
Alvin membawa sang kekasih ke atap gedung sekolah,dari sana mereka bisa melihat keindahan ibu kota yang padat penduduk.
Aliska duduk di kursi yang telah disiapkan oleh alvin,sedangkan alvin sendiri duduk di lantai tanpa alas,asap nikotin mengepul keudara kala bibir merah tebal itu membuatnya.
''Al,boleh tanya?''suara aliska memecah hening.
''apa alice?''balas alvin datar,aliska kikuk saat melihat raut wajah alvin.
''aduh,salah lagi'' batin aliska
''maaf sayang,belum terbiasa panggil begitu,maafin yah''aliska segera membenarkan panggilan nya pada alvin.takut jika alvin marah
''gak masalah alice,loe gak harus panggil sayang setiap kalimat,tapi kalo bisa di usahain''balas alvin tidak masalah dengan semua itu.
''iya sayang''aliska tersenyum indah pada alvin
''kata nya mau tanya''alvin mengingatkan kekasih nya kembali.
Aliska berjalan menghampiri alvin yang duduk lesehan di lantai,lalu dia juga ingin mengikuti apa yang alvin lakukan.
''kotor alice''ucap alvin yang dengan sigap mengusap lantai yang akan di duduki aliska,agar tidak terlalu kotor pada rok sekolah nya nanti
''gak apa al,jangan berlebihan deh''kata aliska yang bersiap untuk duduk disamping alvin.
''atau loe duduk di paha gue aja biar gak kotor''tawar alvin dengan sedikit modus,senyum mesum nya mulai keluar dan jelas terlihat.
''gak usah al,aku di sini aja''tolak aliska lembut.
''hm''alvin menyerah,namun bukan alvin jika tidak mencari kesempatan dalam kesempitan,dia dengan santai merebahkan kepala nya di paha mulus aliska,parah nya rok aliska tersingkap karna gerakan dari kepala alvin yang tiba-tiba.
''Al,ini rok aku naik''pekik aliska kaget,kala ada rasa sejuk masuk kedalam rok nya.dia tidak bisa menghentikan rasa gugup dan waspada nya saat ini.sampai-sampai seluruh badan nya gemetaran jika dilihat dengan seksama.berbeda dengan alvin yang sudah tersenyum bahagia dengan ide jahilnya.
''Loe sengaja yah,mau goda gue,hm?pake di keatasin kayak gini,tapi gue seneng kalo loe agresif sama gue,apalagi agresif waktu di atas ranjang,uuh itu lebih seru''ujar alvin santai,dan sengaja menggesek-gesekan rambut kepala nya pada kulit paha aliska,membuat sensasi geli.
Aliska menganga tak percaya dengan kalimat asal dari alvin,semesum itu kah seorang alvin.memang alvin itu raja nya mesum,hanya aliska nya saja yang baru mengetahui tentang kebenaran itu,dan mungkin sekarang dia akan mengetahui sedikit demi sedikit bagai mana sikap alvin.
''Ihh,dasar mesum''pekik aliska gemas
''aw ..aw ..sakit alice''ringis alvin saat aliska mencubit kuat dada alvin.
''ya tuhan,ini apa ?kok keras banget'' batin aliska saat merasakan keras nya otot di bagian dada alvin.
''Rasain''sentak aliska berani,dia buru-buru melengos kan wajah nya kesamping,karna malu,juga wajah nya sudah memanas dengan detak jantung yang menggila.
''gue normal kali sayang,emang nya loe mau punya pacar loyo?ntar gak bisa buat generasi baru dengan kwalitas super,gimana?''ujar alvin masih dengan kalimat mesum nya.
''Sumpah ya al,lebih baik kamu diem,cuek deh dari pada banyak bicara tapi gak di filter''aliska menatap jengah alvin yang ada di pangkuan paha nya.
__ADS_1
''oh jadi mau nya loe,gue diem dan loe yang teriak di bawah kungkungan gue gitu,ok lah gue bisa tahan suara merdu gue nanti,dan cuma denger suara merdu loe sayang''balas alvin yang makin tidak bermutu.
''Diam gak?kalo kamu terus ngomong aku gigit nih tangan kamu''ancam aliska tegas,bahkan dia sudah memegang tangan kekar alvin untuk di gigit.
''kalo tangan boleh di gigit,asalkan jangan batang gue yang digigit,di elus lembut aja biar gue juga bisa lembut main nya''
Aliska menjatuhkan bahu nya saat itu juga..''astaga,kenapa pacar ku ini mesum sekali,gak adil banget punya wajah tampan tapi mesum,huuaa .... ingin ku menangis tuhan'' dialog hati aliska menjerit.
''Awas''titah aliska sedikit judes,sembari menggerak-gerakan kedua paha nya yang di tindih kepala alvin.
''mau kemana loe''tanya alvin
''Balik ke kelas,ngapain di sini lama-lama,bisa darah tinggi nanti''balas aliska jutek,pasalnya dia begitu kesal dengan setiap kalimat yang di lontarkan alvin tadi.
''kata nya mau tanya-tanya,hm?''timpal alvin yang masih bergeming dengan posisi tiduran nya.
''Gak jadi,bangun al''ucap aliska cuek.
''Gak mau''tukas alvin cepat,dia malah mengeratkan pelukan pada pinggang aliska.
''kenapa?ihh''
''yah!gak mau aja''keukeh alvin,aliska hanya bisa pasrah dengan keras kepala nya alvin,jika istilah mengatakan wanita selalu menang,beda hal nya dengan alvin dan aliska,sejauh ini jelas yang selalu menang adalah alvin.
''Ya sudah''putus aliska pasrah.
''cewek yang tadi labrak loe siapa?''tanya alvin basa-basi.
''keperluan apa?''alvin bertanya dengan menutup mata nya menggunakan tangan.begitu santai dan terkesan biasa saja,tanpa orang lain tahu apa isi pikiran nya.
''yah!uang sekolah sama rumah yang aku tempati,itu mereka yang mengatur,padahal rumah peninggalan kedua orang tua aku cukup besar dan mewah,tetapi mereka tidak mengijinkan aku untuk tinggal di sana'' tanpa sadar aliska menceritakan kehidupan nya selama ini pada alvin.
''Alasan nya''potong alvin cepat,aliska menggeleng pelan tanda jawaban.
''bahkan kamu tau sendiri,untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,aku kerja paruh waktu di bar,mereka cuma bayarin sekolah sama uang lima ratus ribu,sebagai uang bulanan aku''mata aliska mengembun dan siap untuk lolos,hanya dengan satu kedipan mata.selama orang tua nya pergi bersama ilahi,selama itu juga hidup aliska menderita,di kekang,di remehkan,bahkan di kucilkan.
Itu semua dilakukan oleh adik kandung dari papah nya,yah,semua keluarga sang paman menaruh benci dan rasa iri terhadap keluarga aliska,oleh karna itu saat kedua orang tua aliska tiada,mereka seakan berdiri paling depan untuk membuat aliska menderita.
''loe mau hak loe kembali?''tanya alvin mulai serius.
tap ....
lolos sudah air mata aliska,dan jatuh tepat pada pipi putih alvin,alvin mengelap lembut jejak air mata tersebut dengan jari jempol nya.
''jujur aku tidak ingin kemewahan,yang aku inginkan hanya kasih sayang yang tulus dari seseorang,tak perduli itu siapa.karna mengharapkan kasih sayang dari keluarga paman beno itu mustahil.hiks .. hiks...''pecah sudah tangis aliska,kala alvin mendekap secara lembut tubuh nya.
''Gue,gue orang itu alice,jadi loe jangan merasa sendiri,mulai sekarang ada gue yang sayang sama loe''ungkap alvin sungguh-sungguh,dia mengecup sayang puncak kepala sang gadis.
__ADS_1
''terima kasih al,karna kamu mau menerima bagai mana keadaan aku''balas aliska yang makin menyembunyikan wajah nya di dada berotot milik alvin,bahkan seragam alvin mulai terasa lembab karna air mata dari aliska.
''Kalo loe mau,gue bisa buat mereka mengembalikan semua milik loe,dalam waktu singkat,gimana?''tutur alvin dengan pasti,aliska mendongak kala mendengar itu.
''mustahil''balas aliska tidak percaya.
''mau bukti?''tantang alvin
''boleh''balas aliska ringan.
''Tapi prabayar gak free''sahut alvin,dia mulai kembali menggoda aliska.
''jadi mau aku bayar?berapa''tanya aliska polos.
''gue bukan orang kere sayang,gue gak butuh duit,tapi syarat''ucap alvin yang sudah kembali mendekap aliska dari belakang,alvin menjatuhkan kepala nya di bahu aliska.
''Syarat apa?''aliska penasaran dengan apa yang di inginkan kekasih tampan nya itu.
''kalo gue berhasil,pertama.loe harus stop kerja di bar si*lan itu,kedua.loe harus terima gue apa ada nya,dan terakhir loe harus sedia nikah sama gue.kita buat generasi tampan dan cantik,hm''terang alvin serius,namun masih terdapat kalimat yang mesum bagi aliska.
''poin pertama aku siap kabulkan,karna aku juga gak mau lama-lama kerja disana''
''ok''
''poin kedua,aku bingung sama yang ini,kamu itu kaya,tampan,pintar,lalu apa yang harus aku terima apa adanya coba?gak jelas''
''gue buat jelas,semua yang loe ucapin itu benar adanya,terutama tampan nya.gue memang tampan,pacar loe ini handsome alice''
''iya tau''potong aliska cepat,dia jengah mendengar kenarsisan seorang alvin,yang jika bersama orang lain,dingin nya minta ampun,tetapi tidak jika dengan dirinya.
''gue juga punya keburukan alice,hanya orang terdekat gue yang tau siapa gue sebenarnya,dan gue gak yakin loe bisa terima itu,makanya gue buat syarat kayak gitu.jadi suka gak suka loe harus tepati janji di syarat itu''jelas alvin yang tidak berterus terang siapa dia sebenarnya pada aliska.
''main cewek?''tebak aliska
''itu salah satu nya''balas alvin ringan
''suka tauran?balap liar?mabok?judi?''tebak aliska lagi secara beruntun.
''lebih dari itu''sahut alvin lagi.
''Apa?''desak aliska penasaran.
''nanti gue kasih tau,sekarang gue pengen tau tanggapan tentang poin ketiga''pinta alvin
''em,jodoh tuhan yang tau al,tapi kalo kamu jodoh aku,aku sih gak masalah,sebaliknya jika kita bukan jodoh yah harus terima''ucap aliska bijak.padahal hati kecil nya juga berharap bahwa alvin adalah jodoh nya kelak.
''pokok nya untuk yang terakhir,gue mau maksa sama tuhan jika seandainya loe bukan jodoh gue,gue gak bisa terima kalo loe nikah sama orang lain alice''tutur alvin dengan sifat egoisnya.aliska terkekeh geli mendengar itu.
__ADS_1
''emang bisa''tanya aliska masih dengan tawa nya
''Harus''tekan alvin mutlak.