
rintik air hujan dengan petir yang bersahutan,begitu mendukung situasi saat ini.
yang di mana seorang pria tampan dengan sangat berani berbuat hal keji itu,terhadap seorang pria tambun yang sebagian tubuh nya di penuhi emas,namun tidak tahu emas itu murni atau tidak.
mulai dari leher,tangan,jari,hingga gigi pun terdapat emas,menanda kan jika orang itu begitu tajir.
''tolong ampuni saya''teriak nya meminta ampun,saat jari-jari nya di paksa terlepas dari tempat nya,namun orang itu tidak kasian sedikit pun melihat nya.
''bunuh saja aku b*jing*n,aku lebih rela mati sekaligus dari pada harus begini'' meski suara nya sudah hampir habis,tetapi dia tidak menyerah untuk berteriak.
''Berisik''desis nya dengan suara yang teramat dingin.
''tolong!''
''siapa pun tolong!''
lagi dia berteriak di sisa tenaga nya itu,masih berharap ada seseorang yang datang menolong nya,meski itu mustahil.
''Cihh,siapa yang sudi nolongin orang hin* kayak elo ini,justru mereka akan senang melihat nya''dengus orang itu,tak lupa dia menampilkan senyum menakutkan nya.
''tolong! lepas kan saya,jika kamu menuruti nya,saya janji,saya akan memberi kamu sebagian dari harta saya'' orang yang sudah kehilangan semua jari nya itu,memberi penawaran yang bagus menurut nya.
karna dia yakin,orang yang tengah menyiksa nya itu pasti tergiur dengan tawaran nya kali ini.
''Gue gak butuh itu semua''ucap nya dengan santai,dan kembali dengan kegiatan nya,yaitu memisahkan setiap jari dari tempat nya.
''aaaaaa,ampun! ampun!.''
''terus apa yang kamu ingin kan anak muda?'' tanya dengan menahan rasa sakit yang begitu luar biasa.
pria tampan itu kembali menampilkan smirk nya,kala mendengar pertanyaan tersebut.
''loe mau tau apa yang gue ingin kan?''bisik nya dingin,dengan cepat orang bertubuh tambun itu mengangguk.
''Gue ingin melihat elo sekarat dengan cara gue,apa loe bisa penuhi keinginan gue itu?''tantang nya dengan santai,sontak pria tambun itu melolot kan mata nya.
''b*deb*h!,manusia gila kamu''maki nya dengan napas yang putus-putus.
''udah diam saja,dari tadi loe ganggu gue terus''dengus nya sebal,karna pria yang di penuhi emas serta lemak di tubuh nya itu,selalu membuat dia menjeda kegiatan nya.
tanpa membuang waktu lebih lama lagi,pria tampan itu membuang semua kulit yang ada di bagian kaki,setelah itu dia menaburkan pasir ke area kaki tanpa kulit tersebut.
seperti biasa,pria tampan itu akan membunuh orang yang memiliki kesalahan patal,meski itu bukan urusan nya sekalipun.
sama seperti pria tambun ini,dia bernama subroto,seorang pengedar barang terlarang dan penjual anak di bawah umur.
__ADS_1
subroto memiliki kekayaan hampir 4 triliun rupiah,mempunyai dua istri serta puluhan orang yang bekerja pada nya.
namun nasib sial tengah di alami nya kini,ketika dia beserta kedua anak buah nya tengah menculik seorang remaja,yang bekerja di toko sebagai pekerja paruh waktu,kebetulan mereka berpapasan dengan pria tampan yang ternyata sangat sadis itu.
mereka bertiga langsung di bius satu persatu oleh pria itu,hingga berakhir lah di sebuah bangunan kosong dengan hujan yang begitu lebat.
.
.
.
seorang wanita cantik tengah meringkuk di balik selimut tebal nya,merasa kedinginan meski tubuh nya sudah di balut selimut.
kenapa bisa seperti itu?
karna bukan raga nya yang kedinginan,melainkan hati nya.
''kenapa belum pulang juga sih''lirih nya khawatir,posisi nya kini tengah sembunyi dari petir yang masih menampakkan kilat nya.
selang berapa menit setelah kalimat itu keluar dari mulut nya,akhirnya ada suara pintu yang terbuka,dia langsung berpura-pura tidur,sembari menahan isakan nya.
''itu pasti kakak''batin nya bersorak ria,akhir nya orang yang dia tunggu datang juga,dari tugas memburu mangsa di malam hari.
sedangkan orang yang membuka pintu ruangan itu,langsung menuju kamar mandi,guna membersihkan dirinya.
''sayang''bisik nya lembut.
''kakak''isak nya tertahan
''hey,what wrong's?''tanya pria nya panik,melihat milik nya menangis di malam hari.
''sayang! sayang,kenapa?bilang sama kakak ada yang menyakiti mu,iyah?''desak nya dengan penuh perhatian.
dengan terus memberi kecupan hangat di kening wanita yang merupakan milik nya itu,guna menenangkan nya.
yang di tanya hanya menggeleng dengan isak tangis nya,dan hal itu makin membuat si pria bertambah panik.
''kenapa?ada apa naomi,jangan buat kakak khawatir?''dia mengguncang pelan bahu naomi,meminta nya agar bicara
''naomi takut kak''tutur naomi yang masih saja menangis di dekapan suami nya.
''takut ? takut apa''nanda mulai menunjukan raut wajah serius.
''jangan bilang kalo wanita tua itu telah mengusik milik ku,jika hal itu terjadi,gue bersumpah gak akan memberi dia ampun''batin nanda menerka-nerka.
__ADS_1
''takut kakak kenapa-napa,soal nya jam segini belum pulang''terang naomi,karna jam saat ini menunjukan angka tiga.
''huuhh'' hembusan napas lega
''ya ampun sayang,cuma gara-gara itu kamu nangis?''nanda merasa lucu terhadap kejujuran istri nya.
''ada lagi kak''ucap naomi parau.
''apa itu?''balas nanda penasaran,kali ini hal apa yang istri nya itu tangisi.
''di luar hujan deras,juga ada guntur sama petir''tutur naomi lagi,dengan tampang polos namun imut.
''terus?apa yang membuat kamu menangis sayang,hm?'' nanda kembali tenang saat mengetahui kebenaran nya.
''naomi takut kak,apalagi naomi sendirian tadi''jelas naomi apa ada nya,dia masih memiliki trauma dengan air hujan.
''gak usah takut sayang,kan sekarang kakak juga ada di samping kamu,tenang yah''nanda menenangkan sang istri,dengan mengusap lembut punggung nya.
''kakak kenapa lama?pokok nya aku gak mau di tinggal sendiri waktu turun hujan kayak begini''dengus naomi setelah merasa sedikit tenang.
''maafin kakak sayang,janji keadaan ini gak akan terulang dua kali'' ujar nanda,yang membuat keputusan mulai sekarang.
''iya kak,tolong di usaha kan yah,naomi beneran takut''pinta naomi yang berharap suaminya akan menepati ucapan nya,karna dengan begitu dia akan berpikir dua kali sebelum menyiksa orang buruan nya.
''iya sayang,sekarang bobo lagi''putus nanda yang terus mengusap tubuh naomi.
''iya kak''naomi kembali memejamkan mata nya.
''mudah-mudahan sifat keji nya bisa hilang,seiring berjalan nya waktu'' ucapan hati naomi.
sedikit demi sedikit,perlahan namun pasti,itulah moto yang naomi terapkan sekarang,dia begitu berharap suami nya akan berubah menjadi manusia normal,seiring berjalan nya waktu.
.
.
.
anggota polisi tengah tersebar mencari orang hilang pagi ini,namun usaha mereka rupa nya tidak membuah kan hasil.
''maaf bu,kami tidak menemukan tanda-tanda suami ibu di sekitar sini,pencarian kita lanjut di tempat lain''salah satu pihak polisi menerangkan pada istri korban.
''baik pak,lakukan yang terbaik pak tolong!''pinta nya penuh harap
''siap bu,akan kami usaha kan''ucap nya serius.
__ADS_1
mereka berpindah mencari di tempat lain,karna tempat yang biasa korban datangi sudah di selidiki,namun tidak ada hasil yang memuaskan.