Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
kucing


__ADS_3

sesampai nya nanda di lantai atas,dia langsung masuk ke dalam ruang kerja milik nya,meninggalkan naomi dengan sejuta rasa penasaran nya.


''sayang kamu masuk duluan ke kamar,kakak mau buka ini dulu di sini''titah nanda sebelum benar-benar masuk ke dalam.


''iya kak''balas naomi lesu,pasalnya dia juga ingin mengetahui secara langsung,apa yang terdapat di dalam kotak itu.


namun dia tetap menuruti perintah suami nya,untuk masuk kedalam kamar dan menunggu apa yang akan di ucapkan nanda tentang isi kotak itu nanti nya


di ruangan kerja nanda...


setelah mengunci pintu dia segera membuka kotak itu dengan tergesa,ingin cepat mengetahui apa yang terdapat di dalam sana.


setelah terbuka,nanda di kaget kan dengan poto-poto yang telah tercetak,mulai dari poto pernikahan nya dengan naomi,hingga poto orang-orang terdekat nya.


semua poto terdapat tulisan berupa ancaman dan peringatan.


''Si*lan,sebelum mereka tiada,gue pastikan elo duluan yang bakal mati,itu janji gue''gumam nya dengan meremas semua poto yang ada di genggaman nya.


nanda langsung mencari tahu siapa orang yang mau menjadi mata-mata itu,kenapa bukan dalang nya saja yang dia cari,jawaban nya karna nanda sudah mengetahui siapa dalang di balik itu semua.


dia bertekad dengan penuh untuk melindungi semua orang yang selalu ada di sekitar nya.


yang menyayangi nya!


yang mencintai nya!


yang mendukung nya!


itulah orang yang harus dia lindungi bahkan dengan nyawa nya sendiri.


hampir satu jam dia berkutat dengan laptop nya,untuk mencari tahu siapa orang yang mendukung musuh nya,namun nanda tidak bisa menemukan orang nya.


''gak mungkin tidak di ketahui jika dia mengirim orang untuk ini,kecuali yang dia kirim bukan manusia,sinyal nya jelas terlihat sangat dekat''gumam nya mencoba berpikir dan mengingat.


''jangan-jangan''dia langsung beranjak untuk menemui target nya.


nanda berlari cepat menuruni anak tangga,setiba nya di lantai bawah dia langsung mencari sesuatu di setiap sudut rumah nya.


''di mana?''ucap nanda geram sembari berkacak pinggang.


di sisi lain,naomi juga turun ke bawah untuk memulai makan malam.


''kakak''teriak nya saat melihat sosok suami nya di ruang tamu,dia berlari kecil sambil membawa botol minuman.


''iya sayang,kakak di sini''seru nanda pada sang istri,dengan wajah yang tidak bisa di kondisikan


''pantes di ruang kerja gak ada,kakak sudah di sini ternyata''naomi ikut duduk di sebelah nanda,di sofa juga terdapat seekor kucing yang lucu,awal nya mereka tidak menyadari kehadiran kucing tersebut,namun saat kucing itu bersuara baru lah mereka mengetahui nya.


''ini kucing siapa lagi,lucu banget''seru naomi sembari memangku kucing tersebut.


''kok ada kucing di rumah kita sayang''tanya nanda heran,karna seingat dirinya dia tidak pernah memelihara seekor kucing kecil,melainkan kucing besar yang bisa memakan manusia itu sendiri.

__ADS_1


''aku juga gak tau kak,mungkin punya orang nyasar kesini,kemarin juga ada kata bi yuyun,coba nanti aku tanya lagi sama bi yuyun''ungkap naomi apa ada nya,karna setiap hari pembantu nya selalu memberi laporan, tentang kucing yang selalu ada secara tiba-tiba di rumah nya.


''iya mungkin''balas nanda acuh tanpa menaruh curiga.


''tapi aku suka dia kak,kalao misalnya gak ada yang punya,boleh aku pelihara yah kak''naomi begitu antusias saat mengatakan nya,berharap suami nya bisa mengerti keinginan nya.


''terserah kamu sayang,jika pun kamu ingin membeli lagi itu tidak masalah''ucap nanda yang selalu mendukung apapun keinginan naomi.


''makasih sayang ku''naomi berucap genit terhadap suami nya.


''emm,manis banget istri cantik ku ini, kalo lagi happy''nanda mencubit pelan pipi halus naomi karna gemas,meski pelan tetap saja pipi naomi berbekas saking putih nya.


''ihh,aku kan selalu manis kakak''


''iya sayang kakak tau itu''


''ya sudah kita makan malam dulu,takut makanan nya keburu dingin''ajak naomi lembut


''ayo''balas nanda,mereka berdua menuju meja makan dengan naomi yang masih memangku kucing imut itu.


di meja makan bi yuyun tengah menyiapkan minuman, juga mengisi botol untuk persediaan naomi di dalam kamar.


''den''


''non''sapa nya ramah saat kedua majikan nya sampai di meja makan.


''itu kucing kenapa bisa sama non ayu?perasaan tadi yuyun udah kasih ke pemilik nya''tanya bi yuyun,saat dia melihat naomi memangku kucing yang sama.


''kenapa gitu non kalo kucing ini punya orang?''


''tadi nya saya mau pelihara bi,tapi nyata nya dia ada yang punya''


''owalah begitu yah''


''iya bi''naomi berucap sendu,entah kenapa dia sangat ingin memelihara seekor kucing saat ini.


''besok kita beli sayang,jangan sedih gitu muka nya''sela nanda yang mengetahui kegelisahan hati naomi.


''serius kak?''tanya naomi antusias dengan mata berbinar.


''iya sayang,mau berapa ekor?''tawar nanda kembali,dan itu membuat naomi bahagia sangat sangat bahagia.


''satu aja kak,pengen warna putih boleh?''


''boleh,sekarang taruh dulu kucing nya kita makan dulu''


''iya kak''balas naomi dengan senyum lebar.


mereka menikmati waktu makan malam nya,naomi terus saja menerbitkan senyuman manis milik nya,hanya dengan cara sederhana saja dia sudah sangat bahagia.


...****************...

__ADS_1


''bunda gatha pulang bun''teriak nya menggema di rumah besar itu.


dia memanggil sang ibu untuk datang menyapa nya,dan benar saja.wanita yang masih terlihat cantik itu berlari kecil menghampiri diri nya.


''anak bunda,kamu pulang sayang''dia memeluk tubuh jangkung buah hati nya.


''iya bunda,ayah mana?''tanya agatha dengan memberi kecupan di kedua pipi bunda nya.


''tuh ayah''tunjuk merina saat ruslan ikut menghampiri sang anak


''ayah''sapa agatha dengan melakukan dekapan ala laki-laki.


''jagoan ayah tumben pulang hm?kenapa nih,jangan bilang kamu di usir anaya''goda ruslan pada anak nya sambil tertawa kecil.


''gak ada ayah,gatha cuma lagi pengen mampir aja,kangen sama kalian''agatha kembali mendekap kedua orang tua secara bersamaan.


''kamu cape yah sayang''merina sangat tahu sisi lemah anak nya.


tidak menjawab agatha hanya mengangguk lemah.


''kita duduk dulu''ajak ruslan


''kamu udah makan belum?kalo belum bunda masakin khusus buat anak ganteng bunda''tanya merina yang ingin menghilangkan sedikit beban pikiran agatha.


''boleh juga tuh bun,udah lama agatha gak makan bareng kalian'' balas agatha setuju,dia ingin mengenang masa-masa dulu bersama ayah dan bunda nya.


meski merina selalu mengirimkan makanan ke apartemen anak nya,tetapi dia tidak bisa merasakan sensasi makan bersama dengan buah hati nya,yang dapat memberi kan sejuta kebahagiaan untuk keluarga nya.


''itu tujuan bunda sayang,kita juga kangen makan bareng kamu''merina mulai beranjak ke dapur untuk memulai pekerjaan nya,yaitu memasak ayam kecap yang mana itu merupakan makanan favorit agatha.


sembari menunggu masakan nya siap,agatha dan ruslan menemani merina sambil bercanda,kedua laki-laki itu bermain layak nya anak kecil.


hingga makanan pun siap,mereka langsung mencicipi nya dengan penuh sensasi,membuat merina tersenyum haru sampai tidak sadar jika air mata nya sudah keluar.


''loh bun,kenapa malah nangis''agtha mengusap lembut pipi sang bunda.


merina menangkap tangan besar agatha...''bunda bahagia sayang''ungkap nya penuh kejujuran.


''bohong''desak agatha,dia membawa merina kedekapan nya lagi.


''iya benar sayang,ini tangisan bahagia''


''saran ayah kamu segera lah nikahi naya,biar bunda ada yang nemenin,masih ingat kan sama perjanjian kita,juga kasian anaya harus kerja terus tiap hari''usul ruslan pada agatha,juga mengingatkan kembali janji agatha dulu,dan itu merupakan keharusan yang perlu agatha lakukan.


mengingat ucapan nya dulu pada sang bunda,jika mereka sudah menikah nanti,mereka harus tinggal di rumah merina untuk selama nya.


''iya agatha ingat kok ayah,gatha juga pengen cepet-cepet nikahi anaya,cuma ayah tahu sendiri kan kalo agatha belum punya pekerjaan tetap,juga tanggung sebentar lagi gatha bakal sidang di kampus''terang agatha menyampaikan kerisauan nya


yah! walaupun sang ayah merupakan pembisnis sukses,juga pemimpin perusahaan,juga diri nya merupakan pewaris tunggal.hal itu bukan alasan bagi agatha untuk menikmati hasil nya,agatha tetap ingin menjadi suami yang bertanggung jawab penuh nanti nya,tanpa ikut campur orang tua nya.


''terserah kamu saja, ayah hanya menyaran kan''putus ruslan bijak ,dan selalu mengikuti keputusan agatha selama itu baik.

__ADS_1


__ADS_2