KEPONAKAN GRAND DUKE!!

KEPONAKAN GRAND DUKE!!
Aku Ingin Tapi Sadar Diri


__ADS_3

Mungkin hanya aku sepertinya yang melakukan perjalanan waktu tapi tidak tahu harus melakukan apapun. Apa yang harus kulakukan di dunia ini? hidupku sudah nyaman dengan uang yang berlimpah, sekarang aku hanya menunggu kematian saja lagi. Mencari pasangan? apakah aku harus melakukannya? benar juga sih aku harus mencari pasangan biar punya kesibukan.


Hal pertama yang harus kulakukan adalah mencari laki-laki tampan yang mudah diatur. Sekarang aku harus bersiap-siap mencari laki-laki yang kuinginkan.


"Qirca, tolong bantu aku bersiap-siap..."


"Apakah nona akan keluar hari ini?"


"Begitulah..."


"Hemm... kenapa nona terlihat tidak bersemangat lagi, katanya ingin keluar?"


"Aku baru menyadari jika usiaku masih belasan tahun... bagaimana mungkin hal yang ingin kulakukan barusan terdengar masuk akal..." aku benar-benar kacau


"Memangnya nona ingin melakukan apa?"


"Aku ingin mencari seorang kekasih yang tampan dan penurut!"


"...Apa!" kagetnya telat

__ADS_1


"Diamlah, aku tidak bersemangat lagi tentang hal barusan, tinggalkan aku sendirian... kalian semua keluarlah!"


Wajah mereka semua yang tidak bisa menyembunyikan kekagetan itu membuatku sangat kesal. Bahkan aku saja masih kaget jika ternyata usiaku di dunia ini masih belasan tahun, perasaanku selalu saja mengingat usiaku yang cukup tua di kehidupan sebelumnya.


"Bagaimana ini... sekarang aku benar-benar bingung!" gusarku bingung harus melakukan apa


"Kenapa juga sih, anak ini masih sangat kecil saat kurasuki..."


"Aku kan jadi bingung harus melakukan apa yang sesuai dengan usia anak seperti ini... masih belasan tahun! sepertinya aku benar-benar akan gila!"


Tidak apa-apa, sekarang aku hanya menunggu sampai bulan depan saja lagi sampai aku di nyatakan sebagai orang dewasa. Ya betul, walaupun masih berusia 15 tahun, tapi dunia ini sudah mengganggapnyya sebagai wanita dewasa. Setelah itu aku hanya perlu menunggu 3 tahun saja lagi untuk benar-benar menjadi dewasa.


"Brakkk..." tiba-tiba pintu kamarku di dobrak oleh grand Duke


"Paman..." segera kusapu air mata yang turun saat meratapi nasib malang ini


"Putri! apa yang terjadi?"


"Tidak..."

__ADS_1


"Katakan saja... saya pasti akan membawakan laki-laki yang di inginkan putri secepatnya..."


"Paman! aku hanya bosan... tidak ada hal yang serius!"


"Benarkah begitu?"


"Tentu saja, saya hanya bosan tidak melakukan apa-apa di kediaman ini? apakah tidak ada sesuatu yang bisa saya lakukan?"


"Kalau begitu saya akan mencarikan laki-laki yang diinginkan..."


"Daripada mencarikan saya seorang laki-laki... lebih baik paman mencarikan saya seorang guru untuk mengajarkan tata Krama! Soalnya 3 hari lagi saya akan menghadiri undangan pesta minum teh pertama saya!"


"Benarkah begitu?"


"Tentu saja! saya merasa bosan juga karena tidak punya kesibukan, bukan!"


"Baiklah saya akan memanggilkan seorang guru untuk putri!"


"Lebih baik seperti itu!"

__ADS_1


Cepat sekali beritanya tersebar hingga sampai ke telinga grand Duke seperti ini. Mencarikan laki-laki seperti yang kuinginkan katanya, wah grand Duke memang benar-benar gila. Apakah grand Duke berpikir cinta dapat di paksakan begitu saja agar bersatu. Aku tidak habis pikir, sana kembalilah pada pekerjaan anda yang menumpuk di ruangan anda.


__ADS_2