Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
bukan halusinasi


__ADS_3

Aliska tengah bergerak resah di hamparan empuk milik nya itu,mata nya tidak dapat terpejam meski waktu kini sudah sangat larut malam.


Mata nya sedikit memerah karna lelah,namun aneh nya dia tidak dapat memejamkam kelopak matanya.sunyi nya malam,menambah kesan serupa pada hati nya.


Ponsel yang dia genggam kembali di lihat nya,masih sama seperti di awal.tidak ada notif masuk dari siapa pun


''Ayo lah mata. kita tidur,ini sudah sangat malam''gumam nya sembari terus berusaha memejamkan mata bulat nya.semakin di paksa kan untuk terpejam,semakin jelas pula bayangan yang sedari tadi menguasai pikiran nya itu.


''Ya tuhan!kenapa wajah tampan alvin selalu terngiang-ngiang di kepala ku ini,iya aku tahu.kalo pacar psikopat ku itu memang tampan,sangat-sangat tampan.tapi! Ayolah ini tidak benar''pekik alice kesal pada pikiran nya saat ini, yang mana di penuhi dengan bayangan wajah alvin.jika dia tidak bisa tidur malam ini,sudah di pastikan besok dia akan kesiangan untuk bangun.dan itu arti nya,dia akan di hukum karna telat masuk kesekolah.lantas yang harus di salah kan siapa?


''Loe gak bisa tidur?''


Deg ....


''suara itu?''gumam alice tertegun,namun detik berikut nya dia tertawa canggung.


''Sampai-sampai suara dia hampir nyata''ucap nya yang sudah menggeleng-geleng kan kepala nya,berpikir jika suara itu adalah halusinasi dari pikiran nya.karna selama dua hari alvin pergi,selama itu juga dia tidak menerima kabar apapun dari kekasih nya itu.


''Loe kira gue mahluk ghoib?jelas lah gue nyata,sini loe''seruan seseorang yang begitu aliska kenal.dan sumber suara nya terdengar dari arah jendela.


Tidak menjawab apa pun,alice segera memutar tubuh nya ke arah jendela tersebut dengan detak jantung yang menggila,seketika mata bulat nya hampir saja lepas dari tempat nya.kala melihat sosok pria yang sangat dia harapkan kehadiran nya dari kemarin,tengah duduk santai di kusen jendela kamar nya.namun setelah sosok itu benar-benar datang pada nya,alice justru merasa ngeri dan ketakutan sendiri.


Dia pun mundur perlahan dengan terus mengucek mata nya,siapa tahu saja ada yang salah dengan kejadian malam ini,akibat dari rasa rindu nya yang begitu tinggi terhadap alvin.sehingga dia berkhayal jika alvin secara tiba-tiba datang menemui nya malam ini.namun sosok alvin tidak kunjung hilang atau pun sirna,dari pandangan nya.yang ada saat ini alvin tengah tersenyum tengil pada diri nya.

__ADS_1


''kok bisa?kamu alvin sungguhan.kamu bukan jin atau set*n kan?''introgasi alice pada sosok alvin yang tengah santai duduk di jendela kamar nya itu.


''Ck,kualat loe.pacar sendiri di bilang set*n,mana ada ganteng gini di kata jin''balas alvin ketus,sembari berjalan kearah hamparan empuk milik aliska.dengan santai alvin berbaring di sana setelah dia membuka sepatu nya.tanpa menghiraukan keadaan kekasih nya yang tengah termenung kaku.


''jadi beneran dia alvin''gumam alice pelan serta bertanya pada diri sendiri.


''Sini''titah alvin kemudian.alice pun dengan cepat bergerak,namun bukan menghampiri alvin yang berada dia atas kasur.melainkan kearah jendela yang masih terbuka akibat ulah dari alvin.


Dirinya segera melihat kiri dan kanan serta ke bawah,terlihat di kiri dan kanan hanya ada balkon kecil di dekat jendela kamar nya,juga ke bawah sangat lah tinggi jarak antara kamar dan halaman bawah rumah nya,karna kamar aliska terdapat di lantai terakhir yaitu lantai ke tiga.


''Ya tuhan! Apa mungkin alvin bisa manjat kesini tanpa bantuan apapun,kok jadi serem gini sih.dia itu manusia macam apa sih sebenar nya?'' batin aliska menjerit,juga tidak habis pikir dengan apa yang terjadi saat ini.


''Loe mau gue dorong dari sana atau gimana?''ucap alvin tiba-tiba.alice pun seketika tersadar dari lamunan nya,dan segera menutup kaca jendela nya.lalu dia pun menghampiri alvin dengan rasa takut yang masih tersisa.


''Al.kamu kok bisa naik ke sini?padahal itu tinggi banget loh''tanya alice yang berusaha menenangkan diri nya.


Jelas itu sangat menggelikan,jika alvin yang menirukan nya.pasal nya raut wajah nya tidak berubah sama sekali saat dia berucap demikian.masih datar dan dingin,alice yang awal nya merasa takut kini malah merasa geli,kala melihat raut wajah alvin.


''Sini tidur''sambung alvin lagi,dia menepuk sisi kasur yang kosong.alice menurut kali ini,dia naik ke atas hamparan itu bersama alvin.


''Kok aku jadi takut yah,kok bisa kamu masuk kesini tanpa hambatan.bagai mana kalo ada orang yang berniat jahat waktu aku tidur''tutur alice yang sudah tidur di atas tubuh alvin.


''Makanya kalo tidur jangan kayak kebo pingsan,masa ada orang yang masuk kesini loe gak sadar''sahut alvin sekena nya.dengan mengusap lembut surai lembut kekasih nya itu.

__ADS_1


''Ihh kamu mah,yah nama ya juga lagi tidur al,pasti lah gak sadar dengan sekitar.apalagi kalo tubuh kita abis cape,iya kan''ujar alice sembari melingkarkan tangan nya di perut berotot milik alvin.


''Cape abis main yah?kuat berapa ronde menang nya?''ucap alvin ambigu,dan mulai kembali pada mode tengil.


Buk ....


Aliska memukul perut alvin saat itu juga,sekarang alice merasa yakin jika orang ini adalah alvin kekesih nya.karna alvin memang selalu berkata mesum jika tengah bersama diri nya.


''Kok kamu biasa aja sih,memang nya gak sakit saat aku tonjok?''sungut alice yang heran saat melihat raut wajah alvin yang datar tanpa ekspresi,harus nya alvin terlihat meringis saat aliska menonjok dengan kuat perut nya tadi.


''Oh loe nonjok perut gue,aduhhh sakit sayang''keluh alvin cepat,dan jelas itu adalah kebohongan yang nyata.


''Telat alvin''desis aliska jengah.


''Udah,loe tidur sekarang.soal keresahan loe tadi,gue jamin gak akan ada yang bisa masuk kesini selain gue''ujar alvin dengan pasti.


''kamu yakin?''desak alice lagi sembari mendongak.


Tuk ...


''Aw''alice meringis kecil kala mendapat sentilan di kening nya.


''Tidur alice.anak gadis gak baik bergadang,sini gue peluk''ucap alvin lembut dengan merentangkan kembali tangan nya,aliska masuk kedekapan hangat alvin dengan seutas senyum di bibir nya.

__ADS_1


''Kamu.kalo mau pulang nanti,jangan lewat jendela lagi.bahaya!lewat pintu depan aja,kunci nya itu tuh ada di laci''ucap alice dengan suara yang berat,bahkan kini mata nya hampir terlelap.


''Hm''balas alvin,entah itu jawaban 'iya'atau bukan.entah lah hanya alvin yang tahu


__ADS_2