
Di satu ruangan yang berada di rumah besar milik nanda,saat ini tengah di isi oleh banyak manusia.
Yang mana mereka semua adalah orang-orang penting dan berharga dalam hidup nanda.
''jelaskan pada ayah,bagai mana kalian menemukan nya!''pinta ruslan,yang langsung datang ke rumah nanda setelah melihat kiriman vidio dari anak nya agatha,dia ingin melihat secara langsung juga ingin bertemu dengan sahabat nya viktor.
di samping kanan ruslan ada merina dan naomi,sedangkan alvin duduk di samping nanda,lalu anaya di samping agatha.
''wah panjang banget cerita nya kalo di ceritain semua ayah,bisa-bisa sepuluh bab jika di tulis tangan,hihi''gurau agatha yang selalu membuat suasana menjadi luwes.
''kamu itu gatha,ayah serius malah di bercandain''ucap ruslan yang tidak paham dengan sifat bar-bar sang anak tunggal.
''bun,ayah baper tuh,gara-gara di becandain anak nya''adu agatha yang mampu mengundang gelak tawa semua orang.
''itu beneran anak kalian?''viktor mulai membuka suara,dengan tawa menghiasi bibir nya.
''mau nya di jawab 'iya' atau 'bukan'?''kini giliran ruslan yang memancing kekesalan agarha.
''Bunda,liat ayah mah gitu,tega sama anak satu-satu nya ini''drama agatha yang lagi-lagi mengadu pada sang bunda.
''sudah,sudah kalian ini kalo ketemu gak pernah bener,anak sama ayah sama saja''sela merina menengahi suami dan anak nya.
''sama apa nya bunda,kalo al boleh tau''pancing alvin yang ingin ikut menghebohkan suasana.
''yah,sama-sama gelo,Ha ha ha''tawa merina begitu lepas saat berhasil mengolok anak dan suami nya itu,apalagi wajah kedua nya kini berubah cemberut,makin menambah gelak tawa yang melihat nya.
''Bunda''
''Bunda''
sentak kompak ruslan dan agatha,guna menyadarkan merina dari sisi bar-bar nya kini.
''maaf sayang-sayang nya bunda,bunda gak maksud mengolok kalian''ucap merina yang sudah kembali menjadi diri nya yang anggun dan kemah lembut.
''sudah lah,ayah bisa tanya sama orang nya langsung,iya kan viktor?''ucap ruslan yang kembali merangkul bahu sahabat nya yang berada tepat di samping kiri nya.
''iya rus,aku kangen masa-masa di mana kita selalu berbagi cerita seperti dulu''sahut viktor sembari tersenyum hangat pada ruslan,viktor tidak menyangka akan bertemu kembali dengan sahabat nya,dan yang lebih mengejutkan nya adalah,ruslan dan merina rela membagi kasih sayang mereka untuk anak nya nanda.
__ADS_1
''ok,kalo gitu kita ke kamar tamu sekarang''ajak ruslan tidak sabaran.
''Bunda cemburu loh yah,ngapain coba ke kamar tamu sama om viktor''goda agatha dengan wajah tengil nya.
''suut,anak kecil gak boleh tahu''balas ruslan juga tidak kalah tengil.
''Dih''ucap sinis agatha,yang di sambut gelak tawa oleh ruslan dan viktor.
''bunda,sana naya temani naomi di atas yuk''ajak naomi pada kedua perempuan cantik itu,naomi sengaja mengajak bunda merina serta anaya ke dalam kamar nya,karna sang suami akan bermain darah lagi malam ini.
Naomi di beri tahu nanda saat suami tampan nya menjemput tadi,diperjalanan menuju rumah nanda menjelaskan semua hal yang terjadi seharian ini pada istri cantik nya.
''iya sayang,ayo''balas merina,mereka langsung melangkah menuju lantai atas,dan meninggalkan tiga pria tampan di ruang tamu tersebut.
''berangkat sekarang?''tanya agatha serius
''hm''balas nanda singkat.
''Al,loe jagain mereka di sini,kita gak akan lama''pinta agatha mengarahkan alvin.
''Ck,loe pada yakin gak mau ajak gue?''balik tanya alvin,dia ingin ikut dalam permainan kakak nya malam ini,karna sudah hampir satu minggu dia tidak bermain dengan darah.
''iya''balas alvin judes.
Agatha dan nanda segera pergi dari rumah nya,menuju ke markas.di mana ada target nya di sana.
......................
sunyi nya malam menemani tangisan seorang wanita yamg terikat kuat,dingin nya lantai menambah kesan misterius disana.
ingin berteriak,namun itu mustahil mengingat keadaan mulut nya yang tersumpal kain,hanya hati nya yang berteriak kencang.
dukg...
pintu kokoh bangunan itu terbuka lebar,saat ada dua orang pria tampan yang menendang nya kuat.
salah satu nya menghampiri wanita malang itu dengan santai,saking santai nya tangan pria itu di masukan semua pada saku celana nya.
__ADS_1
Dia berjongkok,melihat tajam wanita itu,lalu seringai menakutkan muncul di sudut bibir nya.
''biar kan mulut nya bicara''ucap nanda dingin,lalu agatha dengan kasar membuka ikatan kain di mulut wanita tersebut,isakan makin keras terdengar kala kain itu terlepas.
''mati atau hidup''tanya nanda langsung pada wanita itu,dia memberi dua pilihan.
tubuh wanita itu bergetar hebat dengan air mata yang terus keluar,saat mendengar suara dingin nanda,rasa nya begitu berat hanya untuk sekedar berucap.
''JAWAB''bentak nanda yang makin membuat wanita itu ketakutan.
Nanda bukan orang penyabar hanya untuk menunggu sebuah jawaban,dia mengeluarkan pisau kecil kesayangan lalu memainkan nya,dengan seringai khas milik nya.
''sssh''desisan wanita itu saat mata pisau milik nanda menggores leher nya sedikit,keluarlah darah segar di sana.
''hidup,tuan saya ingin hidup''dengan cepat wanita itu memutuskan pilihan nya,mata nya terpejam erat kala mata pisau itu di tekan sedikit kuat oleh pemilik nya,namun aksi itu terhenti saat ada kalimat terlontar.
''buka''titah nanda lagi,dan itu di tujukan pada agatha.
Agatha membuka ikatan tali yang melilit di tubuh wanita itu.
''jangan coba membual nanti,atau nyawa mu melayang,mengerti''bisik agatha seolah mengingatkan.wanita itu mengangguk cepat,bagai mana pun dia harus tetap hidup.
''sejak kapan kau bekerja di sana?''pertanyaan nanda untuk wanita yang bernama ani itu
''empat tahun tuan''jawab ani jujur
''kau tahu jika pemilik resmi atau tuan rumah di sana,adalah viktor?''pertanyaan kedua
''t-tahu tuan''
''bagus,kau mau bekerja untuk ku''pertanyaan ketiga
''mau tuan''ani mengangguk cepat
''ok,atur sesuai rencana tha,bawa dia pulang dulu''ucap nanda mutlak,agatha langsung membawa ani ke dalam mobil,sesuai dengan apa yang di minta oleh nanda.
''haah''nanda membuang napas kasar,lalu mengikuti langkah kaki agatha.
__ADS_1
Nanda sedikit kecewa karna tidak jadi bermain darah malam ini,akan tetapi itu terobati karna ani bisa dia gunakan untuk memancing serta memberi informasi tentang rencana jahat rosa,karna agatha hanya di satu ruangan memasang alat penyadap,yaitu diruangan khusus rosa dan robert.
otomatis yang bisa nanda dan agatha dengar,hanya ketika mereka berada di ruangan itu.