Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
perlahan


__ADS_3

selesai dari kampus nanda tidak langsung pulang kerumah nya,melainkan ke tempat sang istri tercinta bekerja,yang tak lain adalah toko baju milik nya.


jam menunjukan angka 08.39.malam.yang artinya naomi akan segera keluar tepat dua puluh menit lagi.


dengan senyum lebar nanda menunggu kehadiran istri cantik nya di sebrang jalan,mungkin suasana hati nya tengah bahagia,terbukti dari raut wajah nya yang begitu berseri.bahkan mulut yang selalu diam itu,kini mengeluarkan irama.


manik mata nya selalu setia mengawasi naomi,yang mana kini naomi tengah membantu menghitung pendapatan toko seharian ini.


''dasar gadis aneh,masih mau-mau nya dia bekerja,jadi karyawan lagi di sana,jelas-jelas tuh toko milik gue,suami sah nya'' gumam nanda tersenyum hangat,dengan pandangan tak lepas dari naomi.


''gadis?yang benar saja,bahkan gue sendiri yang ambil mahkota nya, But!.persetan dengan sebutan itu,karna bagi gue dia masih gadis'' meski kini jiwa tegas nya muncul,tapi tidak dapat membohongi perasa'an nya yang tengah malu.


''kakak''


teriakan dari sebrang jalan,orang yang tengah nanda tunggu akhirnya datang juga.


''tunggu di sana sayang''balas nya sembari cepat menyebrang jalan,guna menemui sang istri.


''sayang.!''sapa nanda dengan senyum manis nya,tak lupa dia memberikan kecupan di kening naomi.


bagai dua sisi,perilaku nanda kini berubah,menjadi sangat lembut dan perhatian,namun itu berlaku hanya pada wanita nya.


naomi merasa kan aura yang tengah menyelimuti suami tampan nya itu,dengan mata menyipit naomi mencoba menebak.


''kakak lagi bahagia yah?''tanya naomi langsung,sembari berjalan pelan menuju mobil milik gio.


''kamu tau dari mana?''nanda mencoba menutupi nya,meski sudah jelas itu gagal.


''itu,dari mukanya keliatan banget,daun telinga nya juga merah'' tunjuk naomi.


''keliatan banget yah?''


''he'em,emang apa yang buat kakak bahagia sekarang?''naomi menjadi penasaran dengan hal itu.


''tebak dong sayang''pinta nanda yang makin berseri-seri,seperti anak kecil yang mendapat mainan baru.


''emm,apa yah''naomi mencoba berpikir,hal apa yang bisa membuat suami nya begitu senang.


''kakak dapat undian berhadiah?''tebak naomi yang begitu salah besar,nanda pun menggeleng.


''dapat barang disc,yang besar-besaran''naomi kembali menebak,dan pasti kali ini tebakan nya tepat,karna apa?karna nanda tidak menggeleng atau pun mengangguk,yang naomi yakini nanda tengah kaget dengan tebakan nya yang benar.


''iya kan kak''desak naomi.


''bukan''jawab nanda singkat dan sedikit kesal,pasalnya naomi memberi tebakan yang monoton sekali,apa dia lupa siapa nanda.


''terus apa dong,jangan bilang karna cewek lain''ucap naomi,yang ikut merasa kesal juga,karna tebakan nya selalu salah.


''masuk''titah nanda,setelah mereka sampai di depan mobil hitam,tanpa mau menjawab pertanya'an dari naomi.


''loh ini,mobil siapa kak?wait.wait,atau ini yang buat kakak seneng?kakak beli mobil baru''tuduh naomi,yang sudah mengumpulkan kalimat panjang untuk menasihati suami nya itu,untuk tidak menghambur-hamburkan uang.


''mobil si gio''jelas nanda.


''ouh''hembusan napas naomi keluar secara normal,dan dalam sekejap kalimat itu pun hilang.


setelah mereka masuk,nanda melajukan mobil gio,menuju rumah nya.


sedangkan naomi tengah berperang dengan pikiran nya..''kenapa kak nanda gak jawab pertanya'an yang terakhir yah,gak mungkin kan kalo itu jawaban dari tebakan itu,siapa wanita itu?'' batin naomi berkelana


''jangan dulu berpikir jelek naomi,suami mu bukan tipe seperti itu,lebih baik aku tanya langsung pada nya,iyah itu harus,dari pada aku mati penasaran.''

__ADS_1


''kak''tegur naomi setelah memberi waktu luang pada sunyi.


''iya''nanda melihat sekilas lalu kembali pokus.


''soal yang tadi,kenapa gak di jawab'' naomi menghadap ke luar jendela,dengan tangan mengepal sempurna.


nanda melihat naomi yang bersikap aneh,dan dia tahu jika istri nya itu tengah cemburu yang tidak jelas.


''lihat sini''perintah nanda,dan segera naomi patuhi,karna aura nanda telah berbeda.


''cemburu itu tanda cinta lalu? cemburu buta tanda apa?''ujar nanda yang menyunggingkan senyum nya.


''maksud kakak''naomi pura-pura bodoh,dari pada malu.


''bisa gak pikiran nya jangan aneh-aneh,prinsip suami mu ini cuma satu untuk masalah cinta,dan kamu tau itu apa?'' ucap nanda dengan lembut,naomi pun menggeleng lemah.


''jika aku bilang 'milik ku' selama akan tetap bagitu,dan harus begitu,paham kan''


naomi melihat suami nya tanpa berkedip,otak kecil nya masih mencerna setiap ucapan nanda.


''dan kamu lah milik ku naomi,bahkan kamu sudah mendengar nya saat kita pertama kali bertemu''sambung nanda yang sudah menggenggam erat tangan mungil naomi,seketika naomi terharu dan sedikit malu,namun bibir nya tak kuasa menahan senyum.


''maaf kak''ucap naomi mengakui kesalahan nya.


''it's okay'' balas nanda dengan senyum yang kembali seperti di awal mereka bertemu.


dan saat itu juga,mendadak pikiran naomi tertuju pada satu hal yang ia yakini seratus persen,jika hal ini yang membuat suami nya bahagia.


''kakak masih happy?''


''tentu''balas nanda singkat.


''haahh,hobi yang aneh,orang lain tuh punya hobi mancing ikan,ini hobi mancing orang''ucap spontan naomi,yang sudah membekap mulut dengan tangan nya sendiri,mata nya melolot sempurna karna merasa telah salah dalam berucap.


''kamu benar sayang,tebakan yang akurat,ini baru naomi kesayangan nya nanda,muuaach'' Dengan semangat nanda mengecup pipi naomi,saking senang nya.


sedangkan naomi melongo di buat nya,dia kira akan mendapat luka baru karna sudah menyinggung suaminya,benar-benar beda dari yang lain pikir naomi.


''nah sampe,ayok keluar sayang'' seru nanda yang membuat naomi terkejut.


''loh udah sampe,perasaan baru sebentar''naomi mendadak linglung,sedangkan nanda hanya tersenyum indah menyaksikan nya.


pintu rumah mewah itu pun terbuka lebar,namun ada yang janggal dengan hidung naomi saat ini,hingga langkah nya berhenti tiba-tiba.


''kenapa sayang?''tanya nanda heran,kenapa istri nya mendadak terpaku.


''kok ini,bau aroma masakan yah kak,siapa yang masak?kita kan baru pulang,jangan-jangan.!''


''jangan-jangan apa sayang,lupa lagi atau kamu gak baca pesan dari aku''


naomi menepuk pelan kepala nya,,.''hehe,maaf kak baru ingat,belum terbiasa soal nya''hancur sudah image nya sebagai nyonya samudra.


''ya sudah,yuk ke kamar,kamu harus mandi,makan abis itu tidur,kayak nya kamu kecapean deh sayang,makanya gampang lupa''nanda menemukan jalan supaya sang istri,tidak bekerja lagi.


''iya kak,tapi jangan larang naomi buat kerja kak,naomi seneng kok kerja di sana''pinta naomi mendahului,sebelum nanda melarang nya.


''haahh,terserah kamu tapi,kalo udah cape bilang sama kakak ,ok''lagi-lagi nanda mengalah untuk saat ini.


''siap komandan,hehehe.kak bibi nya gak dikenalin dulu sama aku?


''nanti aja,kalo kamu makan,lagian bi yuyun kan tiap hari ada di sini ''

__ADS_1


''ok,kak''


pasangan itu pun memasuki kamar pribadi mereka,naomi segera mandi,sedang kan nanda tengah mengabari agatha.


Dua puluh menit berlalu,naomi sudah memakai piyama tidur dan bersiap untuk mengisi perut nya.


''kakak pulang jam berapa nanti?''tanya naomi yang sudah tahu,jika suami nya akan mengeksekusi seseorang,entah itu mati atau hanya terluka nantinya.


bukan naomi mendukung kegiatan yang di lakukan suami nya,jelas naomi menolak hal itu,namun kenapa naomi tidak melarang nya?saat dirinya tahu ada nyawa yang tengah di korban kan.


hal apa pun akan baik jika dilakukan secara perlahan bukan?termasuk usaha naomi kini.


''gak tau sayang,lihat nanti saja,lagi pula kakak tidak ke mansion,kakak di ruangan khusus''jelas nanda santai


''ruangan yang ada di rumah ini''


''iya,dan yah bisa kakak minta tolong sayang''


''apa itu?''


''tolong nanti kamu bilang sama bi yuyun,jangan pernah masuk ke ruangan itu,apapun yang terjadi,ok''pinta nanda pada sang istri


''baik kak''jawab patuh naomi.


''naomi juga minta tolong sama kakak'' sambung naomi dengan raut wajah serius


''apa sayang?''


''kalo bisa jangan sampe di bunuh,kasian dengan keluarga nya,jika dia masih punya keluarga,jika sudah tidak punya,beri dia kesempatan''pinta naomi sungguh-sungguh.


''ini bahkan kesempatan yang ke tiga kali nya,jadi untuk yang sekarang kakak gak bisa jamin nyawa nya,toh kesalasan nya juga patal,dia pantas mendapat kan nya''terang nanda santai tanpa beban.


''haahh''naomi hanya bisa bungkam saat ini,toh naomi juga tau sifat suaminya,meski hobi melukai bahkan mengkhiri nyawa orang,tapi tidak sembarang orang.jelas nanda memberi karma nyata pada orang yang melakukan kesalahan besar.


setelah mereka sampai di meja makan,barulah nanda memanggil bi yuyun untuk berkenalan dengan istri nya.


''ini naomi,beliau adalah nyonya di rumah ini,dia adalah istri saya bi''tutur nanda tegas,setelah bi yuyun bergabung di meja makan.


''iya den,salam kenal nona ayu''sapa bi yuyun penuh hormat.


''salam bi yuyun''balas naomi tak kalah ramah.


''bukan ayu bi,tapi naomi''jelas nanda lagi,meluruskan dengan jelas nama sang istri.


''iya den tahu,kan aden udah bilang tadi,kalo nama si non,nona 'naomi'.''jawab bi yuyun tersenyum.


''lalu?kenapa jadi ayu''desak nanda,tak suka nama sang istri di ganti seenak nya.


''itu loh den,ayu arti nya cantik,kan memang nona naomi cantik''jelas bi yuyun.


''kalo itu saya setuju,mulai hari ini perlakukan dia melebihi saya''pinta nanda yang di jawab anggukan kepala oleh bi yuyun.


sedang kan naomi sudah tersipu malu mendengar ucapan nanda.


''sayang kakak pergi dulu yah,ingat langsung tidur nanti,cup'' pamit nanda yang mengecup singkat bibir naomi.


''kak''tegur naomi karna merasa tak enak dengan bi yuyun.


''gak papa non,bibi maklum kok''ucap bi yuyun tiba-tiba.


''eh,iya bi,maaf''lengkap sudah rasa malu nya saat ini,mungkin kulit wajah naomi sudah sangat merah saking malu nya.

__ADS_1


di tambah dengan nanda yang sudah pergi,harus kemana dia menyembunyikan muka sekarang,kolong meja,ah yang benar saja.


__ADS_2