Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
pria misterius


__ADS_3

di tempat naomi..


laki-laki yang tidak di ketahui nama nya itu,terus memantau keadaan sekitar.dia terus bergerak guna bisa memanjat dan sampai pada jendela kamar naomi.


''mungkin gue manjat dari sini aja.kalo nih pekerjaan beres sampai akhir,gue bisa kaya mendadak''


''kaya mendadak yah?''


''bangs*t,kaget gue set*n''umpat pria yang tidak di kenal tersebut.


laki-laki itu mengumpat saat tiba-tiba ada suara dingin menerpa pendengaran nya,dia menoleh dan mendapati seorang pria tampan berdiri tegak di belakang nya,dengan senyum devil yang masih terlihat jelas di wajah tampan nya.


''loe mau kaya biar bisa bebas bukan?gue punya solusi nya,mau?''tawar alvin spontan


Yah pria tampan yang tengah berdiri di hadapan laki-laki asing itu adalah Alvin,kini alvin tengah menatap tajam lawan nya.sedangkan laki-laki misterius itu nampak bergerak waspada,saat melihat tangan kanan alvin tengah memainkan sebilah pisau,kecil namun terlihat sangat tajam.


Alvin menyadari pergerakan dan tatapan itu,dia kembali menyunggingkan senyum sinis.


''why,Are you afraid of this thing?''tanya alvin santai,tidak lupa dengan tawa remeh nya.


''nih bocah ngomong apaan dah,kagak tau apa kalo gue beg*,mana gak lulus lagi di sekolah dulu,lah napa gue jadi jujur gini sih'' laki-laki misterius itu membatin,saat menghadapi kalimat alvin yang terdapat bahasa lain menurut nya.


''heh,bocah ingusan kayak loe itu bukan tandingan gue,minggir sana sebelum gue buat loe cedera''ucap nya tanpa tahu siapa lawan nya kini,senyum alvin terbit saat mendapat ejekan dari laki-laki misterius itu.


Lalu alvin terkekeh kecil,tawa nya bukan tawa seperti orang biasa,melainkan tawa yang mampu membuat lawan nya merasa ngeri.


''buset,tawa nih bocah mirip psikopat,jadi merinding gue''batin pria asing


''Gue cuma mau bantu loe,buat bisa bebas.yaitu dengan kematian''Alvin sedikit menunjukan raut wajah ramah,kala berucap demikian.


''jangan ngelawak bocah,mending loe pergi dah, sebelum gue buat elo pincang''sentak pria itu angkuh.


''buktikan''desis alvin dingin


''jangan nangis loe bocah''ejek nya meremehkan.


Sett ... Bugh ...


perkelahian pun terjadi antara alvin dan pria asing itu.raut wajah serta gerakan alvin begitu datar dan santai,berbeda dengan lawan nya yang nampak kewalahan menghadapi alvin yang sedari tadi melayangkan pukulan,dan itu tepat mengenai lawan nya.


Bukh ... Bukh ... Krek ....


''arghh ... Mmpp''

__ADS_1


erangan pria misterius itu saat dengan sengaja alvin mematahkan kaki kiri nya,hingga berakhir mengenaskan.


pria itu bergerak takut dengan menyeret kaki patah nya menjauh dari alvin,ringisan kesakitan terdengar di kegelapan malam itu,bukan alvin yang di buat pincang oleh nya,melainkan sebalik nya.


''He,,he, gimana?oh iya gue punya pisau nih,boleh lah gue main-main dengan pisau ini di area tubuh loe''ucap remeh alvin yang terdengar mengerikan,dia terus mendekati pria asing itu dengan raut wajah kembali datar,dan itu menambah tingkat kengerian bagi lawan nya.


''ampun''ucap pria itu mulai takut


''kenapa?loe takut,hah?katanya mau buat gue nangis tadi,hm''tanya alvin yang sudah berjongkok di hadapan pria itu.


''ampuni gue,tolong jangan bunuh gue,gue minta maaf''pinta pria itu memelas


''suutt,gue gak akan langsung bunuh elo kok,gak seru tau,gue lebih seneng main-main dulu hi hi''alvin malah makin menakuti pria asing itu.


''siapa loe sebenar nya?dan juga gue gak punya urusan sama elo''tanya pria asing itu,dengan nada yang mulai terdengar bergetar.


''siapa Gue?gak ada urusan yah?cih,loe mau berniat mencelakai kakak ipar gue,itu loe bilang gak ada urusan?''desis alvin geram.


''kakak ipar?''


''Ck,gak apalah loe tau siapa gue,sebelum loe gue bunuh.iya gak?''alvin menyodorkan tangan putih nya pada pria misterius itu.


''kenalin,gue alvin sagara adik dari pemilik rumah ini,nanda cakra samudra''sambung alvin tersenyum lebar.


''suutt,tidak ada kata ampun bagi seorang alvin sagara,jadi loe nikmati saja permainan gue,ok''ucap alvin terkekeh pelan.


''emm.. emmp''pria misterius itu bergumam tidak jelas saat alvin menutup mulut nya dengan lakban,guna meredam suara nya,entah dari mana alvin mendapatkan lakban tersebut.


Alvin tersenyum miring saat berhasil mengumpal mulut lawan nya,lalu dia menyeret paksa raga yang berontak itu.


......................


''loe yang buat kaki dia patah al''tanya aiden kaget,saat melihat kaki dari pria misterius itu sudah tidak bergerak dengan semesti nya.


mereka.aiden dan atala sudah berada di markas nanda saat ini,karna alvin menyuruh mereka untuk datang guna menemani serta menyaksikan aksi nya.


''hm''balas alvin dingin


''sadis bener loe al,kagak takut nih orang mati apa,gara-gara kaki nya patah''seru atala,entah lupa atau apa dia saat ini,jelas-jelas kematian itu merupakan kesenangan bagi alvin.


''itu tujuan gue''sahut alvin santai.


Dukh....

__ADS_1


''Bangs*t,kok gue di tabok sih''sentak atala saat aiden berhasil menggetok belakang kepala nya.


''loe gimana sih,alvin emang psikopat anjir,jelas lah dia hobi ngebunuh orang,pikun loe ati ampela?''bisik aiden yang masih terdengar jelas oleh alvin sendiri,alvin menyunggingkan senyum nya kala mendengar ucapan aiden.


''oh iya yah,b*go loe ikan sarden''ujar atala polos,dengan ekpresi tanpa dosa.


''Hah,elo yang salah gue yang di bilang b*go,nasib''keluh aiden pasrah.


Alvin berjalan perlahan menghampiri orang itu,dia menoleh ke arah belakang,di mana ada aiden dan atala.


''loe berdua,kalo gak mual berarti sahabat gue,begitu sebalik nya''ucap alvin memberi peringatan,aiden dan atala saling pandang,lalu berbisik


''loe yakin kuat tala?''bisik aiden


''yakin gue,loe sendiri?''balas atala penuh percaya diri,namun tidak tahu ending nya bagai mana.


''liat nanti aja dah''putus aiden.


mereka kompak mengangguk pada alvin,senyum miring kembali terlihat di bibir merah alvin.


Tanpa menunggu lama alvin segera memotong satu persatu jari tangan pria misterius itu.


''AAaaaaa .... sssshh''teriak kesakitan pria itu,saat di paksa sadar dengar cara menyakitkan itu.


''udah bangun?''ucap alvin yang menjeda kegiatan nya sebentar,dia kembali meraih jari yang masih utuh itu,dan ingin melanjutkan aksi nya lagi.


Pria malang itu melihat ada dua orang lain di sana,dengan keras dia segera meminta tolong.


''kalian berdua,tolong bantu saya,suruh dia berhenti''pinta nya dengan terus menahan rasa sakit,yang terus menyiksa nya.


Alvin mengkode kedua teman nya untuk mendekat,lalu ikut berjongkok dengan nya.


''tolong!tolong gue''rintih pria itu terus mencari pertolongan.


Entah kenapa,aiden dan atala tidak sedikit pun merasa iba pada pria malang itu,bahkan mereka kini sudah tertular dengan mode alvin,yaitu datar ,cuek ,dan dingin.


''Bacot''tanpa rasa takut,alvin merobek mulut pria misterius itu dengan pisau milik nya.


Cret ....


darah segar muncrat saat itu juga,dan mengenai wajah ketiga nya,tanpa berkedip mereka dengan santai melihat itu,seolah hal itu sudah sering aiden dan atala lakukan,namun nyata nya hanya alvin yang sering bermain darah,sedang kan bagi kedua teman nya ini merupakan hal pertama.


Namun begitu mereka,cepat sekali beradaptasi.mungkin setelah ini aiden dan alvin juga akan memiliki hobi ektream sama seperti alvin.

__ADS_1


__ADS_2