
Seorang gadis yang melihat kejadian di mana nanda di bawa paksa oleh dua orang misterius itu,kini tengah syok dan bingung.tubuh nya seketika gemetar dengan tangan yang masih membekap kuat mulut nya agar tidak menimbulkan suara.
''Ya tuhan!'' batin nya menjerit panik.bahkan seluruh tubuh nya terasa berat sekarang.namun dia tidak bisa berdiam diri saja seperti saat ini,dia harus segera mencari bantuan guna menolong orang tersebut.
''Alvin,iya alvin''gumam nya antusias,sembari berusaha bergerak cepat menuju aula.di mana ada alvin dan kerabat nya di sana
''Kamu mau kemana?''cegah seorang wanita yang juga melihat kejadian tersebut,di lorong menuju kamar mandi.
''Kakak,bukan nya?''ucap nya ragu-ragu
''Iya kakak istri dari orang yang tengah di culik itu,kamu mau kemana?''balas wanita cantik yang mencegah kepergian gadis itu
''Aku mau temui alvin kak.kita harus kasih tau dia bahwa kakak nya sedang dalam masalah''terang nya dengan raut panik yang sangat jelas terlihat.begitu pun dengan raut wajah wanita yang mencegah nya.
''Jangan!''
''Kenapa jangan kak?''
''Kamu tau bukan saat ini merupakan malam bahagia bagi semua orang,dan kamu juga pasti tau bagai mana sikap alvin?kakak yakin kalo kamu udah tau siapa alvin.dan sikap dia tidak jauh berbeda dengan agatha apalagi menyangkut kak nanda.otomatis jika dia tahu kakak nya di culik acara malam ini akan kacau.kamu tidak ingin semua itu terjadi kan?''terang naomi memberi pengertian pada gadis mungil bermata bulat itu.
''Iya kak.terus sekarang bagai mana kak.kita harus apa?''balas alice semakin panik.
''Ok,kamu tenang jangan panik.kamu mau bantu kakak?''tutur naomi
''Tentu kak''
''kamu bisa menyetir mobil?''tanya naomi
''Bisa''balas alice tegas
''Bagus.sekarang kita ikuti orang itu lewat jalan yang tadi mereka lewati.ok''
''Baik kak.ayok''
''Ya tuhan!lindungi suami ku'' batin naomi.
Dua pasang mata yang melihat kejadian di mana nanda di pukul orang tidak di kenal,adalah naomi dan aliska.naomi yang berniat memuntahkan isi perut nya di kamar mandi sembari menyusul nanda,tidak sengaja melihat alice yang meringkuk ketakutan di balik tembok area kamar mandi.
Saat naomi ingin bertanya 'ada apa' pada gadis tersebut, dia mendengar suara pukulan yang begitu keras.mata nya melihat lurus kedepan di mana suami tampan nya di pukul dua orang berpakaian tertutup,lalu diseret paksa.alhasil dia juga ikut bersembunyi di tembok bagian belakang.
Kedua wanita itu berlari kecil untuk mengikuti dua orang yang membawa nanda pergi,terlihat kedua penculik itu sudah mulai pergi dari area gedung bagian belakang menggunakan mobil nya.setelah di rasa aman naomi dan alice mulai menguntit mobil yang membawa nanda dengan jarak yang lumayan jauh,namun masih bisa mereka jangkau.
''Sayang kita bantu dady kamu,untuk selamat dari penculikan ini yah'' batin naomi yang di tujukan pada buah hati nya
Selama perjalanan naomi tidak habis-habis nya berdoa untuk keselamatan suami nya.dengan memegangi perut nya,aliska sampai kagum dengan sosok naomi yang terbilang pemberani,ingin menyelamatkan suami nya tanpa bantuan dari agatha ataupun alvin.
''inikah sosok wanita yang sering di ceritakan alvin.benar-benar wanita spesial'' batin alice mengagumi.
Sedangkan di sisi lain.nanda masih belum sadarkan diri,kedua penculik itu merasa di atas awan karna bisa dengan mudah menaklukkan seorang nanda.yang mereka ketahui sangat susah untuk di lumpuhkan.tanpa mereka tahu jika nanda mempunyai sisi lain dalam diri nya
''Ternyata nih orang sama aja kayak mangsa kita yang lain nya.lemah''cibir salah satu dari dua orang tersebut.
''Iya.kenapa orang-orang bilang kalo dia berbahaya.bukti nya kita senang-senang saja membawa nya''
''Mungkin karna dia memiliki banyak pengawal itu sebab nya dia susah buat di lumpuhkan''
__ADS_1
''Mungkin begitu''
Mereka pun sudah sampai di tempat tujuan nya,yaitu sebuah bangunan yang terletak di sisi gang.tempat itu kumuh namun masih berpenghuni tidak terbengkalai,terlihat dari bagian luar bangunan seperti terawat.mungkin mereka menyewa tempat tersebut untuk penyekapan ini.lantas mereka segera membopong tubuh nanda masuk kedalam
''Selesai! Kita tinggal tunggu si bos datang''ucap penculik itu setelah mereka selesai mengikat seluruh bagian tubuh serta menutup mulut nanda.sudah di pastikan meski nanda tersadar nanti dia tidak akan bisa kabur dengan mudah.
''Ok,kita tunggu di luar saja''
''Ayok.sambil ngopi''
''Loe yang beli kopi nya tapi''
''Sip''
Mereka benar-benar menunggu sembari meminum kopi dan bermain kartu remi,itu mereka lakukan untuk mengusir kantuk dan jenuh.
Setengah jam berlalu,sebelum akhirnya ada sebuah mobil yang datang kesana.dan menghentikan permainan dua orang tersebut.
''Bos''sapa mereka pada orang yang baru saja keluar dari mobil mewah itu.
''Hm''balas nya angkuh,meski kini keadaan nya tengah malam,orang tersebut masih saja menggunakan kaca mata hitam. Ah!mungkin itu gaya baru menurut nya
''Silahkan bos,dia ada di dalam''jelas orang yang menculik nanda.sang bos segera masuk kedalam ruangan itu tanpa membuka kaca mata nya.
Crek ...
''Toing di mana dia''tanya orang yang di panggil bos itu,karna tidak menemukan apapun atau siapapun di dalam sana.bahkan kursi yang menjadi tempat duduk untuk mengikat nya pun tidak ada.
''Di sana bos,di kursi itu.loh kok dia gak ada,dia kemana bos?''balas orang yang bernama toing itu dengan cengo,bahkan dia balik bertanya pada tuan nya.
''Gue di sini kok,gak kemana-mana''sahut nanda yang dengan santai menghampiri mereka bertiga dari balik pintu kamar yang kosong.
Mata mereka membola saat melihat sosok nanda yang sudah terlepas dari ikatan nya.
''Kenapa kaget begitu bastian?''sambung nanda dengan senyum remeh dan terus melangkah pelan menghampiri bastian.orang yang menyuruh untuk menculik nanda
Motif nya adalah iri hati,bastian merupakan orang kepercayaan nanda di perusahaan milik nya.kenapa bastian bisa melakukan hal ini terhadap atasan nya?jawaban nya, karna bastian memiliki obsesi untuk menguasai aset milik nanda.maka dari itu dia nekad menyuruh orang untuk menculik nanda,agar dia bisa menyiksa serta mengancam nanda dan memenuhi apa yang dia inginkan.
Klik ..
''Jangan main-main sama gue,atau nyawa loe hilang saat ini juga''ancam bastian yang sudah menodongkan sebuah pistol kehadapan nanda.
Nanda tersenyum miring kala melihat salah satu pistol milik nya ada di tangan bastian.''Dasar pencuri''desis nanda
''Rupa nya loe begitu teliti nanda,sampai-sampai pistol yang gue pegang loe bisa mengenali nya''ucap bastian
''Of course! Bas.bahkan gue sudah tau dari awal loe khianati gue,niat loe yang mau celaka'in istri kesayangan gue,sampai loe repot-repot mantau rumah gue.dan gue sengaja biarin loe bebas lakuin apa aja sebelum loe gak melebihi batas''tutur nanda santai tanpa takut dengan moncong pistol yang tepat berada di depan kening nya
''Tapi?malam ini pengecualian kayak nya,sorry bastian''sambung nya lagi.
Cuih ...
Bastian meludah ke samping dengan rahang yang mengeras..''Loe masih belagu yah.loe kira gue gak akan berani buat bunuh loe,hah?loe bisa lihat bagai mana senjata milik loe sendiri menembus kepala loe hingga hancur'' bentak bastian yang sudah menarik pelatuk dari pistol tersebut.
Tak .... Seet ..
__ADS_1
''Hi hi.sekarang bagai mana?''tanya nanda yang sudah membalik kan keadaan,kini pistol yang berada di tangan bastian dengan kilat berpindah ke tangan nya kanan nya.sedangkan tangan kiri nya sudah mengeluarkan pisau kecil kesayangan nya.
Bastian dan kedua orang yang menculik nya tidak bisa berkutik sekarang,bahkan untuk menelan saliva nya saja sudah sangat susah.
''kok bisa?'' bastian bertanya dalam hati.
''Ampun!''ucap teman nya toing yang sudah sangat ketakutan
''Bos''gumam toing pada bastian
''Mau pilih yang mana?kiri apa kanan''nanda memberi penawaran yang sama-sama mematikan.
''Atau mau dua-dua nya?''desak nya kembali.
Bastian kikuk tak bergeming,dia juga sangat ketakutan sekarang,mengingat pistol yang dia bawa adalah asli memiliki timah panas di dalam nya.
''Jangan main-main sama pistol itu,bahaya!''
Dor ..
''Hah'' teriak bastian dan teman nya toing,saat melihat toing yang di tembak secara ringan oleh nanda hingga tewas
''Hi hi,kenapa?kaget?''ujar nanda dengan tertawa seram.
Bastian makin ketakutan kala mendengar suara tawa dari nanda,juga bastian melihat sisi lain dari seorang nanda.dia tidak ingin bernasib sama dengan toing,maka jalan satu-satu nya adalah dia harus segera pergi dari tempat ini.
''Gue harus pergi'' tekad nya kuat,demi terbebas dari amukan api yang tengah menyelimuti hati nanda.
Seet ..... Jleb ...
''Akhhhh''teriak bastian penuh kesakitan kala kaki nya tertusuk pisau yang ada di tangan kiri nanda.
''Ha ha ha,loe gak akan bisa lepas dari gue bas.jadi nikmati saja detik-detik kematian loe sekarang''
''Ampun.ampuni gue''rintihannya meminta maaf
''Gak ada kata ampun di hidup gue''desis nanda sembari berjongkok mensejajarkan diri nya dengan bastian yang bersimpuh di lantai.
''Jadi terima saja permainan gue''sambung nanda lagi.dia mencabut paksa pisau yang menancap di buah betis bastian,lalu menjilat darah nya tanpa rasa jijik di depan bastian.
''Huek.. Ooo ..'' bastian memuntahkan isi perut nya karna mual.
''Loe psikopat''tuduh bastian yang merupakan kebenaran
''Tepat!''balas nanda bangga,dan akan melanjutkan kegiatan nya bersenang-senang dengan tubuh bastian.meski bastian terus saja memohon dalam rintihan nya,namun itu bukan hal yang dapat menghentikan aksi seorang nanda.sedangkan penculik bayaran yang masih hidup itu sudah sedari tadi pingsan karna terlalu takut.
Di sisi lain naomi segera membawa alice pergi dari bangunan tersebut,sebelum alice melihat apa yang akan di lakukan suami tampan nya pada bastian.
Dan di sini lah mereka saat ini,di dalam mobil yang mereka bawa tadi,dengan alice yang masih terus mengatur napas nya.naomi terus saja memberikan minum pada alice untuk membantu menenangkan nya.
''Kak?''gumam alice sangat pelan
''Iya lis?''balas naomi
''Alvin juga kayak gitu kalo lagi bunuh seseorang?''tanya alice
__ADS_1
''Bisa iya,bisa enggak.kakak juga belum tau pasti''terang naomi apa ada nya,karna memang dirinya belum mengetahui bagai mana sisi lain dari alvin.melihat cara suami nya membunuh pun baru kali ini.