
Hari ini hari minggu cuaca sangat cerah, hari dimana semua orang banyak menghabiskan waktu bersama keluarga, tapi tidak dengan Diandra yg akrab disapa dian....
Dian malah memilih utk menghabiskan waktu bersama sahabatnya dewi, dian mengajak dewi jalan menghabiskan waktu liburnya...
tepat pukul 09 pagi sesuai dg janji mereka utk memulai jalan, tp dewi tidak kunjung datang menjemput dian.
dalam hati dian menggerutu.... " mana ini anak.... janji mau jemput jam 09, tapi sampai sekarang belum nongol juga batang hidungnya ". dan akhrnya dian mulai memainkan ponsel yg ada digenggamannya...
tak lama kemudian terdengar jawaban dari seberang telepon "iya...iya....bentar lagi aq meluncur kesitu, sabar dikit dong", kata dewi meyakinkan dian utk sedikit bersabar.
" dasar "... kebiasaan klo janji mesti molor " gumam dian dalam hatinya.
tak lama kemudian ada bunyi klakson mobil dari luar pagar, rupanya dewi datang juga menjemput dian....." akhirnya nonggol juga tuh anak " , kata dian sambil berlalu menuju mobil dewi.
" maaf ya nona manis kalau aku agak terlambat jemputnya " kata dewi saat pintu mobilnya dibuka & dian duduk disebelah kiri dewi yg duduk dibelakang kemudi.
wajah dian agak sedikit ditekuk, dian merasa kesal dg kebiasaan dewi yg selalu molor kalau sedang janjian.
" kamu tuh ya...gak bisa apa, klo janji itu tepat waktu sedikit " kata dian sambil sedikit kesal.
" iya maaf....maaf...tadi itu dirumah ada tamu temannya mama mau jemput mama arisan, tapi mama masih dikamar siap siap , jadi aku terpaksa deh nemenin temannya mama sampai mama keluar dari kamar, kamu tahu sendiri kan kalau yg namanya perempuan lagi dandan bisa sampai berjam jam baru selesai", dewi menjelaskan kenapa sampai telat menjemput dian.
" oky....deh kali ini aku maafkan, tapi awas ya kalau lain kali sampai terulang lagi, aku gak akan mau berteman lagi sama kamu " , kata dian sambil sedikit mengancam.
" siap...booss...", dewi sambil mengangkat tangannya seperti orang memberi hormat saat upacara bendera.
setelah lama mereka bercakap cakap, tak terasa sampai juga mereka pada tempat yg dituju yaitu sebuah mall, yg ada di kota A.
dewi langsung menuju area parkir mobil yg ada didalam mall tersebut, & langsung memarkirkan mobilnya sejajar dg mobil mobil yg lainnya.
kedua pintu mobil depan langsung terbuka, & keluarlah 2 orang wanita dari dalam mobil tersebut, mereka langsung masuk ke dalam mall.
" nah tuan putri mau belanja apa sekarang, silahkan memilih apa yg tuan putri mau ", canda dewi sambil sedikit tersenyum kearah dian.
" aku mau kesitu ".....tangan dian sambil menunjuk outlet sepatu & tas yg ada didepannya.
lalu mereka berdua masuk kedalam outlet tersebut & dian sambil santainya memilih yg sesuai dg seleranya. setelah sekian lama memilih milih akhirnya dian jatuh hati pada sepasang sepatu berwarna pink dg hak setinggi 5cm yg sangat sederhana namun terlihat elegan.
" gimana bagus tidak ?", tanya dian pada temannya dewi, yg dari tadi setia menunggu sambil memainkan hpnya.
" eehhmmmm...bagus juga sih ", jawab dewi sambil menunjukkan jempolnya pd dian tanda ia setuju dg pilihan dian. setelah itu dian langsung membayar barang yg sdh ia pilih.
" kesana yuk ".....dian sambil menunjuk kearah seberang mereka, setelah dian mendapatkan apa yg ia mau.
__ADS_1
" emangnya kamu mau kemana sih ? ", tanya dewi penasaran.
" sudahlah ikut aja ", kata dian sambil menyeret pergelangan tangan sahabatnya itu.
tak lama setelah itu sampailah mereka didepan outlet buku, yg menyediakan bermacam macam buku & novel terkenal.
" kamu yakin mau cari sesuatu disini ? ", tanya dewi sambil sedikit tak percaya apa yg dian mau, karna dewi tau klo sahabatnya itu gak suka membaca apalagi membaca yg namanya novel.
" iya.....emangnya kenapa kalau aku mau cari sesuatu disini ", jawab dian sambil melangkahkan kakinya dg cuek.
" aahhh...gak apa apa sih, cuma setahuku kamu gak suka baca buku kan.... ", jawab dewi.
" aku bukannya cari buku yg aku mau, tapi aku mau carikan mama buku resep cara buat kue yg mama pesan sebelum aku berangkat tadi ", jelas dian.
" oohhh....gitu ", dewi baru mengerti apa yg dian mau.
setelah lama mencari & memilih yg dian cari akhirnya ia menemukan juga buku yg ia mau.
sebelum dian mengambil buku yg diinginkan, terlebih dahulu dian memasukkan hp yg ia pegang dari tadi kedalam tasnya. setelah itu dian langsung mengarahkan tangan kanannya utk meraih buku yg ia mau, tapi secara bersamaan ada juga tangan lain yg juga menginginkan buku tersebut, & tak ayal ke dua tangan itu bertemu ditempat buku yg sama.
" oh maaf ya...., saya tidak sengaja, saya tidak tau klo mbak juga menginginkan buku itu ", kata lelaki tersebut yg merasa gak enak hati pada dian.
dian langsung melihat lelaki tersebut dg pandangan yg tidak bersahabat.
" iya mb saya tau klo dari tadi mbaknya berdiri disini, tapi saya tidak tau klo mbknya juga menginginkan buku tersebut " , jelas lelaki itu.
" alasan ", celetuk dian.
" bener mbk, sekali lagi saya minta maaf ", lelaki itu sambil menyodorkan tangannya sembari ia meminta maaf pada dian.
dian tidak menanggapinya malah ia langsung mengambil buku yg ia mau & langsung berniat meninggalkan tempat itu, tapi setelah ia berniat membalikkan badannya secara bersamaan dewi sdh ada disebelahnya yg sempat membuat dian kaget.
" ada apa ini koq kayaknya ada sedikit keributan ", tanya dewi, tapi dian tdk menjawabnya ia malah langsung berlalu sambil membawa buku & menuju kasir utk membayar buku tersebut.
" oohhh...itu temannya mbk ya? ", tanya lelaki tersebut.
" iya....memangnya kenapa ya mas ?", tanya dewi balik tanya ke lelaki tersebut.
" aahh..... tidak apa apa, cuma tadi secara gak sengaja saya & temannya mb sama sama menginginkan buku tersebut ", lelaki itu menjelaskan apa yg terjadi. " tapi kayaknya temannya mbk marah besar kepada saya ", kata lelaki itu yg merasa bersalah pada dian.
"oh gitu ya....., klo gitu saya minta maaf atas perlakuan teman say ", lanjut dewi meminta maaf pada lelaki itu mewakili dian.
"iya mb sama sama", ucap lelaki tersebut sambil menjabat tangan dewi.
__ADS_1
sementara dian langsung pergi berlalu keluar dari tempat tersebut tanpa memperdulikan dewi.
" dian tunggu.....", panggil dewi seraya melangkahkan kakinya lebih cepat utk bisa menyusul dian.
dian tak menghiraukan panggilan dewi, ia terus berjalan menuju sebuah resto yg tak jauh dari tempat tersebut.
dian langsung mencari tempat, & memilih duduk di sebelah jendela yg langsung mengarah ke jalan raya.
" kamu kenapa sih...pergi gitu aja", tanya dewi sambil mengambil posisi duduk didepan dian.
" tau aahhh....aku males kalau harus berhadapan sama laki laki".
" iya aku tahu, tapi gak gitu juga kali...orang itu kan sdh minta maaf, harusnya kamu menerima permintaan maafnya apa salahnya sih....", dewi menasehati dian yg ada didepannya.
" aahhh....sudahlah, aku tidak mau membahas masalah itu, aku capek ", kata dian sambil menyedot minuman yg ada didepannya.
dewi hanya tersenyum melihat wajah sahabatnya yg kelihatan kesal dg apa yg sdh terjadi.
kemudian si dian melihat kearah jam tangannya yg menunjukkan pukul 4 sore.
lalu si dian meminta dewi untuk mengantarnya pulang.
" lho katanya mau nonton...koq baru jam segini sudah minta pulang", tanya dewi yg merasa bingung.
"males aahh.....aku sudah gak berminat, aku mau cepat pulang dan langsung istirahat, aku capek ", jawab dian yg kemudian berdiri dan meninggalkan tempat itu
tak lama kemudian sampailah mobil mereka didepan sebuah rumah mewah dikawasan perumahan elite.
mobil mereka langsung masuk kehalaman rumah yg cukup luas dan berhiaskan bermacam macam tanaman yang membuat rumah tersebut makin terlihat asri.
"makasih ya....sampai jumpa besok dikantor"
"oky.....aku pulang dulu ya", pamit dewi pada dian.
dewi langsung melajukan mobilnya meninggalkan rumah dian.
dian langsung membuka pintu rumahnya dan langsung berjalan kelantai atas menuju kekamarnya, tapi saat dian baru sampai ditengah anak tangga, ia dikejutkan dengan seseorang yg tak lain adalah mamanya.
" kamu sudah makan nak ".....tanya mamanya pada dian.
" sudah ma, .... tadi diluar, sekarang dian mau langsung kekamar ma, mau istirahat ", jawab dian.
tak lama dian langsung masuk kekamarnya & langsung merebahkan tubuhnya diatas ranjang sambil memejamkan matanya.
__ADS_1