
tok
tok
tok
ketukan pintu dari seorang wanita paruh baya,padahal ini masih sangat pagi,maklum saat ini baru jam lima pagi.
''non ayu''teriak nya sedikit keras,guna dapat di dengar dari dalam.
clekk..
''ada apa bi yuyun?''tanya si pemilik rumah itu,dengan muka bantal nya
''itu non,di bawah ada tamu''terang bi yuyun,yang sudah menerima tamu di waktu yang sangat pagi.
''siapa bi?''naomi penasaran dengan orang yang bertamu di jam segini.
''kata nya,ibu merina sama bapak ruslan non''ucap bi yuyun,menyebutkan nama orang yang menjadi tamu pagi ini,kebetulan tadi sang tamu menyebutkan nama nya
''bunda merina''gumam naomi sedikit heran
''ya sudah,bibi buatkan minum sama cemilan buat tamu kita,naomi mau kasih tau dulu kakak''titah naomi pada sang pembantu.
''iya non,permisi''bi yuyun segera berlalu dari depan pintu kamar naomi.
setelah bi yuyun kembali menuruni tangga,barulah naomi menemui nanda yang masih tertidur.
''kak bangun kak''naomi mengguncang pelan bahu nanda.
Greb.
bukan nya menurut,nanda malah menarik tangan sang istri,yang berakhir jatuh di dada nya.
''kak''lirih naomi
''ssuutt,ini masih terlalu pagi untuk bangun sayang''ucap nanda dengan suara bass nya,dia makin mengeratkan dekapan nya pada naomi.
''tapi kak,itu di bawah ada tamu''ujar naomi yang ingin segera melepaskan diri,namun begitu sulit.
''manusia gila mana yang bertamu pagi buta begini,hm?jangan coba untuk menipu ku naomi'' nanda tidak percaya sedikit pun, dengan apa yang di katakan oleh naomi,yang benar saja bertamu di pagi buta seperti sekarang.
''beneran kakak,naomi mana berani bohong''geram naomi, karna suami nya begitu sulit percaya,justru makin mengunci tubuh naomi,agar sulit berontak.
''siapa?pasti agatha,biar kan saja lah sayang,lagi pula dia udah hafal letak dan isi di rumah kita'' tebak nanda yang tidak perduli jika itu adalah agatha.
''bukan kak,tapi''
''gio? refan? atau gilang''sela nanda asal menebak saja,karna mereka lah yang sering berkunjung ke rumah nya,nanda membelitkan kaki nya guna memperkuat kuncian nya pada tubuh mungil naomi.
__ADS_1
''bunda merina sama ayah ruslan''sentak naomi yang terlanjur kesal dengan suami nya,yang mana itu membuat waktu termakan sia-sia.
''ouh''balas nanda santai..''apa? bunda merina,kenapa baru bilang sayang'' kaget nanda yang langsung terbangun dari tidur nya.
''iya,maka nya kalo istri bicara itu dengarkan dulu baru menyela,sekarang ayo bangun'' telak naomi yang di balas anggukan cepat oleh nanda.
.
.
.
''bunda,ayah gimana kabar kalian?''ucap ramah nanda,menyalami merina dan ruslan,di ikuti oleh naomi.
''kita sehat sayang,kalian bagai mana?'' balas merina dengan mengecup pipi kiri kanan naomi.
''syukur lah kalo begitu'' ucap nanda merasa lega mendengar nya.
''sebelum nya maaf loh,bunda sama ayah bertamu pagi buta begini''ucap lirih merina,karna memang dia dan suami nya datang sangat pagi,entah apa tujuan nya.
''gak masalah kok bunda,lagi pula kita seneng di jenguk bunda sama ayah''sahut naomi,yang tidak merasa keberatan sama sekali.
''iya bunda,kalian bebas mau datang kapan saja ke sini''timpal nanda
''terima kasih sayang''ucap merina dengan senyum manis nya.
''apa itu ?''tanya nanda
''kita bicara di ruang kerja saja,dan suruh agatha kesini''pinta ruslan yang terlihat serius saat ini.
''baik ayah''nanda menyetujui itu,dan kini dia tengah menghubungi agatha.
sedangkan di tempat agatha berada,kini dia tengah mengumpat kesal,karna nanda yang selalu melibatkan diri nya dalam semua hal.
”ya hallo''cetus agatha
^^^”kesini sekarang tha''^^^
''what sekarang?ada masalah apa lagi sih hidup loe bos,kan loe udah janji buat enggak ganggu gue hari ini,ingkar janji loe''
^^^''terserah apa kata loe,pokok nya datang kesini sekarang,atau loe bakal nyesel''^^^
''si*lan loe bos,bisa nya cuma ngancem,iya gue datang sekarang''
^^^''bagus''^^^
tuuut tuuuut..
seperti biasa,nanda akan memutus secara sepihak panggilan nya,dan itu mampu membuat agatha geram pada nanda.
__ADS_1
''by,aku pergi dulu yah''ucap agatha pada anaya yang masih tertidur.
''emhh,mau kemana tha,ini masih pagi kan?gak boleh pergi''cegah anaya yang memeluk tubuh polos agatha.
''aku harus pergi by,ini perintah langsung dari bos nanda,gak tau ada apa''terang agatha secara pelan,agar anaya mau memahami posisi nya.
''harus sekarang banget memang nya?'' tanya anaya, yang sedikit tidak rela untuk melepas kepergian agatha meski hanya sebentar,entah lah anaya begitu ingin bersama agatha lebih lama akhir-akhir ini.
''iya by,kenapa?masih kangen iyah''goda agatha,meski itu juga tengah di rasakan nya.
anaya tidak menjawab,namun dia memberikan resfon tubuh,yang bisa agatha mengerti.
''aku bakal kesini lagi nanti,aku janji setelah urusan ya selesai aku gak bakal kemana-mana lagi'' bujuk agatha,yang langsung ******* sekilas bibir anaya
''aku tunggu''balas anaya,memberikan senyum terbaik nya pada agatha.
''harus''
agatha segera bersiap saat itu juga,karna nanda tidak akan main-main dengan ucapan nya.
berbekal keahlian dalam berkendara,agatha hanya memerlukan beberapa menit saja,guna sampai di kediaman nanda.
''bos''teriak nya menggema,tatkala pintu kokoh itu terbuka lebar.
''agatha sayang,anak bunda''seru merina yang melihat serta mendengar suara buah hati nya,jujur saja dia sangat merindukan agatha,karna agatha sudah hampir dua minggu tidak menemui nya.
''bunda?bunda di sini''agatha langsung menghambur kepelukan merina.
''iya sayang,bareng ayah juga''
''terus ayah sama nanda di mana bun?''tanya agatha yang tidak menemukan keberadaan kedua nya.
''mereka di ruang kerja nanda sayang,udah gih masuk,kata nya ada hal penting''titah merina,meski dia masih ingin berlama-lama dengan agatha,ingin melepas rindu tepat nya.
''ok,gatha temui mereka dulu''pamit agatha yang langsung masuk ke dalam ruangan itu.
''bos''sapa agatha,sembari merangkul sang ayah
''hm''balas nanda cuek.
''kok loe gak bilang sih kalo ayah sama bunda kesini” cerus agatha
''emang loe tanya?''balas nanda enteng.?
''kagak''jujur agatha
''ya udah''nanda menjawab dengan acuh.
''tuh muka kagak ada beban sedikit pun gue lihat,padahal baru aja buat gue marah''dumel agatha pelan,yang terjebak ucapan nanda.
__ADS_1