kelas pun berakhir setelah jam menunjukan pukul 4 sore hari,tanpa menunggu waktu lama,agatha dan gio pergi meninggalkan kelas,guna menemui nanda.
''hei kalian mau kemana?''teriak bianca yang melihat agatha dan gio berjalan cepat meninggalkan ruangan.
''gatha wait me''bianca pun ikut mengejar agatha,meski dia belum tahu seluk beluk di pakultas yang baru ia injak hari ini.
''s*al,mereka pada kemana sih,buru-buru banget,gue kan mau tanya soal nanda,malah ngilang aja''keluh bianca yang kehilangan jejak kedua pria itu,harapan nya sirna hari ini,namun bianca masih memiliki banyak waktu,untuk mencari tahu tentang nanda yang sekarang,setelah tujuh tahun ditinggalkan oleh bianca.
sedangkan kedua pria itu menghembuskan napas lega,setelah berhasil mengelabui bianca,dengan bersembunyi di balik para cewek yang tengah berdiri tak jauh dari bianca.
''huuh,aman bro,udah cepetan samperin si bos,sebelum dia keluar''ajak agatha pada gio.
''thank's nya cantik''ucap gio pada kedua gadis yang membantu nya,dan segera pergi mengikuti agatha.
''aaaa,gue gak mimipi kan''teriak histeris salah satu gadis yang membantu agatha,sedangkan yang menolong gio tengah terkulai lemas.
__ADS_1
agatha dan gio langsung menuju kelas nanda,yang mana nanda masih stay di dalam ruangan itu.
''boss,untung loe masih di sini''agatha menghampiri nanda dengan napas ngos-ngosan.
berbeda dengan gio yang lebih santai,namun masih waspada melihat ke kanan dan kiri.
''loe napa tha?abis di kejar setan loe!''tanya nanda yang heran,melihat agatha seperti di kejar sesuatu.
''lebih dari itu bos''jawab nya dengan mengatur napas.
''Ck,ngomong yang benar gatha''desak nanda
''abis di kejar janda,kaya nya bos''sela gio tertawa kecil.
''si *nying,sembarang aja kalo ngebacot''sentak agatha yang tak terima
''udah kelar kan bos''agatha menanyakan hal yang sudah pasti.
''hemm''nanda seakan enggan membalas ucapan agatha,yang tidak bermutu menurut nya.
''udah buru kita cabut,sebelum terjadi kegaduhan di kampus ini''ajak agatha dan gio membenarkan kali ini.
''maksud loe berdua apa'an sih,ngomong yang jelas bisa kan''pinta nanda
''gi giliran loe yang ngomong dah''agatha mempersilahkan gio untuk menjelas kan.
''gini bos,hari ini ada mahasiswa baru di pakultas ini,dan loe tau siapa dia''
''mana gue tau,kan loe belum kasih tau''potong nanda
''kalo loe udah tau gue jamin,loe bakal kaget setengah mati,parah nya loe masuk rumah sakit,karna jantung koloner secara mendadak''
''bukan gue banget''nanda menjawab dengan sombong dan yakin.
''bianca''sahut agatha enteng.
nanda seketika terdiam,namun tangan nya mengepal erat,seperti tengah menahan emosi.
''kan gue udah bilang sama loe tha,buat pantau terus tuh cewek,dan kasih info setiap detik,menit,dan jam nya ke gue'' ucap nanda yang sudah berjalan,menuju jalan pintas yang tidak sering di lalui orang.
agatha dan gio setia mengekor di belakang nanda,katakan saja hanya mereka bertiga yang tahu jalan tersebut.
''pantau gimana nya bos,kan seharian ini gue bareng elo,ampun dah''agatha membela diri
''setelah ini,pastikan dia gak ketemu sama gue,dan ingat gue gak terima alasan,jika sampe itu terjadi''pinta nanda yang lebih ke ancaman ringan.
gio dan agatha menelan saliva berulang kali,dengan saling pandang dan melempar kode lewat mata dan mulut,bisa di pastikan jika orang lain melihat nya,pasti tidak akan mengerti,karna hanya mereka berdua yang tahu kode tersebut.
__ADS_1