
Setelah malam itu, hari demi hari rasa sayang Yusuf semakin besar terhadap istrinya
begitu pun Dian, ia semakin perhatian terhadap suaminya
ia pun selalu melayani suaminya dengan penuh rasa sayang, termasuk setiap kali suaminya memintanya untuk melayaninya diatas ranjang Dian tak menolaknya
"sayang.....nanti kita makan malam diluar ya !!!", ajak Yusuf kepada istrinya saat mereka berdua dalam perjalanan kekantor
"emang ada acara apa sih mas ?, koq tumben pakai acara makan malam diluar segala ?", tanya Dian yang bingung dengan ajakan suaminya
"gak ada acara apa - apa, aku cuma ingin ajak istriku yang cantik ini makan malam diluar, emang gak boleh ?", jawab Yusuf sambil mencubit lembut hidung istrinya
"apaan sih, udah ah....aku masuk kantor dulu ya...!!!", ucap Dian saat mobil mereka sudah berada di halaman kantor AH corporation
belum sampai Dian melangkahkan kakinya keluar mobil, langkahnya terhenti saat tiba - tiba tangan Yusuf menariknya " apa lagi sih mas....???", tanya Dian sambil menoleh ke arah suaminya
"kamu lupa ya ?, kan kamu belum ngasih ini ke aku !!!", ucap Yusuf sambil tangannya menunjuk pipinya ke arah Dian
"oohhh....kirain apa !!!, muach....muach...muach...", Dian langsung mendaratkan ciumannya di pipi kanan kiri suaminya dan tak lupa Dian pun mencium tangan suaminya
"lho cuma itu aja...???, yang ini kan belum ???", ucap Yusuf lagi sambil menunjuk bibirnya ke arah Dian
"apaan sih....malu tau, dilihat orang, udah ya....aku masuk kantor dulu", ucap Dian sambil membuka pintu mobilnya
"awas kamu ya !!!, ntar dirumah aku hukum kamu ..!!!, canda Yusuf kepada istrinya
"udah sana kamu cepetan berangkat !!!, ntar telat lagi sampai kantornya..."daaahhhh"....hati - hati jangan ngebut !!!", ucap Dian dari samping mobilnya sambil melambaikan tangannya ke arah Yusuf
tak lama kemudian mobil yang dikendarai Yusuf pun melaju keluar halaman kantor AH corporation, dan Dian pun langsung melangkah menuju lantai atas, ruang kerjanya
sesampainya didalam ruang kerjanya, Dian langsung larut dalam pekerjaannya, dan tiba - tiba ponselnya berbunyi, ternyata suaminya yang sedang mengiriminya sebuah pesan "jangan lupa nanti malam ya...???, kamu dandan yang cantik !!!", plus emoticon love
Dian hanya tersenyum membaca pesan dari suaminya, dan ia hanya membalasnya dengan emoticon love, tanpa ada kata - kata lain
"aduuhh....aduuhh.....sepertinya ada yang sedang berbunga - bunga nih...!!!, sampai senyum - senyum sendiri", tiba - tiba Dewi sudah duduk didepan meja kerja Dian
"ketuk pintu dulu kali kalo mau masuk ruangan orang lain....gak sopa tau !!!"
"siapa juga yang gak sopan, situnya aja kali yang gak denger, orang sudah ketuk pintu berkali - kali juga", ucap Dewi sambil sedikit sewot
__ADS_1
"emang ada apa sih ?, mau ngajakin makan siang diluar ya ?", tanya Dian
"gak...!!!, lagi bokek...., aku kesini mau kasih tau kamu, kalo aku tadi malam ketemu Hendra di mall", jawab Dewi
"aku khawatir sama ucapannya, ia bilang kalo ia punya sebuah kejutan untukmu", ucap Dewi sambil melangkah duduk disebelah kanan Dian
"aahhh....sudahlah !!!, aku gak mau lagi bahas masalah Hendra, aku gak mau mood aku rusak gara - gara nama Hendra"
"sudah sana kembali kerja, aku mau ke hotel surya ada technical meeting membahas masalah manajemen yang sempat berantakan beberapa minggu ini", ucap Dian sambil membereskan meja kerjanya dari beberapa lembar file yang berantakan
"pokoknya kamu harus hati - hati, kalo ada apa - apa kasih tau aku ya ??, ucap Dewi sambil melangkah keluar ruangan
sepeninggal Dewi, Dian pun langsung meninggalkan ruangannya menuju lobby bawah, dan disitu sudah ada sopir perusahaannya yang siap mengantarkan dirinya ke hotel surya
"nanti saya langsung pulang dijemput suami pak !!, jadi sekarang bapak kembali aja ke kantor", ucap Dian pada sopir perusahaannya
"baik bu", dan mobil tersebut segera meninggalkan halaman hotel surya
Dian pun langsung masuk ke lobby hotel tersebut, dan disambut oleh seorang receptionis dan langsung dipersilahkan masuk keruangan manajer hotel dilantai 3
diruang tersebut sudah ada beberapa staf hotel dan manager yang siap melaksanakan technical meeting bersama Dian
tak lama kemudian ia pun langsung larut dalam meeting tersebut, sampai tiba waktunya dan meetingpun berakhir dengan sukses dan didapat beberapa kesepakatan untuk membenahi masalah manajemen yang sempat bermasalah dalam minggu - minggu ini
tak lama kemudian nampak sebuah mobil alphard putih memasuki halaman hotel tersebut, dan Yusuf pun keluar dari dalam mobil tersebut dan segera masuk ke dalam lobby hotel
nampak Dian yang sedang duduk dan memainkan ponselnya, lalu Yusuf pun segera menghampiri istrinya
"tuan putri.....sudah lama ya nunggunya ??", pertanyaaan Yusuf yang sempat membuat kaget istrinya dan Dian hanya tersenyum mendengar perkataan suaminya
Dian pun langsung berdiri dan segera menggandeng tangan suaminya, mereka berdua pun segera melangkah kehalaman hotel dan masuk ke dalam mobil mereka
didalam mobil mereka saling ngobrol dan kadang - kadang sempat bercanda juga, sampai tak terasa mobil mereka sudah masuk ke halaman rumah, mereka pun langsung masuk rumah dan menuju kamar mereka dilantai atas
sebelum sampai dilantai atas, tiba - tiba Dian menghentikan langkahnya "mas kamu kekamar dulu, aku kedapur dulu mau bilang ke bi Siti kalo nanti gak usah nyiapin makan malam kita"
Dianpun segera melangkah kedapur, dan mendapati bi Siti sedang sibuk didapur, ia pun segera menghapirinya dan mengatakan kalo dirinya mau makan malam diluar dan bi Siti gak diperbolehkan menyiapkan makan malam mereka
setelah selesai urusannya dengan bi Siti, iapun segera melangkah menuju kelantai atas dan masuk ke kamarnya, di dalam kamar ia tidak melihat suaminya, ternyata suaminya ada di dalam kamar mandi dan iapun langsung mengganti pakaian kerjanya dengan dress pendek dan duduk didepan meja riasnya hanya sekedar membersihkan wajahnya dari make up yang seharian nempel diwajahnya
__ADS_1
kemudian Yusuf yang keluar dari kamar mandi segera menghampiri istrinya dan memeluknya dari belakang serta mencium lembut rambut istrinya, Dian pun membalasnya dengan sentuhan lembut tangannya di pipi suaminya
"kamu lupa ya ???, sama ucapan aku tadi pagi didalan mobil", tanya Yusuf
"ucapan apa sih ??, kan kamu bilang mau ngajak aku makan malam diluar, cuma itu aja kan ??", Dian balik nanya ke suaminya
"bukan itu, tapi aku bilang akan menghukummu karna kamu gak mau mencium bibir aku tadi", jawab Yusuf sambil mendekatkan bibirnya ke telinga istrinya dan tangannya tak lupa bergerilya ke bagian dada istrinya
"iiihhhh....apaan sih !!!, kita kan mau makan malam diluar, jadi nanti aja ya hukumannya...., nih aku ganti yang tadi "muuaaacchhh".....", segera Dian mendaratkan ciuman di bibir suaminya, dan iapun segera melangkah menuju kamar mandi
"awas kamu ya....!!!, teriak Yusuf saat melihat tubuh istrinya yang begitu cepatnya melangkah masuk kamar mandi
kemudian mereka berdua bersiap - siap untuk segera berangkat makan malam diluar
selama dalam perjalanan menuju sebuah resto ternama di kota tersebut, didalam mobil tak henti - hentinya Yusuf menggoda istrinya, sampai akhirnya mereka berdua memasuki halaman parkir resto tersebut
mereka berdua pun langsung masuk dan menuju meja receptionis, dan mereka berdua diarahkan ke sebuah ruangan yang sudah dipesan Yusuf sebelumnya
"tutup matanya dulu ya sayang...!!!!, pinta Yusuf sebelum memasuki ruangan tersebut
Dian pun menuruti permintaan suaminya, dan langsung menutup matanya, ia pun lalu di papah suaminya masuk ke dalam ruangan itu
sesampainya didalam ruangan itu Yusuf meminta istrinya untuk membuka matanya "surprisee !!!", ucap Yusuf kepada istrinya dan langsung disambut wajah Dian yang begitu kagum dengan suasana romantis di ruangan tersebut
"gimana kamu suka ?", tanya Yusuf sambil menarik salah satu kursi yang akan diduduki istrinya
"heemmm.....makasih ya sayang", ucap Dian sambil mencium pipi suaminya, lalu duduk di kursu yang telah disediakan
"aku masih punya satu kejutan lagi untukmu, sayang !!!", ucap Yusuf sambil duduk di depan meja Dian
"apalagi sih ?", tanya Dian yang merasa penasaran
"kamu buka saja tutup makanan itu....", perintah Yusuf sambil menunjuk sebuah tutup saji di atas meja
lalu dengan rasa penasarannya, Dian pun menuruti perintah suaminya, lagi - lagi ia dibuat kagum dengan sesuatu yang ada di depannya.....sebuah nampan kecil berisi hiasan dua angsa yang terbuat dari kain dan diatasnya dililitkan sebuah kalung emas berliontin love bermata satu, yang sederhana namun sangat elegan
Yusuf pun menghampiri istrinya dan mengambil kalung tersebut lalu berniat memasangkan ke leher istrinya
"semoga kamu suka.....walaupun aku tau ini tak seberapa, tapi jangan kamu lihat nominalnya, lihatlah niat aku memberikan ini semua karna aku sangat - sangat menyayangimu", ucap Yusuf sambil melilitkan kalung ke leher istrinya.
__ADS_1
"sekali lagi makasih ya sayang !!!, malam ini aku merasa menjadi wanita paling bahagia, karna kamu sudah memberiku kebahagiaan yang tak ternilai harganya", ucap Dian sambil memeluk suaminya dan mendaratkan kecupan ringan dipipi suaminya
so sweet.....