Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
menikah lagi atau apa?


__ADS_3

pagi pun tiba,matahari terbit siap menyinari alam semesta,sama hal ya dengan naomi yang siap merawat sang suami,dikala sedang tidak sehat.


sekitar jam 6.pagi,naomi sudah terjaga dari tidur nya,dia merapikan semua yang ada di dalam rumah,mulai dari mencuci pakaian,menyapu dilanjutkan dengan mengepel,dan sekarang dia tengah menyiapkan sarapan untuk sang suami.


semua itu dia lakukan seorang diri,tanpa bantuan orang lain,karna di dalam rumah nya tidak satupun asisten rumah tangga,bukan tidak mampu untuk membayar jasa orang,jelas nanda sangat mampu,namun semua itu perminta'an dari naomi sendiri,yang ingin merasakan menjadi seorang istri yang baik untuk nanda.


''lagi masak apa ?''bisik nanda yang sudah menempel di belakang tubuh sang istri


''kakakkk,ya ampun bikin orang jantungan aja,ini naomi lagi buat bubur kak,eh kakak kenapa bangun sih,kan harus banyak istirahat'' tegur naomi yang sibuk mengaduk bubur di dalam panci.


''cape tau baring terus,bosen juga,lagian siapa yang sakit coba,orang sehat gini''


''huuhh,sehat apa nya?kakak lupa semalam pingsan?''


noami berjalan kearah meja makan,untuk menaruh bubur yang telah siap saji,dengan nanda yang masih setia menempel di punggung naomi.


''iya tau,tapi apa kamu lupa aku siapa?hm''


''siapa?ikan?''


''Ck,garing,serius sayang kamu gak bakat untuk ngelawak''


''ihh kakak,sekali nya orang ngelucu di jatuhin,kesel deh''naomi mengerucutkan bibir nya,nanda dengan jahil mencomot bibir naomi.


''udah duduk,terus makan bubur nya, abis itu langsung minum obat,eits gak ada penolakan,kalo gak mau pingsan lagi harus nurut''titah naomi mutlak.


''gak bakal,kamu tau kan kalo kakak kuat,jangan terlalu di pikirin'' nanda berucap dengan yakin,sambil menyuapkan bubur buatan sang istri kedalam mulut nya.


''iya tau,kakak itu orang yang kuat,bahkan bisa nentu'in hidup orang jika kakak mau,tapi.coba kakak pikirin perasaan aku,liat kakak terbaring lemah kayak semalam aja,aku hampir mati karna panik,apalagi aku tau hobi kakak apa'' mata naomi kembali memerah mengingat hal semalam,di mana nanda di bopong agatha dalam keadaan pingsan dan kacau,tangan nya berdarah,badan nya mengeluarkan bau alkohol yang begitu menyengat.


pas naomi bertanya apa yang sebenarnya terjadi,agatha hanya menggeleng,dan segera mengalihkan pertanyaan dengan menyuruh naomi membersihkan tubuh nanda,sedangkan dia sendiri akan menelpon dokter guna memeriksa nanda.


''hey kenapa sedih?gak akan terjadi apa-apa dengan suami mu ini,percaya lah.''nanda memeluk mesra istri nya,naomi pun balas memeluk nanda tak kalah erat,seakan takut di tinggalkan.


''dan terima kasih atas semuanya,selalu di sisi ku apapun yang terjadi,paham'' naomi mengangguk cepat di dekapan nanda,tangan nanda pun ikut adil mengusap punggung naomi.


nanda merengangkan pelukan nya,guna melihat wajah cantik sang istri,terlihat keringat menghiasi dahi putih naomi,dan dengan lembut nanda menyeka cairan itu.

__ADS_1


''kamu cape?''tanya nanda dengan nada yang begitu lembut.


''enggak'' gelengan kepala naomi menyertai.


''mana ada,gak cape tapi keringatan gini''


''ya wajar lah kakak ku sayang,apa yang salah coba dengan keringatan,gak semua yang berkeringat karna cape,bisa juga karna gerah kan?'' naomi kadang bingung dengan jalan pikiran nanda,yang salalu tidak masuk di akal.


''gak terima alasan,pokok nya besok kita cari pembantu,titik''


''loh buat apa sayang?aku bisa handle kok pekerja'an rumah,gak usah yah''cegah naomi dan sedikit menyakin kan nanda.


''ok kalo itu mau kamu''naomi tersenyum mendengar ucapan suaminya..


''tapi''nanda meneruskan kalimat nya


''tapi''ulang naomi penasaran


''aku juga gak mau minum obat s*alan itu,biar aku pingsan lagi atau parah nya aku mati''ancam nanda,yang hanya main-main saja,namun naomi terlalu polos untuk bisa menyadari itu,hingga dianggap serius oleh nya.


''loh kok gitu sih ngomong nya''


naomi hanya mengangguk pasrah kali ini,karna jika terus adu argumen tidak akan baik untuk hidup nya,mengingat siapa nanda dan apa yang bisa di lakukan nya,naomi lebih baik mengalah saja,meski nanda tidak akan pernah bisa untuk kehilangan naomi,secinta itu kah nanda pada naomi sekarang?


''nah gitu dong''pada akhirnya nanda menang,mereka duduk di ruang tamu sembari menonton televisi.


naomi membantu nanda untuk meminum obar nya,setelah selesai nanda bermanja pada sang istri,dengan tiduran di paha nya,naomi mengusap serta memainkan helaian rambut nanda.


tanpa mengganggu pokus naomi, yang tengah memakan cemilan sembari menonton acara gosip di dalam televisi,nanda menelusupkan wajah nya ke perut naomi.dan kenapa naomi santai-santai saja hari ini,bukan nya dia harus pergi bekerja?jawaban nya tidak!karna naomi sudah izin kepada refan,untuk mengambil jatah libur hari ini.


''sayang?''tanya nanda tanpa mengubah posisi nya


''iya''naomi masih mendengar suara nanda,meski sedikit tidak jelas karna teredam perut nya.


nanda mengubah posisi nya menjadi terlentang,hingga bisa leluasa melihat wajah cantik naomi,yang tengah serius melihat acara tv,dan itu menambah kadar kecantikan nya,di mata nanda.


nanda terus memandangi naomi,dengan senyuman yang sulit di artikan,seakan ada yang memperhatikan dirinya,naomi pun menundukan pandangan nya,hingga bertemu pandang dengan netra hitam legam milik suaminya.

__ADS_1


''kenapa kakak liat naomi kayak gitu?''naomi mendadak gugup dan merona


''cantik''ucap nanda spontan,dan makin membuat naomi blushing,hingga tak berani melihat kearah nanda.


''ekhemm,hemm makasih kak''tutur naomi pelan namun masih terdengar jelas di telinga nanda.


''sayang,kakak pengen beritahu kamu satu hal''ucap nanda yang terlihat serius dari sebelum nya.


''apa?''balas naomi penasaran,jangan bilang nanda mau meminta izin untuk menikah lagi,oh itu adalah mimpi buruk.


''ikut kakak ke kamar yuk''ajak nanda yang sudah bangkit dari tidur nya,naomi makin penasaran dan was-was,kenapa harus bicara di kamar segala,pikirnya.


namun naomi hanya pasrah mengikuti ucapan suami nya,tanpa bertanya lebih lanjut.


sampailah mereka di kamar pribadi nya,naomi menunggu dan menyaksikan apa yang di lakukan suaminya,nanda membuka laci kecil dengan kunci khusus,setelah terbuka,lalu dia mengambil sesuatu berupa map.


''tuhan,map apa itu?apa mungkin kak nanda mau menikah lagi?dan itu berkas-berkas nya,tidak!tidak.naomi kamu harus tegas dan menolak itu semua,yah harus.tapi bagai mana jika kak nanda membunuh ku,lalu mayat ku di berikan secara suka rela pada si loreng,iiihhh gak mauu,pokok nya aku harus kabur sebelum itu terjadi.'' naomi menerka-nerka dalam hati nya


''sayang,hey,hello. are you okay?''nanda melambaikan tangan nya ke hadapan naomi,yang terlihat bengong dengan wajah tegang.


''naomi sayang?kamu kenapa?what wrong's?''nanda mengguncang sedikit kuat tubuh naomi hingga tersadar.


''eh iya kenapa kak?''tanya naomi setelah tersadar


''hhhh,kamu yang kenapa?kok bengong sih,lagi mikirin apa,hm?''nanda menuntun tangan naomi untuk duduk di atas kasur.


''ehehehe,gak kok kak,gak papa''dalih naomi cepat,masa iya dia harus berkata jujur,tentang pikiran nya,toh belum pasti juga apa yang akan terjadi sebenar nya nanti.


''nih''nanda menyodorkan map tersebut ke pangkuan naomi,makin besar lah kecurigaan naomi saat ini.


''i-ni apa kak?''tanya naomi gugup


''kamu baca aja,takut nya jika kakak yang bicara, kamu gak akan percaya''


''apa?setega itu kamu kak,padahal kita belum lama menikah,apa alasan kamu berbuat semua ini,apakah aku kurang memuaskan?''batin naomi makin kalut.


naomi pun nembuka perlahan map tersebut,seakan ada gerakan slowmotion,tangan naomi begitu lambat hanya untuk sekedar membuka jilid map tersebut.

__ADS_1


''maksud nya ini gimana?kakak membeli toko itu?''ucap lantang naomi setelah membaca usi map itu.


nanda sudah menduga akan hal ini,maka dari itu dia memilih untuk langsung memberikan bukti resmi pada istri nya.


__ADS_2