Kembalinya hati yang telah mati

Kembalinya hati yang telah mati
Atur pertemuan


__ADS_3

"Mas, ntar kamu atur ya untuk buat janji sama Luna, kamu ajak ia bertemu, aku akan atur juga janji pertemuan dengan Hendra, aku akan minta ia secepatnya kesini menemui aku" ucap Dian didalam mobil, saat perjalanan ke kantor


"kamu yakin sayang ?, rencana kamu mempertemukan mereka bakalan menyelesaikan masalah ?" tanya Yusuf sambil menoleh ke arah Dian penuh keraguan


"gak ada cara lain mas, kita harus mempertemukan mereka, kamu tenang aja mudah mudahan cara ini berhasil" ucap Dian sambil mengelus pipi suaminya


sesampainya di halaman kantor AH corporation Dian lantas mencium tangan suaminya sebelum turun dan Yusuf pun tak lupa mencium kening istrinya, lalu Dian turun dari mobil dan sempat melambaikan tangannya saat mobil suaminya melaju meninggalkan halaman kantor


setelah Dian masuk ke ruangan kerjanya, Dian langsung larut dengan laptop yang ada diatas meja kerjanya, beberapa lama kemudian terdengar ketukan pintu dari luar ruangan


"silahkan masuk !!" perintah Dian dari dalam ruangan


"pagi bu Dian !!", sapa seorang lelaki setelah membuka pintu dan masuk ke ruangan Dian

__ADS_1


"pagi juga pak, silahkan duduk !!" sambut Dian sambil berjalan ke sebuah sofa pojok yang ada di ruangan itu


"tadi sekertaris ibu menelpon saya, dan saya diminta untuk menemui ibu disini, memannya ada yang bisa saya bantu ?" tanya lelaki tersebut dengan sopan


"iya pak betul, saya minta agar bapak membantu saya untuk mengurus semua pembatalan kontrak kerjasama saya dengan pt, Angkasa jaya" jelas Dian sambil menyodorkan beberapa file ke arah lelaki tersebut


"baik bu Dian, saya akan pelajari dulu berkas berkasnya setelah siap semuanya saya akan hubungi bu Dian kembali" ucap lelaki itu sambil mengambil beberapa map yang ada didepannya


kemudian Dian langsung meraih ponsel yang ada diatas meja kerjanya, dan memencet nomor yang dituju, tak lain adalah nomor telpon Hendra


"hallo Hendra, aku minta kamu secepatnya temui aku disini" ucap Dian saat terdengar nada sambungnya diterima oleh Hendra


"waoooww....ada angin apa nih, sampai kamu ingin ketemu sama aku ? sepertinya kamu sudah kangen ya sama aku ?" ucap Hendra dari seberang telpon

__ADS_1


"jangan mimpi kamu Hendra !, aku minta kamu menemuiku karna ada urusan yang harus kita bicarakan mengenai proyek kerjasama kita, bukan masalah yang lain" jawab Dian


"oke...oke....kapanpun aku siap untuk menemuimu, aku akan atur keberangkatanku besok pagi, dan setelah sampai aku akan kabari kamu lagi" ucap Hendra


sesaat setelah mendengar ucapan Hendra, Dian langsung mengakhiri panggilan di ponselnya


sementara di tempat kerja Yusuf, Yusuf pun telah berhasil menghubungi Luna dan telah membuat kesepakatan untuk mereka bertemu dengan tempat dan waktu yang akan ditentukan oleh Yusuf


"sepertinya kamu sudah berubah pikiran, dan sudah membuat keputusan untuk menikahiku kan Yusuf ?" tanya Luna dari seberang telpon dengan nada penuh kegembiraan


"kamu lihat aja sendiri nanti, setelah tiba saatnya waktu kita berdua bertemu, kamu tunggu saja informasi tempat dan waktunya dari aku" jawab Yusuf sambil lansung mengakhiri dan mematikan panggilan telponya


"Yusuf !!, Yusuf !!.....uugghhh..... sialan!! orang belum selesai ngomong udah dimatiin, gak apa apa deh yang penting semoga Yusuf mengambil keputusan untuk menikahiku", gerutu Luna sambil senyum senyum sendiri penuh kemenangan

__ADS_1


__ADS_2