
sebuah toko baju ternama itu,kini tengah padat dengan pembeli,meski tidak semua yang datang kesana berakhir pulang dengan barang yang di jual sang toko.
sinta sebagai kasir di sana,cukup kewalahan dengan barang pelanggan yang ingin segera di miliki nya,namun sang menejer di sana tidak tinggal diam saja,dia ikut terjun secara langsung,untuk membantu sinta.
hingga sedikit demi sedikit,orang-orang itu mulai meninggalkan toko itu,dengan menampilkan senyum penuh kebahagian dari bibir mereka masing-masing,merasa puas dengan kwalitas yang di berikan toko tersebut.
''semua nya lima juta tiga ratus,mbak''ucap sinta yang sudah selesai menghitung barang,yang akan menjadi milik wanita cantik yang ada dihadapan nya.
''nih''sodor nya,memberikan satu kartu untuk via pembayaran.
sinta menerima itu,dan mulai menggesek kartu tersebut,sembari menunggu pembayaran selesai,sang wanita cantik itu bertanya pada seorang pria,yang tengah duduk santai di kursi yang tersedia.
''loe menejer resmi toko ini''tanya nya dengan tatapan remeh.
merasa posisi nya telah di sebut,pria itu pun mendongak sebelum menjawab.
''kenapa anda menanyakan hal itu?dan,apa perlu saya jawab''jebak refan dengan mengajukan jawaban dengan pertanya'an.
''Cihh,tanpa loe jawab pun gue udah yakin,kalo loe itu cuma orang kepercaya'an yang punya nih toko,iya kan''ucap nya dengan sangat arogan.
''terus apa masalah nya dengan anda?jika pun itu semua benar''tanya refan sangat santai,meski sebenar nya dia tengah menahan emosi.
sinta tidak ingin menyela atau ikut campur,dia hanya menyimak secara rinci,dengan menindai wajah wanita itu.
''emang sih itu gak ada urusan nya sama gue,tapi.gue perlu informasi tentang pemilik resmi toko ini,dan gue yakin kalo loe pasti tau'' ucap wanita itu dengan santai,merasa pria yang ada di hadapan nya itu,akan membantu nya.
''sorry,itu privasi,yang tidak baik jika di umbar sembarangan,apalagi dengan orang asing seperti anda nona''
wanita itu melebarkan netra nya,tidak menyangka jika lawan bicara akan berucap seperti itu.
''****.! loe berani bicara begitu ke gue?loe gak tau gue siapa hah?dan apa loe bilang 'orang asing',asal loe tau yah kalo gue itu adalah,wanita nya nanda,loe tau kan nama pemilik toko ini,nanda cakra samudra dan gue bianca,satu-satunya wanita milik nanda, paham loe''sentak bianca dengan menekan kan setiap kata-kata nya,dia ingin membukti kan jika pria di hadapan nya telah salah besar,karna telah menyinggung dirinya.
namun,itu tidak sama sekali di rasakan oleh refan,karna dia sangat tahu jika wanita sang bos,ialah naomi yaitu karyawan nya sendiri.
otak sinta mulai bekerja,dan mengingat siapa wanita yang tengah berdebat dengan refan saat ini.
''mak lampir lagi''gumam sinta yang ikut emosi,namun sebisa mungkin dia tahan.
__ADS_1
dan tak jauh dari sana juga,terdapat seseorang yang mendengar obrolan panas mereka,siapa lagi jika bukan naomi istri sah dari nanda,pemilik resmi toko baju terkenal ini.
namun naomi memilih diam saja,karna kenyata'an yang dia lihat,bukan sebuah ucapan semata.
''bianca''ucap pelan naomi,dengan terus mengingat nama 'bianca'.
''takut kan loe sekarang,minta maaf gak loe,terus kasih tau gue tempat tinggal nanda''ucap remeh bianca,yang melihat refan diam seketika,bod*h nya bianca tidak bisa melihat ekspresi refan.
''saya tidak perduli''balas refan dengan begitu ringan.
''WHAT?'' bianca lagi-lagi terlonjak kaget
''kalo tidak ada hal lain lagi,saya permisi dulu,masih banyak urusan penting yang harus saya kerjakan''dengan tanpa dosa refan bangkit dari duduk nya,dan berlalu dihadapan bianca.
''kurang ajar, loe bilang gue gak penting gitu,si*lan loe''bianca murka saat ini,hingga tidak menyadari tingkat suaranya.
sedangkan refan tak gentar sama sekali,dia malah memberikan kode pada bianca,sebuah jari telunjuk yang di miringkan ke keningnya.
''loe bakal menyesal si*lan''teriak bianca yang terlampau marah.
dengan napas tersenggal,bianca mengambil barang nya secara kasar.
langkah kaki bianca begitu lebar guna sampai di pintu kaca,tanpa tidak melihat sekitar,hingga menyebabkan sebuah tabrakan.
''aww,loe gak punya mata,hah?''bentak bianca yang masih di selimuti amarah.
''eh orek tempe gosong,loe tuh yang rabun,jalan alon-alon bisa kan,jangan gerasak-gerusuk'' balas orang itu,yang tidak kalah bengis.
''loh,agatha'' bianca mengenali siapa pria yang telah dia tabrak,emosi yang tadi menggunung,seketika hilang saat bertemu agatha,bahkan binar mata nya sangat jelas terlihat.
''*njing,b*ngs*t,beg*'' agatha mengumpat dalam hati,merutuki kecerobohan nya.
''ya ampun sorry tha,gue beneran gak sengaja'' ucap lembut bianca,sembari membersihkan sisa debu yang ada di pakaian agatha,meski fakta nya tidak ada debu yang menempel.
''udah-udah''cegah agatha buru-buru,juga terlihat enggan tersentuh oleh bianca
''seneng banget deh bisa ketemu loe di sini''seru bianca yang terlihat antusias
__ADS_1
''gue buru-buru'' agatha segera berbalik guna pergi dari jerat bianca,namun rasa nya itu sedikit sulit
''eits,loe mau kemana?kita duduk dulu sambil ngobrol,gimana?''tawar bianca yang sudah merentangkan kedua tangan nya,guna menghalangi jalan agatha.
''Ck,loe budeg atau congean,hah.gue buru-buru ada urusan,pergi gak loe''sentak agatha bengis,tanpa melihat siapa lawan bicara nya.
''loe kenapa sih tha,kesan nya menghindar dari gue,loe udah berubah agatha''bianca mulai menunjukan kemampuan nya dalam bersandiwara.
''tuh loe tau'' batin agatha membalas ucapan bianca.
''berubah?enggak tuh,gue masih manusia biasa,belum jadi ultr*m*n mebi*s''tutur agatha yang terkesan,menyepelekan ucapan bianca,meski itu adalah kenyataan nya.
''gue kembali buat kalian,buat nanda,tapi apa yang gue dapat,hanya teka-teki yang belum terpecahkan,keinginan gue cuma satu saat ini,gue ingin tahu keada'an nanda,udah gitu aja'' dialog bianca begitu lancar terucap dari mulut nya.
orang-orang terlihat heran dengan kejadian yang ada di depan pintu masuk,untung nya ada kania dan naomi yang mengalihkan perhatian mereka,untuk melihat deretan baju yang sesuai.
''udah ngomong nya?''tanya agatha jengah,yang sudah mengirimkan pesan pada refan guna membantu dirinya,dari jerat seorang bianca.
''*fan tolongin gue buru''
^^^''tolongin apa tha?''^^^
''gue di depan toko sekarang,dan sial nya gue ketemu ikan piranha betina''
^^^''haha,loe kena juga drama nya?kira'in gue doang''^^^
''cepetan gak loe keluar''
^^^''iya,gue kesana sekarang,sabar napa galak amat jadi emak*''^^^
setelah bertukar pesan dengan refan,agatha terlihat sedikit tenang,meski kini di depan nya tengah ada adegan melow,bahkan menangis.
''maaf ini ada apa yah?bisa tolong kalian pergi dari sini?karna kalian sudah mengganggu kenyamanan para coustamer saya'' sahut refan yang baru saja datang dari ruangan nya.
''sorry bro,gue gak ada maksud,kalo gitu gue pergi,sekali lagi sorry and thank's''ucap agatha yang langsung pergi dari toko tersebut,meninggalkan bianca yang tengah menangis.
namun setelah melihat kepergian agatha,bianca secepat kilat menghapus air mata nya,dan mengejar agatha guna dapat menggali informasi tentang nanda.
__ADS_1
''cih,benar-benar parasit''decih refan yang melihat drama bianca.