Kembalinya hati yang telah mati

Kembalinya hati yang telah mati
Masalah di kantor cabang


__ADS_3

Enam bulan berlalu, semenjak awal mula kehamilan Dewi, dan sekarang perut Dewi pun sudah mulai terlihat kalo dirinya sedang hamil


"pagi.....bumil cantik !" sapa Dian saat tiba diruang meeting, karna pagi itu akan segera dilaksanakan meeting dengan para direksi dan pemegang saham, karna ada sedikit masalah dengan kantor cabang milik AH Corporation yang berada diluar kota, yang pastinya akan menyita waktu dan menguras tenaga dan pikiran Dian dalam menyelesaikan masalah yang ada di kantor cabang tersebut


seperti malam itu Dian yang sengaja pulang larut malam ke rumahnya karna memang beberapa hari ini Dian dituntut untuk kerja lembur agar bisa semaksimal mungkin dalam menyelesaikan masalah tersebut


setelah Dian sampai dirumahnya ia tak melihat seorang pun dirumahnya, dan nampaknya semuanya sudah istirahat, karna memang ia sampai dirumahnya sudah menunjukkan pukul 9 lewat, dan ia pun langsung menuju kedalam kamarnya, ia pun melihat suaminya duduk diatas tempat tidurnya sambil memainkan ponselnya, memang ia sengaja tak mau dijemput Yusuf setiap kali ia lembur, karna Dian ingin agar suaminya selalu menemani anaknya dirumah


"malam mas !" sapa Dian sambil mencium telapak tangan suaminya


"koq mas belum tidur ?" tanya Dian sambil meletakkan tas kerjanya dan mengambil handuk serta baju ganti dari lemarinya sambil berjalan hendak menuju ke kamar mandi, tapi terlebih dahulu ia duduk disamping suaminya


"ya belum lah sayang !, kan istri tercinta aku belum pulang !" jawab Yusuf sambil mencubit hidung istrinya


"iihhh apaan sih, sudah ah aku mandi dulu ya" balas Dian sambil berdiri dari tempat tidurnya


"apa perlu aku temani mandinya" goda Yusuf yang hanya dibalas senyuman oleh Dian sambil berlalu menuju kekamar mandi


setelah beberapa lama Dian meyelesaikan mandinya, ia keluar kamar mandi, dan ia melihat ternyata suaminya sudah lelap tertidur, dan ia pun langsung melangkahkan kakinya keluar kamar menuju ke kamar Alif, saat ia membuka kamar Alif ia melihat babysitter Alif tidur disamping anaknya yang terlihat begitu pulas nya


"malam nyonya !!!" sapa babysitter tersebut saat mengetahui Dian merapikan selimut Alif


"malam mbak !, mbak lanjutkan aja tidurnya ya !" jawab Dian dan ia pun langsung meninggalkan kamar Alif sambil mematikan lampu kamar Alif


Dian yang kembali masuk kedalam kamarnya, masih tetap mendapati suaminya yang tertidur dengan lelapnya, ia langsung memposisikan dirinya tidur disamping suaminya


"sayang !, aku begitu menyayangi dan mencintai kamu, aku harap kamu juga begitu kepadaku" ucap Dian sambil mengelus pipi Yusuf dan menciumnya, lalu ia pun kemudian memejamkan matanya sambil tangannya memeluk dada suaminya


keesokan harinya, saat Dian membuka matanya, ia sudah tak mendapati suaminya disampingnya, ternyata suaminya sudah lebih dahulu bangun. setelah Dian selesai membersihkan tubuh nya dan bersiap dengan pakaian kerjanya, ia pun segera turun kebawah menuju ruang makan, saat ia tiba di ruang makan ia melihat suaminya sudah lebih dulu duduk didepan meja makan

__ADS_1


"pagi mas !" sapa Dian sambil mencium pipi suaminya


"pagi juga sayang !" balas Yusuf sambil membalas ciuman istrinya


"mas, aku nanti bawa mobil sendiri aja ya !, soalnya nanti pulang kerja aku langsung ketemuan sama rekan kerja aku yang akan bantu aku menyelesaikan masalah di kantor cabang" ucap Dian sambil memegang tangan Yusuf yang ada diatas meja


"kamu yakin gak mau diantar ?" tanya Yusuf memastikan


"iya mas !, aku takutnya nanti pulangnya malam lagi, aku mau sementara waktu ini kamu lebih banyak temani Alif dirumah selama aku masih sibuk menyelesaikan masalah di kantor cabang" jawab Dian sambil mengambilkan beberapa makanan di atas piring suaminya


"oh ya mas !, kalo memang masalah ini gak bisa diselesaikan disini, kemungkinan lusa aku terpaksa harus datang langsung ke lokasi"


"jadi kamu akan pergi keluar kota untuk menyelesaikan langsung masalahnya disana ?" tanya Yusuf sambil menghentikan makannya dengan menatap ke arah istrinya


"iya sayang !, tapi aku janji akan secepatnya menyelesaikan semua urusan aku disana, agar aku bisa segera pulang kembali kesini" jawab Dian sambil mengelus pipi suaminya


"kamu janji ya !"


setelah menyelesaikan sarapannya Dian pun segera pergi kekamar Alif dan ia masih melihat putranya tersebut masih terlelap dalam tidurnya


"mbak ! jangan lupa ya setiap jam 10 pagi waktunya ia minum vitamin, jangan sampai kelupaan" pesan Dian pada babysitter Alif


"iya nyonya !" jawab babysitter tersebut sambil menganggukkan kepalanya, lalu Dian pun segera keluar dari kamar Alif dan segera menuju ke kamarnya untuk mengambil kunci mobil dan perlengkapan kerjanya


"mas, aku berangkat dulu ya !" pamit Dian pada Yusuf sambil mencium telapak tangan suaminya, dan Yusuf pun membalasnya dengan mencium kening istrinya


"iya, hati hati ya sayang, bawa mobil nya !" ucap Yusuf saat menutup pintu mobil istrinya dan dibalas anggukan oleh Dian, lalu Dian pun melambaikan tangannya begitu juga dengan Yusuf saat mobil Dian melaju keluar dari halaman rumahnya


saat tiba di kantor Dian langsung menuju keruangan kerjanya, dan langsung larut dengan semua pekerjaan nya

__ADS_1


"Lisa, tolong kamu siapkan semua berkas yang sudah kamu revisi kemaren, kamu bawa untuk meeting dengan pak Gunawan sore nanti sepulang jam kerja, sekalian kamu hubungi pengacara perusahaan, kamu buat janji untuk ikut serta kita meeting diluar, untuk lokasinya kamu share setelah nanti kita tiba ditempat" perintah Dian melalui telpon


"iya baik bu !" jawab Lisa dari seberang telponnya


"kamu jadi pakai jasa pak Gunawan untuk menyelesaikan masalah kantor cabang ?" tanya Dewi yang sedari tadi ada di dalam ruangan Dian


"iya Wi, rencananya sepulang kerja nanti aku sama Lisa langsung ketemuan sama pak Gunawan di sebuah cafe, aku mau semua masalah ini cepat selesai" jawab Dian sambil meneguk segelas air putih yang ada di depan nya


"tapi say, aku rasa kamu juga perlu turun tangan sendiri dan langsung mengechek sistem kerja dilapangan, mau tidak mau kamu harus datang langsung ke kantor cabang" saran Dewi


"iya sih !, aku rasa juga begitu, dulu sih enak saat masih ada pak Iwan yang memimpin dikantor cabang, tapi sekarang semenjak pak Iwan resign semua sistem manajemen jadi kacau"


"aku rasa sistem kerja manager yang baru pengganti pak Iwan ini yang perlu dicurigai, kayaknya kamu perlu lebih jeli deh menghadapi masalah ini!" ucap Dewi


akhirnya jam pulang kantor pun tiba, nampak Dian dan Lisa yang ada diruang kerja Dian, sibuk menyiapkan semua berkas yang akan dibawa untuk meeting dengan pak Gunawan di luar kantor


"iya pak !, untuk lokasinya nanti biar Lisa yang share saat sudah tiba di lokasi, jadi bapak tunggu informasi selanjutnya dari Lisa" ucap Dian dengan pengacara perusahaan


"berangkat sekarang bu ?" tanya Lisa sambil menenteng tas yang berisi berkas berkas untuk meeting


"iya !" jawab Dian sambil memasukkan ponsel kedalam tas nya dan segera berjalan keluar ruangan diikuti oleh Lisa dibelakang nya


"aku pulang dulu ya say !" ucap Dewi pada Dian saat keduanya sama sama berada di area parkir mobil


"iya, kamu hati hati ya bawa mobilnya, jangan ngebut !" balas Dian dan dibalas senyuman serta lambaian tangan dari Dewi


setelah itu Dian langsung meluncur menuju lokasi dimana ia akan mengadakan pertemuan dengan pak Gunawan


################

__ADS_1


*maaf ya utk pembaca setia "kembalinya hati yg telah mati" 🙏, author baru bisa up dikarenakan ada beberapa masalah yang harus diselesaikan jd up nya tertunda begitu lama, tp mulai saat ini author akan usahakan untuk ebih sering up utk bab" selanjutnya


terima kasih utk pengertiannya 🙏🙏*


__ADS_2