KEPONAKAN GRAND DUKE!!

KEPONAKAN GRAND DUKE!!
Kacau Sudah


__ADS_3

"Hei, kalian para laki-laki! apakah kalian tidak merasa malu telah merusak suasana menyenangkan minum teh para lady ini?"


"Saya akan meminta pengawal saya keluar, jika putri beranggapan keberadaannya menyulitkan!"


"Keberadaannya memang menyulitkan, tapi keberadaan orang ini lebih menyebalkan..." geramku pada grand Duke


"..." grand Duke tidak merespon ia hanya fokus beradu tatapan dengan pengawal Ayla


"Hentikan persaingan kalian, kami berdua hanya ingin minum teh dengan tenang..."


"Bukankah kami hanya diam!" Kata mereka bersamaan


Aku dan lady Ayla akhirnya hanya bisa pasrah dengan keadaan ini, keadaan dimana pesta minum teh seperti suasana adu tatapan dua ksatria. Lady Ayla sebenarnya tidak seumuran denganku, ia lebih tua dariku 4 tahun, usia yang matang untuk menikah menurut aturan di dunia ini.

__ADS_1


"Bagaimana caranya membuat mereka akur..." kataku dan Ayla bersamaan


"Wah, kita sepemikiran..." kata kami kembali bersamaan


"Hahaha...." kami berdua benar-benar sepemikiran bahkan tertawa pun berbarengan


Lama-kelamaan suasana yang awalnya terasa canggung dan aneh mulai mencair bagi kami berdua. Lady Ayla memang terlihat waspada dengan tindakanku yang selalu tidak terduga saat mengusili Duke Argen yang kebetulan membuatku kesal sejak awal. Sebenarnya grand Duke ini tidak terlalu tua bagiku yang pernah hidup di dunia lain.


Tahun ini usia grand Duke baru menginjak usia 32 tahun, masih terlalu muda bagiku. Tapi beda lagi bagi orang-orang yang hidup di dunia ini. Biasanya menurut tradisi, usia 19 tahunan sudah memiliki keluarga di dunia ini, hanya beberapa orang yang tidak mengikuti tradisi itu, bahkan masih bisa dihitung dengan jari.


"Baguslah jika mereka menyadari kesalahan mereka..."


"Memangnya mereka salah apa?"

__ADS_1


"Sebenarnya saat lady baru sampai di kediaman ini, beberapa pelayan mengatakan sesuatu yang tidak sopan tentang lady... sebagai majikan mereka dan teman lady saya tidak bisa tinggal diam... Sikap dan perkataan mereka terlalu lancang bagi saya dan mungkin bagi lady juga... sehingga saya meminta mereka untuk introspeksi diri!"


"..." Ayla terlihat kaget dengan penjelasan ku barusan


"Sebenarnya wajar saja mereka berkata yang tidak sopan tentang..."


"Paman! jangan ikut campur urusan wanita!" kesalku memukul pundaknya "Disini paman juga punya lawan bicara... Jadi jangan menguping pembicaraan kami, jika tidak aku tidak akan memaafkan paman yang telah menghina sahabat saya." geramku kesal


"Baiklah-baiklah, saya meminta maaf karena telah bertindak tidak sopan..."


"Saya tidak menyukai paman! Lady mari kita pergi dari sini!"


Aku mengajak Ayla pergi dari tempat pesta yang memang sudah kacau di detik pertama. Kekesalan ku pada grand Duke semakin bertambah, bagaimana bisa mulutnya menjadi selemes itu mengatai lady Ayla. Aku tidak terima dan aku pasti akan membalasnya suatu hari nanti.

__ADS_1


Mungkin jalan-jalan ke taman bunga akan terasa lebih nyaman untuk melepas kekesalan yang kurasakan sekarang. Lady Ayla yang terkenal kejam dan sombong di seluruh kekaisaran ini, ternyata juga bisa bercanda mengikuti gaya bicaraku yang ceplas-ceplos tanpa filter.


Ternyata pilihanku tidak salah mengajak Ayla menjadi temanku, walaupun memang salah aku tidak akan menyesal. Karena aku sadar telah mengacaukan cerita yang sebenarnya, kuharap tidak ada yang akan mati selama 2 tahun kedepan. Yang dimana artinya aku ingin menghindari takdir kematian ku beberapa bulan kedepan saat usiaku baru menginjak 15 tahun.


__ADS_2