Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
calon bini!


__ADS_3

sebelum pergi ke sekolah,Alvin memberi pesan pada bi yuyun,untuk terus menjaga naomi sebelum dokter khusus yang di utus gilang datang.


Alvin sudah memiliki firasat baik,tentang kondisi tubuh naomi saat ini,dia berharap besar kali ini.


''semoga dugaan gue bener,ah jadi uncle tampan dong gue'' batin alvin penuh harap.


Alvin pamit dan segera pergi ke sekolah menggunakan motor besar nya,dia membawa kuda besi itu dengan tergesa,sebab jam sudah menunjukan angka 07.45


CKIT.....


''Aaaaaaaaa ''teriak histeris seorang gadis sembari berjongkok.


Alvin mengerem mendadak ketika ada seorang gadis yang menyebrang tepat saat alvin sedang ngebut-ngebut nya.


''loe bosan hidup?hah.''sentak alvin marah,dia langsung menghampiri gadis tersebut.


''hiks .. hiks ... maaf''ucap gadis itu dengan tangisan nya,mungkin gadis itu merupakan teman satu sekolah nya,terlihat dari seragam yang di kenakan nya.


''Bangun loe''titah alvin sangar,menurut!gadis itu berusaha bangun meski tubuh nya bergetar hebat,bagai mana tidak gemetar nyawanya sempat terancam,jika saja alvin tidak sigap dan resfon cepat tadi.


Gadis itu perlahan mendongakkan wajah nya,untuk menghormati pria di hadapan nya.


degh .....


''ya tuhan!calon bini gue'' batin alvin saat berhasil melihat potongan wajah dari gadis tersebut.


''Alvin,maaf ''ucap kembali gadis itu,masih dengan nada bergetar nya.


Alvin langsung memeriksa seluruh tubuh gadis tersebut,raut wajah yang tadi nya sangar dan dingin,kini berubah delapan puluh derajat menjadi khawatir dan bersalah.


''loe gak papa kan?''tanya alvin cemas


''gak kok,cuma syok aja''balas nya sedikit heran,pasal nya alvin yang di kenal dingin dan pelit suara kini sedikit berubah.


''perasaan dia gak jatuh dari motor nya tadi,tapi kenapa dia jadi berubah?gak mungkin geger otak kan?''batin gadis itu menerka-nerka.


''lain kali lihat-lihat dulu kalo mau nyebrang,jangan asal lari kayak tadi,bahaya''nasihat alvin penuh perhatian,sampai-sampai gadis itu terpukau dengan sosok alvin.

__ADS_1


''udah tampan,baik,care,idaman lagi'' gadis itu memuji alvin,meski dalam hati.


''makasih''ucap sang gadis ramah.


''loe ikut sama gue''pinta alvin yang menuntun lembut tangan gadis itu.


''gak papa?''tanya si gadis ragu.


''ya enggak lah,emang kenapa?''balik tanya alvin,dia melepas jaket denim nya guna di pakaikan pada tubuh gadis itu.seketika pipi gadis itu merona mendapat perhatian manis seperti ini.


''gak apa-apa kok''balas nya


''naik alice''perintah alvin lagi.saat aliska tidak kunjung bergerak.


''eh,iya''aliska segera menaiki jok belakang motor alvin.


Yah!gadis yang hampir tertabrak alvin ialah aliska,gadis yang akan di jadikan kesayangan oleh alvin nantinya.


......................


tibalah alvin di area sekolah bersama aliska yang di bonceng nya,tidak jauh dari sana ada aiden dan atala yang tengah menunggu kehadiran alvin.


''kayak kenal,aliska bukan sih''tebak aiden dengan mata memicing meneliti.alvin sendiri menghampiri kedua teman nya dengan menggenggam tangan kecil aliska,


hingga penglihatan atala dan aiden mulai jelas..''benar itu aliska''bisik atala


''iya''balas aiden,mereka berdua mulai curiga dengan alvin.


''masuk duluan gih''titah alvin lembut pada aliska,yang di jawab anggukan kepala oleh aliska sendiri.


''kayak nya kita ketinggalan berita nih''sahut aiden tiba-tiba,saat aliska sudah meninggalkan mereka di parkiran.


''iya nih,PJ lah PJ''balas atala dengan memberi kode.


''masuk''titah alvin dingin,tanpa terpengaruh dengan gurauan kedua teman nya.


''ok''mereka bertiga mulai memasuki kelas,sesampai nya di depan kelas rahang alvin mengeras seketika.

__ADS_1


Dia melihat gadis kesayangan nya tengah di paksa tiga siswi,yang tidak lain adalah sonya,melati dan monic.mereka menyuruh aliska untuk mengerjakan tugas mereka.


Namun alvin terlalu pandai menyembunyikan perasaan nya,hingga hanya dirinya saja yang tahu bagai mana perasaan nya.


''al,pacar loe di paksa trio cabe tuh''ucap atala yang tidak suka dengan sikap bar-bar dan angkuh ketiga gadis itu.


''masih gue pantau,belum gue bunuh''desis alvin dengan tatapan mematikan,dia berjalan santai menuju bangku nya,di mana ada trio cabe kalo kata atala.


''eh alvin,good morning''sapa sonya genit dan tidak tahu malu,kenapa di bilang begitu?karna saat ini dia sempat-sempat nya berkaca dan sedikit berdandan di hadapan alvin dan kedua teman nya.


''loe buruan kerjain ini tugas,tapi jangan di sini,pindah dulu sana''ucap sonya ketus,dan segera mengusir aliska dari bangku nya sendiri.


''iya''balas aliska patuh,dia dengan cepat menumpuk buku dan akan segera pindah,namun tidak bisa karna ada tangan kekar yang menahan pinggang ramping nya agar tetap diam di tempat nya.


Aliska melirik tangan tersebut,dan melihat pemilik nya,tatapan dingin dan tajam seketika menyambut tatapan teduh aliska.


''Al''gumam aliska bingung,ketiga gadis centil itu tidak dapat berbuat apa-apa saat ini,mereka ingin melihat hal apa yang akan di lakukan alvin selanjutnya,sedangkan kedua teman alvin sudah tersenyum mengejek,seakan mereka tahu apa isi pikiran alvin saat ini.


''diam''desis alvin mutlak,mau tak mau aliska menuruti perintah alvin,karna aliska pikir alvin lebih berbahaya di banding para gadis bar-bar di depan nya.


dengan gerakan cepat alvin menggeser bangku yang diduduki aliska,guna lebih dekat dengan nya,detik berikut nya alvin meletakan kepala nya di bahu sempit aliska,masih dengan kedua tangan nya yang melingkar sempurna di pinggang aliska.


semua yang ada di sana menganga dengan mata melotot tak percaya,bukan hanya yang melihat saja tetapi aliska juga sangat terkejut dengan aksi alvin.


seketika tubuh nya menegang,lengkap dengan laju jantung nya yang mulai kacau..''al''bisik aliska dengan nada tegang


''ikuti permainan gue''balas alvin


ketiga gadis tersebut mengumpati aliska dalam hati,tatapan permusuhan jelas terlihat di mata mereka,namun mereka tidak tahu harus apa sekarang,jelas-jelas alvin sendiri yang memulai bukan aliska.


''tala,aiden''panggil alvin tegas


''iya al''balas kedua nya


''gue gak mau liat sampah di meja gue''ucap alvin yang sudah mengeluarkan sebuah korek api dari saku jaket yang di pakai aliska,dan yah aliska baru sadar jika diri masih mengenakan jaket milik alvin.sedangkan kedua teman alvin sudah mengerti apa yang harus mereka lakukan.


Tanpa mengulur waktu, atala dan aiden membagi tugas.atala mengambil korek sedangkan aiden mengambil buku milik sonya,melati dan monic.

__ADS_1


''aiden,tala.kalian kenapa bakar buku gue''sentak monic kesal,tidak merespon apa yang di lontarkan monic,aiden dengan santai melempar buku monic secara asal dalam keadaan terbakar,begitu juga dengan nasib buku sonya dan melati.


''persetan dengan buku yang terbakar,hati gue hancur berkeping-keping saat pangeran gue meluk cewek udik itu,sialan awas loe aliska,gue aduin sama tante nana.batin sonya terbakar dengan amarah.


__ADS_2