Kembalinya hati yang telah mati

Kembalinya hati yang telah mati
Kado ulang tahun


__ADS_3

Sebulan sudah pernikahan Dian dan Yusuf, semuanya berjalan baik - baik saja, keduanya melakukan aktifitas seperti biasa.


Hari itu bertepatan dengan hari ulang tahun Dian, dan Yusufpun berinisiatif untuk mengajak Dian kesuatu tempat dijam pulang kantor.


sebenarnya Dian enggan untuk menuruti kemauan Yusuf, tapi ia tidak bisa menolaknya karna bagaimanapun juga Yusuf adalah suaminya.


akhirnya mereka berdua sampai di sebuah rumah yang dibilang sederhana dibandingkan dengan rumah Dian yang nampak begitu mewah.


rumah tersebut berlantai dua.


meskipun begitu, namun rumah tersebut memiliki halaman depan yang cukup luas, dengan hiasan taman dipenuhi berbagai macam tanaman hias yang membuat rumah tersebut nampak indah dan asri.

__ADS_1


setelah mobil mereka memasuki halaman rumah tersebut, lalu mereka berdua keluar dari dalam mobil. Dian pun merasa bingung kenapa Yusuf mengajaknya kesebuah rumah yang ia tidak tahu rumah siapa itu.


"ayo masuk", ucap Yusuf sambil membuka gagang pintu rumah tersebut.


setelah memasuki rumah yang interiornya bernuansa minimalis namun begitu elegan, Dian merasa kagum.


"kamu suka ?", tanya Yusuf. "emang ini rumah siapa ?", tanya Dian penasaran.


"rumah kita....setelah ini kita pindah ke sini, kalo kamu gak suka dengan isinya, kamu bisa merubahnya sesuai keinginanmu", jawab Yusuf.


"apa maksudmu ?", tanya Dian yang makin penasaran.

__ADS_1


"iya.....kita akan pindah dan akan tinggal di rumah ini, karna rumah ini memang sudah aku siapkan jauh - jauh hari untuk keluaga kecilku", jelas Yusuf.


"aku sengaja membeli dan menata sendiri semuanya, aku berniat memberikan rumah ini sebagai kado ulang tahun perempuan yang menjadi istriku., dan sekarang kamulah yg menjadi istriku, jadi terimalah rumah ini sebagai kado ulang tahunmu", jelas Yusuf lagi.


"darimana kamu tau kalo sekarang hari ulang tahunku,?", tanya Dian.


"dari buku nikah kita", jawab Yusuf.


"baiklah aku mau, pindah dan tinggal dirumah ini, tapi kita tetap pada perjanjian yang kita sepakati", kata Dian.


"terima kasih sayang..., aku gak akan lupa perjanjian kita, aku juga akan tidur dikamar terpisah dari kamu agar kamu bisa lebih tenang", kata Yusuf.

__ADS_1


"gak perlu, kamu gak perlu tidur dikamar lain, kamu tetap satu kamar denganku, karna aku gak mau kalo mama & papa sampai tau kalo kita pisah kamar, karna aku akan bawa bibi kemari biar ada yang bersih - bersih di rumah ini", ucap Dian sambil melihat lihat semua ruangan dirumah itu.


mereka berdua pun sepakat minggu depan pindah ke rumah itu.


__ADS_2