
Setelah makan malam bersama keluarganya Dian memutuskan untuk masuk kekamarnya, didalam kamar ia langsung menuju ruangan kerjanya.
didalam ruang kerjanya ia langsung menyalakan laptop yang berada diatas meja kerjanya, tak butuh waktu lama ia langsung larut dalam pekerjaannya.
"selamat malam.....selamat beristirahat!!!", tulisan tersebut muncul dilayar hp Dian, ternyata Yusuf mengirimkan sebuah pesan ke Dian.
Dian hanya membukanya saja, tapi tidak menjawabnya
"ternyata ia perhatian juga", gumam Dian dalam hatinya.
ternyata pesan dari Yusuf telah membuyarkan konsentrasinya, hanya Yusuf yang ada di dalam pikirannya.
__ADS_1
lama ia memandangi lap top yang ada didepannya tapi pikirannya melayang entah kemana, ia sudah tidak bisa konsentrasi lagi untuk menjawab semua email yang masuk dari kliennya.
setelah ia merasa sudah tidak bisa melanjutkan pekerjaanya, ia memutuskan untuk beristirahat saja, lalu iapun melangkah menuju kamarnya dan merebahkan tubuhnya di atas ranjang.
ia berusaha memejamkan matanya, tapi justru wajah Yusuf yang selalu muncul dalam bayangannya.
ia teringat semua kata - kata Yusuf siang itu, dan setiap kali ia mengingat kejadian siang itu, ia merasakan ada getaran aneh didadanya.
"aarrrgggghhhhh.....Dian, sadar Dian kamu gak boleh larut dalam cinta, kamu gak mau kan terluka lagi gara - gara cinta ?", Dian segera menyadarkan dirinya dari semua yang ada dalam benaknya, ia berusaha mengalihkan pikirannya, tapi lagi - lagi bayangan itu selalu muncul.
ternyata hal yang sama juga dirasakan Yusuf, ia pun selalu terbayang wajah dan tatapan Dian.
__ADS_1
ia merasakan ada getaran aneh yang muncul didadanya setiap kali ia memandang wajah Dian.
"apakah aku benar - benar sudah jatuh cinta padanya ?, kenapa aku merasakan getaran aneh didadaku, setiap aku dekat dengannya ?, pertanyaan itu muncul dalam pikiran Yusuf dan ia berusaha untuk mencari jawabannya.
"kalo memang ia adalah jodohku, aku akan berusaha mencintainya sepenuh hatiku, aku gak akan pernah menyakitinya", Yusuf berjanji dalam hatinya.
tapi tiba - tiba ia teringat kata - kata Dian, yang seolah - olah benci dengan yang namanya cinta.
ia merasa ada yang aneh dengan Dian.
ia berniat untuk mencari tau, apa penyebab sampai - sampai Dian begitu benci dengan yang namanya cinta.
__ADS_1
malam pun semakin larut, dan keduanya pun semakin larut dalam pikiran dan bayangan mereka masing - masing.