
Setelah hendrik membawa mobil aiden pergi ke rumah sakit,ketiga remaja tampan itu tidak absen mengawasi pergerakan serta percakapan keluarga helena di suatu tempat.
Dengan keahlian yang di miliki atala dalam bidang peretasan atau IT,mereka dengan mudah mengetahui hal apapun yang mereka inginkan.
Seperti saat ini,beno ayah dari helena tak henti-henti nya menyudutkan tindakan anak sulung nya itu,di mana dia masih tidak percaya dengan ungkapan dari alvin dan kedua sahabat nya tadi.dan itu jelas di dengar oleh alvin dan kedua sahabat nya,tanpa keluarga helena tahu,jika didalam mobil tersebut sudah ada kamera serta alat penyadap yang tersembunyi.
''Menggelikan.bagai mana bisa kita di gertak anak ingusan seperti mereka,dan gila nya kamu hendrik!kamu begitu saja percaya dengan semua kalimat lelucon mereka drama apa ini''bentak beno pada sang anak,yang mana dia tengah berada tepat di samping hendrik yang tengah mengemudi.
''Lalu ayah mau bagai mana sekarang?mengingkari kesepakatan itu,terserah yang pasti aku gak mau ikut rencana ayah,aku masih sayang nyawa''hendrik balik membentak sang ayah karna kesal,bukan kesal lagi tepat nya marah.
Kenapa ayah nya begitu egois,mungkin obsesi nya menjadi orang kaya begitu besar hingga membuat nya seperti itu,tidak peduli sama sekali terhadap nyawa anak kandung nya sendiri,yang jelas terlihat tadi sewaktu mereka di sekap.
''B*doh! silahkan kalian ikuti permintaan si brengsek itu,tapi ayah tidak akan mau di perintah oleh nya,sekuat tenaga ayah akan mempertahankan harta kita''tegas beno yang tidak percaya akan ancaman alvin.
Tidak menyahut lagi,hendrik lebih memilih diam saja,karna memberi masukan pun percuma saja,pikir nya.ayah nya merupakan orang yang keras kepala dan arogan,tak heran jika helena menuruni sifat tersebut.
tring ....
ponsel beno berbunyi di balik saku celana bahan nya,dengan keadaan kesal dia memeriksa ponsel nya saat itu juga.
Ternyata ada nomor tidak di kenal yang mengirim sebuah vidio pada beno,penasaran!beno segera membuka file vidio tersebut.
Beno tertegun dengan mata tak berkedip,hendrik yang melihat ke terdiaman ayah nya seketika heran.bahkan sekarang tubuh sang ayah terlihat sedikit bergetar,terlihat dari ponsel yang berada di telapak tangan nya bergerak pelan.
''kenapa yah?''tanya hendrik penasaran,bahkan kedua alisnya tertaut sekarang ini.
''i-ini sungguhan''ucap beno sembari melempar pelan ponsel nya kepangkuan hendrik,dan segera di lihat oleh hendrik sendiri.
''Ada apa hen,yah?''tanya ibu helena di kursi belakang,dia juga penasaran dengan apa yang dilihat suami nya,sampai situasi nya berujung tegang,helena sendiri sudah tidak sadarkan diri di pangkuan ibu nya,mungkin dia syok berat atau keluar banyak darah dari bahu serta leher nya.
Hendrik menarik napas dalam-dalam,lalu ia hembuskan,itu dia lakukan agar dirinya tenang dan tidak panik.dia tidak ingin terjadi apa-apa saat ini,karna posisi nya tengah menyetir,banyak nyawa yang dia tanggung sekarang.
__ADS_1
''Sekarang ayah masih mau menganggap ini lelucon,apa perlu ada korban terlebih dahulu dari keluarga kita,baru ayah akan percaya.''ucap hendrik yang mengoper ponsel sang ayah ke belakang,guna sang ibu bisa melihat apa isi dari vidio itu,sang ibu segera meraih ponsel tersebut.
''ya tuhan,apa yang harus kita lakukan sekarang hendrik''sela sang ibu yang ikut syok juga panik atau takut, setelah melihat isi dari vidio tersebut.
''Cukup kita patuh dan tidak gegabah,aku yakin kita akan aman mah,alvin jelas bukan tandingan kita,jangan kan kita pihak berwajib saja tidak bisa berbuat apa-apa,bukti nya dia masih bebas berkeliaran tanpa ada rasa takut''terang hendrik menyarankan tindakan yang tepat untuk mereka ambil.
''Iya kamu benar hendrik,mama ikutin arahan kamu,yang penting kita bisa aman dari mereka''sahut ibu hendrik yang sudah menangis sembari mengecup kening anak bungsu nya.
''se sadis itu,ya tuhan''gumam hendrik merasa tidak percaya akan aksi yang dilakukan alvin terhadap korban nya.
''selama ini keluarga gue sudah begitu jahat sama aliska,mungkin ini balasan real buat kelurga gue,gue janji bakal meminta maaf sama aliska,jika perlu gue bersujud di bawah kaki nya,gue rela tuhan'' batin hendrik menangis menyesali tindakan nya dulu,yang mana dia terlalu acuh terhadap hidup sodara sepupu nya itu,jika di bandingkan dengan hal itu, kedua orang tua serta adik nya lah yang lebih sering mem bully aliska dulu.
Yah! file vidio yang di kirim pada ponsel beno adalah,vidio alvin yang tengah mengeksekusi salah satu korban nya.
Tanpa di jelaskan bagai mana aksi alvin di dalam vidio tersebut,yang jelas itu mampu membuat orang merasa mual,parah nya tidak enak makan dalam waktu singkat.
...****************...
''Ada aja.yang jelas gue itu lebih pintar dari pada elo,jadi gue saranin buat hati-hati sama gue''balas atala dengan ketengilan nya.
''Dih gila''ucap sinis aiden yang jengah dengan kenarsisan sahabat nya itu.
''Kapan loe ambil itu''sahut alvin dingin,masih dengan pandangan lurus ke arah layar laptop atala.
''He ,he.itu waktu loe ajak gue sama aiden buat liat aksi keji elo''terang atala jujur,kali ini dia tidak bisa bercanda,sebab alvin yang bertanya.
''perasaan loe gak ada pegang handphone deh,kok bisa hasil rekaman nya jernih gitu''tanya aiden kembali,dia masih penasaran dengan keahlian atala yang baru dia ketahui.
''gue taroh kamera pengintai di kalung gue,makanya jernih orang gue dekat banget posisi nya kan waktu itu''lagi atala menjelaskan.
''oh,,pintar juga loe tetelan bakso,kita jadi punya alat buat memperingati mereka biar percaya,gue yakin tuh bapak beno yang angkuh itu sekarang tengah merutuki ucapan nya sendiri''ucap aiden memuji,namun kesan nya lebih kepada mengejek pada atala,juga puas melihat raut wajah syok dari beno.
__ADS_1
''Ck,loe panggil gue tetelan bakso,gue retas isi handphone ini,mampus loe ikan sarden''balas atala kesal,sembari menunjuk ponsel aiden yang di simpan di saku kemeja hitam nya.
''Iya sorry,salah ngomong gue,loe kan atala yang paling tampan''sela aiden yang cepat-cepat memuji atala,agar apa yang di ucapkan nya itu tidak terjadi.
''Ngalahin alvin gak tampan nya''tanya atala yang sengaja menggoda aiden.
''em,sebelas dua belas lah kalo sama alvin''jawab aiden yang tidak ingin terjebak dalam ucapan nya sendiri,jelas dia takut jika alvin tersinggung akan kata-kata nya,bisa di jadikan daging cingcang dia oleh alvin.
''ok lah gue terima jawaban elo,so! elo aman''ucap atala tersenyum pongah.
''Ck''decak aiden jengah.
Jika kedua remaja itu tengah berdebat hal kecil,berbeda dengan alvin yang terus tersenyum simpul,dia sudah membayangkan wajah syok kekasih nya,saat mendengar berita ini,dan itu akan terlihat imut di mata alvin.
''gue balik dulu''ucap alvin sembari berdiri dari kursi tunggal yang ada di sana.
''ok al,kita juga mau balik deh,takut emak gue khawatir sama anak tampan nya ini''sahut aiden sedikit narsis dalam berucap.
''huek,sumpah gue mau muntah anj*r''ucap atala yang sudah membungkuk,layak nya orang tengah muntah.
''Iri bilang bos''aiden balik menggoda atala dengan ucapan tengil nya.
''Garing''sentak atala jengah,dia sampai memutar bola mata nya akan hal itu.
''Enak dong kriuk-kriuk''ujar aiden yang puas membalikkan suasana.
''TAI loe kriuk,dah lah males gue ngomong sama elo,berasa ngomong sama tai kebo tau gak''ucap atala ketus,lalu dia pergi meninggalkan aiden dan mengejar alvin yang sudah lebih dulu beranjak.
''Yang bagusan dikit napa kalo buat perumpamaan,masa tai kebo setampan ini,kalo lee jung seok baru tepat buat gue''seru aiden yang mampu membuat kepala atala pening,mendengar ucapan narsis sahabat nya itu.
''lebih baik gue mingkem dah,gak papa di bilang ikan juga,kan saya ikan itu kata sound toktok juga''gumam atala mencoba sabar agar tidak menyahuti kalimat tidak penting dari aiden.
__ADS_1