
seusai kepergian tiga biang rusuh,kini nanda dan naomi berniat akan berbelanja kebutuhan sehari-hari,tepat nya belanja bulanan.
''sayang,mau ke mall atau minimarket''tanya nanda pada sang istri,di mana kini mood nya sudah kembali normal.
''kalo ke mall boleh gak''naomi balik bertanya,dengan pena di tangan nya,dia tengah mencatat apa saja yang perlu di beli nanti nya.
''tentu sayang,anything for you''balas nanda dengan senyum manis milik nya.
''makasih suami ku sayang,muuah''naomi dengan berani mengecup pipi nanda,dan itu mampu membuat nanda bahagia.
''iya sayang''nanda memeluk pinggang ramping istri nya.
''you are the source of my happiness,naomi.''ungkap nanda yang begitu manis terdengar oleh telinga naomi,sehingga membuat naomi blushing.
''more my husband''naomi memejamkan mata nya sembari tersenyum,bibir nya begitu menggoda bagi nanda,dan nanda tidak tahan jika hanya sekedar melihat nya saja.
detik berikut nya pertemuan dua benda lembut itu tidak terelak kan lagi,yang mana mendapat respon baik dari naomi.
''mau berangkat sekarang''tanya nanda setelah melepas pangutan nya.
''ayo''balas naomi dengan semburat merah di pipi nya.
......................
tibalah mereka di salah satu mall ternama di indonesia,naomi melihat orang-orang yang datang berpakaian sangat modis dan berkelas,berbeda dengan dirinya yang terbilang biasa saja,dan itu membuat naomi tidak percaya diri saat ini.
saat akan memasuki pintu mall,naomi sedikit ragu karna belum terbiasa juga takut,banyak wanita yang memandang nanda dengan mata telanjang mereka,bahkan mereka berbisik sambil menunjuk kearah naomi dan nanda.
''kak''gumam naomi pelan,di mana langkah kedua nya terhenti saat itu juga.
''kenapa sayang''tanya nanda penasaran
''kakak gak malu kan bawa naomi kesini?''tanya balik naomi,sebab kebanyakan wanita di sana menatap kagum pada nanda, sedangkan pada naomi hanya tatapan angkuh.
nanda mengangkat dagu naomi agar bisa melihat mata sang istri''kenapa tanya begitu sayang?''
''gak papa kak''dalih naomi,tidak mau jujur tentang kekhawatiran hati nya.
nanda menangkup wajah sang istri dengan lembut,berniat mendesak naomi supaya berkata jujur dengan cara lembut nya,namun itu tidak sesuai harapan nya.
karna hal tersebut membuat para kaum hawa yang melihat di sana berteriak histeris.
''*ya ampun ganteng banget''
''udah ganteng,so sweet lagi''
''gak pantes banget sama dia''
''iya,gak cocok*''
__ADS_1
begitu lah kira-kira ocehan para orang-orang di sana,tepat nya para wanita yang seumuran dengan naomi.
''apa karna mereka?hm''tebak nanda yang mulai peka terhadap perasaan naomi.
tidak menjawab pertanyaan dari suami nya,naomi malah menundukan pandangan nya lebih dalam.
''apa perlu kakak bunuh mereka semua sayang''bisik nanda dengan santai,naomi mengangkat dengan cepat wajah nya.
saat kata terlarang itu keluar dari mulut suami tampan nya.
''gak perlu kak,lagi pula mereka tidak salah apa-apa juga iya kan?''cegah naomi cepat,karna setahu diri nya apapun yang nanda ucapkan pasti akan jadi kenyataan.
Dan naomi tidak mau hal itu terjadi,apa lagi masalah nya hanya sekecil saat ini.
''fine,tapi kakak minta sama kamu satu hal''nanda menyetujui keinginan naomi dengan suatu keinginan.
''apa?''tanya naomi penasaran.
''jangan pernah terlihat lemah atau tidak percaya diri di depan orang lain''pinta nanda dengan serius
''karna kamu adalah milik kakak yang sempurna,ingat itu baik-baik''sambung nya tegas
''baik kak''balas naomi patuh dengan hati yang menghangat setelah mendengar penuturan nanda
''senyum nya mana?''goda nanda pada istri nya,dan saat itu juga naomi langsung memberikan senyum terbaik nya.
pasangan itu pun memilah bahan serta keperluan mereka,mulai dari alat mandi hingga bahan masakan,tidak lupa mereka juga membelikan keperluan bi yuyun.
''sayang bagus yang mana''tanya salah satu pengunjung pada suami nya,mereka tengah memilih warna baju untuk bayi perempuan nya.
''dua-dua nya bagus kok''balas si suami sembari menggendong buah hati mereka.
''aku beli kedua nya aja kalo gitu''putus nya semangat.
''terserah mami aja,iya kan sayang''si suami bertanya pada anak nya,dengan gemas dia mencoel pipi gembul nya.
mereka kompak mencium bayi mungil itu,tidak lupa mereka juga mengabadi kan moment bersama.
raut bahagia begitu nyata terlihat di wajah kedua orang tua muda itu,dan hal itu di saksikan oleh naomi dan nanda.
''kita juga akan seperti itu sayang,jika nanti kita punya bayi''ucap nanda spontan
''iya kak,kakak mau punya anak berapa''tanya naomi ingin tahu.
''dua aja cukup''balas nanda ringan
''cewek sama cowok yah kak''
''iya boleh''
__ADS_1
''haha,kayak pesen makanan aja,sesimple itu''sahut naomi dengan tawa kecil nya.
''kali aja kan''balas nanda tersenyum lebar
''ini sudah selesai semua kak''
''yakin udah beres belanja nya?'' nanda menanyakan kembali
''udah kok''
''kalo gitu kakak bayar dulu,kamu tunggu di meja makan saja sembari pesan'' intruksi nanda pada naomi,karna mereka berniat memesan cemilan,guna mengganjal perut sebelum makan malam nanti.
''iya kak''naomi pun menunggu nanda di area resto,sedangkan nanda tengah mengantri untuk melakukan pembayaran.
selesai melakukan transaksi,mereka akhir nya pulang dengan kantong plastik besar di kedua tangan nanda.
saat di parkiran dia bertemu dengan mobil yang berwarna merah darah,pemilik nya tengah mencari tempat untuk menyimpan mobil tersebut.
dia memarkirkan mobil nya tepat di sebelah mobil nanda.
sedangkan nanda dan naomi sudah berada di dekat mobil mewah mereka,naomi masuk terlebih dahulu sembari menunggu suaminya selesai menyimpan plastik belanjaan ke dalam bagasi.
selesai dengan itu nanda langsung masuk kedalam mobil nya,bertepatan dengan keluar nya pemilik mobil merah tadi,
''kayak kenal''gumam nya pelan,saat melihat penampilan nanda meski sekilas.
''tapi siapa yah''monolog nya dengan terus mempokuskan pandangan nya ke arah mobil nanda,yang mulai bergerak keluar dari area parkir.
''gak mungkin dia,pasti cuma mirip aja''dia menyangkal pikiran nya yang tertuju pada satu orang,dan melanjutkan niat nya.
......................
singkat waktu,kini mereka berdua telah sampai di kediaman nya,namun baru saja mereka sampai bi yuyun sudah membuat penasaran dengan bingkisan berupa kotak yang ada di tangan nya.
''dari siapa itu bi''tanya naomi lembut saat bi yuyun menyerahkan benda tersebut pada nanda.
''maaf non,bibi gak tau siapa yang kirim ini,cuma dia titip ini buat den nanda''terang bi yuyun
''kapan dia kirim ini kesini''tanya nanda serius,dia mulai berpikir tidak tenang dan merasa curiga dengan isi di dalam kotak itu.
''tepat setelah kalian pergi den''ungkap bi yuyun apa ada nya
''ya sudah,bibi tolong bawa masuk itu semua yah,bisa kan''titah naomi yang melihat perubahan mood suami nya saat menerima bingkisan itu.
''bisa kok non''
''baiklah terima kasih yah bi,naomi masuk dulu kalo begitu''pamit naomi dengan ramah pada bi yuyun,yang di balas anggukan kepala oleh bi yuyun itu sendiri.
''ayo kak''naomi menyeret pelan tangan nanda guna segera mengikuti nya ke atas,dia juga penasaran dengan isi di dalam kotak tersebut.
__ADS_1