Kekasih Ku (Psikopat`s)

Kekasih Ku (Psikopat`s)
kekasih ku psikopat


__ADS_3

Setelah kepergian kakak sepupu nya hendrik serta om nya beno,kini alice tengah berada di dalam kontrakan nya bersama alvin.


Aiden dan atala sudah lebih dulu pulang kerumah masing-masing,dan itu atas perintah alvin.


Alvin dengan santai menghisap batang rokok di ruang sepetak itu,sedangkan aliska tengah berkemas dengan perasaan nya yang tak karuan.


''Kenapa?''suara bariton kekasih nya keluar,mungkin karna dia melihat keresahan hati gadis nya.


Aliska melihat ragu ke arah alvin.''aduh tanya gak yah'' batin nya bimbang.


''Ada yang loe pikirin?atau ada pertanyaan?''sahut alvin kembali.yang mana di balas anggukan kepala oleh aliska sendiri.


''Tanyakan saja,gue pasti jawab dengan jujur''desak alvin,seolah dia tahu apa yang membuat alice gelisah.


''Kamu kenapa tusuk helena?dan kenapa bisa om beno terlihat tidak berkutik saat berhadapan dengan kamu tadi?''Alice menarik napas lalu ia hembuskan,mata nya terpejam tidak ingin melihat raut wajah alvin.


Alvin tersenyum miring dengan apa yang dia dengar,juga tebakan nya yang pas tepat sasaran.


''loe masih ingat semua syarat yang gue kasih ke elo?''bukan nya menjawab pertanyaan dari alice,alvin justru mengajukan balik pertanyaan.


''Iya''balas alice pelan,dia sudah tidak canggung lagi dengan membuka serta bertemu pandang dengan alvin sekarang.


''Apa aja?''ucap alvin ringan.sembari mengacungkan jari telunjuk nya.


''Aku harus berhenti kerja di bar''tutur alice,alvin mengacungkan dua jari sekarang.


''Aku harus terima kamu apa ada nya''lanjut alice,dan alvin sudah mengacungkan tiga jari nya.


''Aku harus mau menikah dengan kamu,apapun yang terjadi''selesai semua,alice begitu mengingat apa saja yang di inginkan alvin saat memberi kan syarat pada dirinya.


''Smart''puji alvin sembari mengusak lembut puncak kepala alice.hanya senyum canggung yang di berikan alice,entah terbawa perasaan atau salah tingkah.


''Poin kedua,sekarang waktu nya elo tau kekurangan gue alice,mungkin ending nya akan sama dengan apa yang gue pikirkan,tapi gue itu orang yang egois,asal loe tau.sekeras apapun loe menolak gue nanti nya,gue tetap akan memiliki loe alice''ujar alvin tegas,dengan raut wajah serius.alice sampai berkali-kali menelan ludah serta menahan keringat di telapak tangan nya.


"Apa itu alvin''tanya alice begitu penasaran,alvin menggenggam sekilas tangan mungil aliska,lalu dia lepaskan kembali.

__ADS_1


''Gue seorang psikopat alice''ucap alvin lantang dan jelas,alvin segera berdiri serta membelakangi aliska,dia tidak ingin melihat raut wajah marah dari gadis kecil kesayangan nya.


Aliska sendiri sudah menutup mulut nya dengan telapak tangan,mata nya sudah bening dengan cairan,dan tap lolos sudah air mata itu mengenai tangan nya.


''psikopat!orang yang suka membunuh.ya tuhan'' batin aliska menangis,bahkan isakan tersebut terdengar oleh alvin yang memiliki pendengaran tajam,meski suara itu teredam oleh kedua telapak tangan alice.


''Gue emang psikopat alice,gue suka darah,gue suka denger orang-orang berteriak kesakitan,gue seneng buat mereka menderita''lanjut nya sembari menahan tangis,jujur baru kali ini alvin merasakan sakit yang tercekat di dada nya,saat dulu saja dirinya di tinggalkan,tidak se menyakitkan ini,dada nya serasa terhimpit beban besar hingga susah bernapas.


Pecah sudah tangisan aliska,kala alvin melanjutkan ucapan nya,dan itu makin memperjelas semua nya.


"Tapi gue mau seperti kakak gue.ada seseorang yang tulus menerima sisi gelap gue tanpa paksaan,tapi itu semua sangat kecil,sekarang loe tau kan kenapa gue bersikap egois,terutama sama loe alice''ucap alvin terdengar memilukan,sedangkan aliska masih terus menangis di kasur kumuh nya,tanpa mau menyahuti kalimat panjang alvin.


''kenapa sesakit ini melihat dia rapuh,tuhan jika ini takdir untuk ku,jadikan lah dia takdir terindah'' suara hati alice menjerit.


''Gue tunggu di luar,loe boleh lanjut kemas-kemas nya''alvin ingin memberikan waktu untuk alice menyendiri dan berpikir,dengan meninggalkan nya di dalam kamar sempit itu.


Deg ....


''Alice''gumam alvin kaget,saat ada sebuah tangan kecil yang melingkar di perut nya.dan jelas alvin tau itu milik siapa.


''Aku cinta sama kamu alvin''ucap aliska yang berada di punggung alvin.Yah!dia tengah memeluk alvin saat ini,dia tidak ingin alvin pergi meninggalkan nya meski sebentar.


''kekasih ku psikopat'' suara hati aliska masih tidak menyangka,bahwa orang yang tengah memeluk serta di peluk nya ini adalah seorang psikopat


''Loe yakin dengan apa yang di ucapkan''tanya alvin pelan,mungkin tepat nya berbisik


Aliska mengangguk pasti di dada bidang alvin,serta makin mempererat pelukan nya,alvin lagi-lagi tersenyum.tetapi kali ini senyuman nya begitu hangat


''tuhan,aku mau menerima alvin dan semua kekurangan alvin,bimbing aku supaya dapat merubah nya kelak'' aliska bertekad dengan apa yang dia ambil,jika keputusan nya saat ini adalah jalan terbaik untuk nya.


''Thank's''ucap alvin setelah melepaskan pelukan nya,cup .dia mengecup sekilas bibir gadis mungil di hadapan nya itu.


''Iya al,tapi janji gak sakiti aku kalo nanti buat salah''balas alice,dengan memberi sedikit peringatan,jelas itu dia lakukan.mengingat siapa alvin sebenarnya.


''Jadi mau nya di kasih hukuman enak aja,hm''balas alvin sembari menggoda aliska.

__ADS_1


''Ih tau ah,orang serius juga''bibir aliska manyun saat itu juga.


''Lah emang nya siapa yang bercanda''sahut alvin santai.


''Al ini serius yah,pokok nya kamu harus janji''pekik alice karna kesal.


''iya sayang nanti di seriusin kok tenang aja,ngebet banget kayak nya''alvin menanggapi nya dengan datar dan santai,dan itu makin membuat alice kesal.


''Bisa gak sih kalo bicara,jangan kearah situ mulu''sentak alice berani.


''Kearah mana?''tanya balik alvin dengan senyum pongah


''Tau ah,males bicara sama kamu''aliska merajuk dengan membelakangi alvin.


''Iya sayang gue tau''alvin kembali mendekap tubuh mungil alice dari belakang.


''Tau apa?''sentak aliska ketus,pasalnya dia benar-benar kesal terhadap alvin,karna ucapan nya yang terus dijadikan lelucon.


''Kalo loe pengen banget nikah sama gue''balas alvin santai.


''Hah''aliska melotot dengan mulut menganga,sungguh tidak habis pikir dia,dengan sifat mesum tingkat tinggi kekasih nya itu.


''nyesel aku bersikap lembut sama dia,tau begini biarin aja dia galau tadi,tapi dia kan egois,ih dasar psikopat mesum,pemaksa,gila, tapi tampan'' umpatan alice meski di dalam hati.


''Iya kan''desak alvin kembali,aliska melepaskan lilitan tangan alvin dari tubuh nya,dan menatap tajam kearah alvin.


''Aku gak mau nikah sama kamu alvin''pekik alice dengan wajah sangar menurut nya,namun itu terlihat lucu bagi alvin.


''Tapi gue mau''ujar alvin lagi.


''Terserah!''putus aliska ketus,dia melampiaskan kekesalan nya pada pakaian yang dia kemas,alice meremas lalu dengan kasar memasukkan pakaian tersebut kedalam koper.


''Alice nikah yuk''Alvin masih saja menggoda aliska,meski kekasih mungil nya itu tengah marah terhadap nya.


''Nanti kalo aku sudah besar,baru aku mau nikah''balas alice sekena nya.

__ADS_1


''Besar apa nya?bokong loe udah besar,gunung kembar loe udah segede gitu,yah walaupun badan loe kecil,tapi aset loe besar''sahut alvin tanpa beban.


''ALVIN''teriak aliska terlewat geram,dia sampai membekap kuat mulut alvin,agar berhenti mengoceh hal tidak jelas lagi.


__ADS_2