Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
pesona anak baru


__ADS_3

selesai dari sekolah alvin,agatha langsung pulang ke rumah nanda,dia saat ini tengah menyiapkan sesuatu,untuk mengintai seseorang.


dengan di temani oleh si pemilik rumah,agatha pokus pada pekerjaan nya.


''yakin loe tha''tanya nanda dengan alis terangkat juga pandangan menelisik.


''kenapa?''balas agatha singkat, yang tidak melepaskan pandangan nya dari layar komputer


''Ck,apa perlu gue perjelas''desis nanda yang enggan berbicara panjang lebar mengenai hal tersebut.


''halah,kita udah biasa kali sama yang begituan bos,semua orang juga tau kalau itu tuh enak,makanya nih anak curut demen''ucap agatha enteng,menganggap bahwa itu adalah hal biasa.


''Cih''nanda melengos tidak ingin melihat wajah tengil agatha


''setidak nya gue kagak bodoh dengan percaya ucapan alvin begitu saja nanti nya bos,mohon kerja sama nya tuan nanda yang terhormat''ungkap agatha yang yakin seratus persen,untuk menyadap semua koneksi internet seorang alvin.


''terserah! tapi kalo tuh bocah tau?yang ada dia yang akan mempermainkan elo tha''nanda mengingatkan kembali


''dengan cara?''tanya agatha


''ponsel nya di off''jelas nanda


''iya yah,atau bisa lowbet juga.kalo gitu gue harus pasang alat bos, tapi di mana?''ucap agatha yang bingung harus mengintai alvin lewat apa sekarang,karna ide nya tadi punya kelemahan sangat banyak.


''motor''sahut nanda ringan.


''nah good ide,tuh anak kan punya motor kenapa gue kagak kepikiran yah''seru agatha yang baru menemukan petunjuk,itupun karna bantuan nanda.


''dasar IT abal-abal''maki nanda terhadap agatha,nanda beranjak menuju garasi di mana ada motor juga mobil milik nya di sana,juga ada satu motor sport kuning milik alvin.


''he he''agatha hanya tertawa kecil menanggapi nya,entah kenapa akhir-akhir ini dia selalu merasa lelah,hingga mempengaruhi otak nya.


''anaya baik?''tanya nanda


''baik,tumben loe tanya kabar orang bos,ada apa?''balas agatha sembari mengotak-atik motor milik alvin.


''kagak,cuma gue heran aja sama elo,tiap hari minta jatah sama dia,tapi pala loe kayak beban,mikirin apa?''ucap nanda spontan,tapi agatha malah heran dengan kalimat nanda.


''hm mencurigakan,loe pasang penyadap juga sama gue bos,di mana?''bukan nya menjawab pertanyaan nanda,agatha justru balik bertanya.


''Ck,handphone''jawab nanda malas.


''wah gila loe bos,jangan-jangan loe suka niru'in gaya yang gue pake yah?ngaku loe''tuduh agatha yang tidak sesuai kenyataan.


''loe pikir gue minat,cih gue juga punya gaya sendiri kali''ucap nanda malas


''yah kali aja butuh contoh adegan yang lain gitu,he he''goda agatha dengan wajah tengil nya


''dih''decih agatha sebal

__ADS_1


''pantes aja loe suka tau duluan sebelum gue cerita,tentang masalah yang menyangkut sekitar elo''ucap agatha yang sudah selesai dengan pekerjaan nya.


''kelar?''nanda memastikan.


''aman,tinggal satu lagi yang belum dan itu bagian elo bos,main rapi supaya dia gak curiga''ingatkan agatha seperti tengah mendidik murid.


''Si*lan loe,berani bayar berapa loe kerapihan aksi gue''sentak nanda yang kesal dengan gurauan agatha.


''ampun bos,gue bercanda kali,baperan mulu nanti cepet jadi ayah loh''ucap agatha


''kalo gitu gue bakal baper terus sama elo uncle agatha''ucap telak nanda,yang bisa membuat agatha mati kutu.


''nyesel gue udah ngomong kayak gitu''keluh agatha muram,sedangkan nanda sudah tersenyum mengejek ke arah agatha.


....................


di bagian sekolah alvin.remaja dengan bibir merah itu masih asyik memiringkan ponsel pintar nya,para siswa yang lain sudah mulai memenuhi satu ruangan atau kelas itu.


banyak murid perempuan yang berbisik satu sama lain dengan pandangan berbinar,tertuju pada murid baru yang duduk di pojokan itu,ialah alvin.


''ya tuhan sungguh ketampanan nya tiada banding,juna mah lewat''bisik seorang gadis yang memegang kipas,mata nya tidak mau berpaling dari sosok cuek di belakang nya.


''setuju bestie,pokok nya dia kudu jadi milik gue,loe bertiga bantu gue buat deket sama tuh cowok handsome,ok''ucap si gadis yang memakai barang serba mewah,dia memberi perintah pada ketiga teman nya.


ketiga gadis yang berada di dekat nya pun mengangguk terpaksa,tidak bisa membantah perintah dari gadis itu,bisa di pastikan jika dia adalah ketua dari mereka.


''hai bro,loe murid baru''sapa nya ramah dan enjoy,hingga bisa di terima oleh alvin.


''hm''balas alvin dingin,setelah mematikan ponsel nya,dan melihat lawan bicara nya.


''gue aiden''


''dan gue atala''


mereka berdua kompak menyodorkan tangan ke hadapan alvin,seutas senyum terbit di bibir merah alvin.


''Alvin sagara''balas alvin yang membalas jabatan tangan aiden dan atala.


''boleh lah kita jadi brother,gimana?''tawar aiden yang ingin berteman dengan alvin,yang terlihat dingin dan cuek.


''hm''deheman alvin dengan mengangguk.


''ok,thank's''ucap atala yang duduk di samping aiden,karna itu adalah tempat duduk nya.


tak lama datang lah gadis yang menundukan pandangan nya menuju kearah alvin dan kedua teman baru nya.


sesampai nya di sana,gadis itu langsung menggeser sedikit bangku yang ada di samping alvin,lalu menduduki nya.


tanpa memandang atau pun bersuara,gadis itu langsung mengeluarkan buku dari dalam tas nya,karna guru yang akan mengajar sudah memasuki kelas.

__ADS_1


Alvin melihat gadis itu dengan pandangan menelisik,entah apa yang tengah dia pikirkan terhadap gadis yang ada di samping nya itu,yang pasti alvin tersenyum melihat nya.


dan hal itu tertangkap oleh para gadis yang ada di bangku depan,seketika mereka teriak histeris melihat senyuman alvin.


''aaa ya tuhan''


''aaaa''


''O M G''


teriakan para gadis yang sempat melihat senyum seorang alvin.


''kenapa kalian teriak-teriak seperti itu,mau kalian ibu hukum''bentak sang guru yang tengah mengajar di depan,namun terganggu oleh suara cempreng murid perempuan nya.


''ganteng bu''


''iya ganteng banget malahan''


''meleleh saya bu''


bukan nya takut mereka malah makin menjadi dengan berucap seperti apa yang ada di kepala mereka saat ini,atau tepat nya mereka tidak sadar tengah berbicara dengan siapa.


''siapa maksud kalian,hah?''tanya sang guru masih dengan kekesalan nya.


''MURID BARU''ucap kompak para gadis itu,hingga guru mereka menutup telinga nya karna bising.


''HUUUU''para siswa laki-laki mengolok mereka,seketika kelas menjadi bising karna suara yang bersahutan.


BRAK...


sang guru menggebrak meja dengan penggaris kayu,untuk menyadarkan murid perempuan nya,dan itu terbukti ampuh,seketika mereka diam sembari menunduk ketakutan.


''sonya,paula,monic,Lucy,kalian keluar dari pelajaran saya dan hormat di lapangan sampai jam istirahat nanti''titah bu guru dengan tegas dan mata melotot,memberi kesan galak pada diri nya.


''tapi bu''


''SEKARANG''tekan bu guru tanpa bantahan.


''baik bu''jawab mereka kompak namun lesu,apalagi para kaum adam tengah meneriaki mereka saat ini.


''huuuh''sorak para murid laki-laki


''diem loe''bentak siswa perempuan yang bernama Lucy.


''wleek''balas mereka mengolok ke empat gadis malang itu


''sudah-sudah,kalian jangan gaduh kita lanjutkan pelajaran nya''sahut bu guru yang kembali menulis.


sedangkan alvin sendiri merasa tenang-tenang saja,saat diri nya menjadi tersangka atas di hukum nya ke empat murid itu,toh itu bukan salah nya jadi,yah masa bodo pikir alvin.

__ADS_1


__ADS_2