Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
kemana alvin?


__ADS_3

Aliska terus saja memandang ponsel nya,berharap ada notif dari alvin.karna sedari dia membuka mata,tidak ada satu pun kabar dari kekasih nya itu.


Dengan kesal dia meraih kembali ponsel tersebut,dan segera membuka aplikasi berwarna hijau di sana,masih terlihat centang satu di pesan yang dia kirim untuk alvin.


''Dia kemana sih?''gumam alice resah,dia melirik jam tangan nya.terlihat jam menunjukan angka 7pagi,lantas segera dia bersiap untuk berangkat kesekolah.


Aliska terus bergerak kearah garasi rumah nya,dia masih mengingat dengan jelas kendaraan apa saja yang ada di sana.


''Seingat aku di sini ada motor matic deh''monolog nya sembari mengedarkan pandangan nya.


''Nah itu dia''akhir nya mata alice menemukan satu jenis motor matic,segera dia berlari kearah tempat laci kunci,dan gegas dia menaiki motor tersebut guna mengantarkan nya kesekolah.


Saat tiba di halaman sekolah,aliska segera memarkirkan kendaraan nya,aliska terus saja melangkah ke arah kelas nya,dia masuk tanpa menghiraukan kebisingan yang ada di dalam kelas nya.


''Dia belum datang''gumam alice saat dirinya melihat bangku alvin yang masih kosong.


Perlahan alice memperhatikan keadaan di luar kelas nya,dengan melihat kearah jendela yang terbuka.dirinya acuh tak acuh seperti biasa nya,meski ada beberapa pasang mata yang melirik sinis kearah nya.


''Kapan lagi kita buat perhitungan sama dia sonya?liat deh makin di biarin makin besar kepala dia''ucap melati yang mulai mengompori sonya,walaupun mereka sudah kalah telak dengan aliska,tetap saja mereka tidak dapat menerima semua kenyataan itu.


''Mikir juga dong! loe kan tau sendiri kalo dia udah pacaran sama alvin,jelas kita tidak bisa mengganggu dia selama ada alvin''sahut sonya.


''Gue sih mikir nya,mau kasih dia pelajaran seperti ngerjain dia atau gimana gitu,lakuin apa kek saat dia lagi gak sama alvin''ujar monic


''boleh juga tuh,gue sih setuju sama apa yang ada dipikiran loe mon,gimana menurut loe soy?''timpal melati antusias.


''Ok,kita tunggu moment yang pas''putus sonya dengan senyum miring nya.


Kembali ke aliska,saat dia termenung dengan pikiran nya,tiba-tiba ada dua orang remaja yang menghampiri dirinya,tepat nya mereka duduk di bangku nya mereka,karna kebetulan mereka duduk di depan bangku alice dan alvin.


''Selamat pagi aliska''sapa aiden pada aliska.


''Selamat pagi''balas aliska sekena nya.


Aliska merasa heran dengan perubahan dua teman sekelas nya ini,dari mulai dia bersekolah di sini dan satu kelas bersama mereka,baru kali ini aliska mendapatkan sapaan ramah dari mereka.

__ADS_1


Ingin rasa nya aliska menanyakan tentang keberadaan alvin pada mereka,mengingat atala dan aiden sangat dekat dengan alvin akhir-akhir ini,barang kali saja mereka tahu di mana dan kemana alvin,namun rasa malu begitu besar hingga semua itu hanya menjadi pertanyaan dalam hati nya saja.


''loe keberatan duduk sendiri?mau gue temenin gak?''tanya atala tiba-tiba sembari melihat kearah belakang,dimana aliska berada.


Aliska mengernyit makin heran saat mendengar penuturan dari atala,kembali dia melirik kearah bangku yang sering di duduki alvin,melihat lirikan tersebut aiden dan atala langsung paham dengan apa yang di pikirkan oleh aliska.


''Alvin gak datang hari ini,dan mungkin beberapa hari kedepan.otomatis loe bakal duduk sendirian.tapi kalo loe gak suka duduk sendirian,kita bisa carikan loe teman semeja.atau loe bisa pilih antara gue atau atala buat nemenin loe duduk gimana?''tawar aiden


''Atau loe mau temen cewek?biar gue carikan''celetuk atala


Sedangkan aliska tidak terlalu mendengarkan apa yang di ucapkan dua remaja tersebut,dia sibuk dengan pikiran nya yang terasa mengganjal,entah apa itu?aliska sendiri pun tidak tahu.


''Alvin gak masuk untuk beberapa hari?apa lama?terus kenapa dia gak kasih kabar ,yah'' batin aliska dengan setumpuk pertanyaan.


Aiden dan atala melihat reaksi aliska yang bengong,atala berinisiatif melambaikan tangan kehadapan wajah alice.


''Hallo''


Alice tersadar kembali dari lamunan nya,dia melihat kearah atala dan aiden dengan senyum tipis.


''Jadi gimana?''tanya aiden kembali.


''Oh,ok kalo gitu.kabarin kita aja kalo ada apa-apa,atau ada yang ganggu loe,ngerti!''titah aiden


Kening aliska lagi-lagi mengkerut mendengar kalimat aiden.


''Kenapa?''tanya balik alice penasaran.


''Karna selama alvin pergi,loe mutlak jadi tanggung jawab kita.kalo terjadi apa-apa sama loe alvin bisa marah besar sama kita''jelas atala.


''memang nya alvin kemana?''akhir nya pertanyaan tersebut keluar juga dari mulut alice,setidaknya dengan kalimat tadi.aliska terlihat natural tanpa menonjolkan rasa penasaran nya terhadap kedua sahabat alvin.


''Alvin lagi ada di suatu tempat.maaf kita gak bisa kasih tau loe lebih jelas.yang pasti dia nitipin loe ke kita berdua''terang aiden.


''Oh begitu,terima kasih sebelum nya.karna kalian sudah mau repot-repot jagain aku''ucap aliska ramah,dan mencoba mengerti dengan apa yang tengah di jalankan oleh kekasih nya di luar sana.

__ADS_1


''Santai lis,itu bukan hal yang harus loe pikirkan,jadi loe gak perlu sungkan sama kita,ok.''sahut atala santai.


Aliska hanya tersenyum tipis menanggapi nya,hingga seorang guru perempuan datang ke kelas mereka,dan segera memulai pembelajaran nya.


...****************...


Alvin telah tiba di inggris,satu jam yang lalu.tanpa mau mengundur waktu dia segera pergi ketempat tujuan nya.


Alvin berjalan dengan santai di lorong kayu tersebut,raut wajah nya begitu dingin dan datar,orang-orang yang berada di sana terperanjat kaget kala melihat kehadiran seorang alvin.


''Marco delli''ucap alvin dingin namun tegas.orang yang merasa nama nya di sebut segera menoleh kearah sumber suara.


Pria dewasa yang tengah berkumpul bersama murid nya itu pun segera melangkah mendekati si tampan tersebut.


''Kamu kembali?mau jadi pengikut saya lagi di sini?''sahut marco angkuh.dia masih saja keras dalam berucap,apalagi dia saat ini tengah berhadapan dengan orang yang di kenal luas sebagai psikopat tampan berhati dingin,yang mana dia adalah murid terbaik dari nya dulu.


''Gue mau buat kesepakatan?dan gue harap loe berkenan menerima nya''ucap alvin menjelaskan inti dari tujuan nya datang kesini,ke tempat marco.


''Lima menit,bagai mana''celetuk marco sinis.


Alvin menyanggupi nya segera.''Baik''tanpa buang waktu lagi alvin segera menerjang tubuh marco menggunakan kaki kiri nya.


Dan itu jelas di halau oleh marco,sehingga tendangan kaki alvin tidak mengenai sasaran nya.para murid marco yang tengah berlatih pun mulai mengelilingi mereka berdua.


Hyatt .. Brukh ..


Dengan gerakan kilat,alvin sudah berada tepat di hadapan marco,dan saat itu juga wajah marco di hadiahi tinju mematikan dari alvin,hingga marco mundur dan merasa pusing di kepala nya,tentu selama ini alvin mengetahui sisi lemah seorang marco,meski notabennya marco adalah guru silat bagi alvin,tetapi dari dulu dia tidak pernah berhasil mengalahkan pertahanan seorang alvin.yang sudah terlahir kuat sebelum mengenal dunia tarung.


Meski dulu kelemahan nya sempat di salah artikan oleh teman-teman sekolah nya,hingga galih berhasil membangkitkan kembali jiwa iblis tersebut.


Srett ... Krek ..


Lagi alvin menyerang punggung marco dengan cara di lilit lalu di tekan kuat menggunakan sikut nya.alvin ingin segera menyelesaikan urusan nya kali ini dan kembali ke tanah air.


''Apa mau kamu?''sentak marco saat dirinya sudah tidak mungkin bisa melawan alvin,karna tubuh nya mendapat kuncian dari alvin.

__ADS_1


''Ada salam dari galih santomo''sahut alvin yang sudah melepaskan kuncian nya.


"Apa mau dia?''rahang marco tiba-tiba mengeras saat mendengar nama galih.entah ada hubungan apa diantara mereka.sehingga sama-sama saling membenci.


__ADS_2