
DONI Masih berdiri menatap tajam ke arah mbak Yuni dan suami nya. perkataan dari Doni tadi membuat mbak Yuni menjadi salah tingkah dan berkata.
"jangan memfitnahku bos!! kalau bos Doni masih suka terhadap ku bilang saja!! jangan mengadu domba diriku dengan suami ku!!" Doni yang mendengar alasan itu menatap aneh kepada mbak Yuni dan Riko langsung berdiri setelah mengusap darah yang keluar dari lubang hidung nya itu. lalu Riko bertanya kepada Doni tentang ucapan dari istri nya itu.
"hei kau!! harus nya kau sadar bahwa Yuni adalah istri ku!! untuk apa kau menyukai istri ku ini sedangkan diri mu sudah memiliki pasangan hah?!!" tanya Riko dengan kasar nya dan membuat mbak Yuni sedikit tersenyum sinis menatap Doni.
Pak satpam tadi masih diam menunggu balasan dari Doni atas perkataan Riko tadi kepada nya. Doni sejak tadi menatap mbak Yuni dengan tajam nya dan kemudian ia berkata.
"harus nya kau katakan ucapan tadi untuk dirimu mu sendiri Yuni!! harus nya kau ngaca!!" bentak Doni dan Riko langsung membela istri nya itu.
"harus nya kau yang ngaca bajingan!! datang-datang tak ada sopan santun nya ke rumah kami!!" Doni yang masih kesal itu menuding Riko dengan bentakan.
"tutup mulut mu kecoa busuk!! kau sama goblok nya dengan kerbau yang di cocoki hidung nya memakai tali!!"
"bangsat kau!!!" gertak Riko yang awal nya ingin maju menyerang Doni, menjadi tak jadi karena di tahan oleh istri nya.
Pak satpam yang sejak tadi diam mendengarkan Perang Mulut diantara ketiga orang itu, hanya berdiri di tengah-tengah jarak untuk menghalau jika sewaktu-waktu kedua nya berkelahi lagi. Doni kini menuding mbak Yuni dengan jari telunjuk nya dan berkata kasar kepada nya.
"apa tujuan mu yang sebenar nya itu hah?!! apa niat mu dulu yang ingin mendekati ku itu, hanyalah ambisi mu untuk mengeruk semua harta kekayaan milik ku itu hah?! jawab setan!!" gertakan Doni tadi membuat mbak Yuni langsung berkata beralasan dan menyalahkan Doni.
__ADS_1
"bos Doni ini bicara apa hah?!! jangan berkata hal yang tak ada bukti nya pak!!"
"kau bilang tak ada bukti nya??? aku punya banyak bukti dari mu ketika kita masih berpacaran dua tahun yang lalu dan aku sudah lama tahu dari dulu, ternyata kau sudah lebih dulu berpacaran dengan Riko dan nekat ingin menjadikan ku sebagai lelaki simpanan mu! iyakan perempuan jalank?!!"
"apa?!!" sentak Riko dengan kaget dan membuat mbak Yuni semakin bingung harus menjawab apa. Riko lalu menatap mbak Yuni dan bertanya kepada nya.
"apakah benar apa yang dikatakan bos mu itu hah?! jawab pertanyaan ku!!"
"bo... bohong sayang! jangan percaya dengan ucapan bos Doni itu! ia hanya membual saja di depan mu! padahal sudah jelas alasan nya bahwa ia ingin merebut ku dari pelukan mu mas!" jawab mbak Yuni beralasan agar suami nya percaya akan ucapan nya itu.
Doni yang menatap sinis terhadap mbak Yuni yang terlihat ketar-ketir karena rahasia nya mulai terbongkar itu, kini berkata kepada Riko.
"cukup sudah kau membual di depan ku dan suami ku setan!!" gertak mbak Yuni dan membuat Riko geram juga menyuruh pak satpam tadi untuk mengusir Doni. pak Satpam tadi hendak menarik Doni agar mengikuti nya keluar halaman rumah itu. tetapi Doni menolak nya dan segera merogoh kantung kiri dan kanan nya. ternyata ia sudah mengambil dua ponsel di balik kantung celana nya itu dan membuat Riko, pak satpam tadi serta mbak Yuni, terdiam menatap Doni yang berkata.
"aku memiliki bukti yang kuat di dalam galeri ponsel ku dan didalam galeri ponsel pacar ku ini!! kau sebagai lelaki harus tegas terhadap istri mu itu Riko!! jika kau percaya kepada istri mu itu, coba kau lihat bukti yang sudah tersimpan di dalam kedua ponsel ini!" lalu Doni berjalan mendekati Riko dan mbak Yuni segera menarik lengan Riko untuk masuk ke dalam rumah nya secara paksa.
Riko yang penasaran akan ucapan Doni tadi, segera melepaskan genggaman tangan istri nya di siku tangan nya. Riko kini berjalan mendekati Doni dan menghiraukan seruan mbak Yuni untuk tak boleh mempercayai Doni. pak satpam tadi ikut juga mendekati kedua nya karena ia hanya takut nanti Doni dan Riko berkelahi lagi seperti sebelum nya. setelah dekat, Doni langsung memperlihatkan isi gambar screenshoot dari ponsel Doni yang meliputi, screenshoot ketika mbak Yuni salah kirim yang harus nya dikirim kepada Riko, malah dikirim kepada Doni. lalu video mbak Yuni yang berjoget ria di dalam ruangan diskotik yang memperlihatkan wajah riko di akhir video nya. tak hanya itu, Doni memperlihatkan juga bukti screnshoot lain nya yang berupa isi pesan whatsapp percakapan dari nya dan mbak Yuni ketika mereka masih berpacaran.
Wajah Riko mendadak semburat merah dan berkata menahan murka.
__ADS_1
"brengsek kau Yuni!! ternyata aku telah dibohongi selama ini oleh mu!! grhhhmm!!" geram Riko sembari menatap mbak Yuni yang diam mematung dan berkata bahwa semua yang Doni perlihatkan itu semua nya palsu. lalu Doni berkata lagi kepada Riko untuk melihat isi galeri yang ada di ponsel Dona. ketika Riko melihat poto berhubungan badan dengan memakai wajah Doni dan wajah mbak Yuni, Riko segera memalingkan wajah nya lagi ke arah mbak Yuni seraya memaki nya lagi dengan kasar.
"bangsat!! mengapa kau edit poto ketika kita yang sedang berhubungan badan itu hah!! kemari kau setan betina!!" gertak Riko dengan kasar nya dan membuat mbak Yuni menangis menjerit dan berlari masuk ke dalam rumah nya.
Riko langsung berlari mengejar istri nya itu masuk ke dalam rumah nya. lalu Doni menatap ke arah pak satpam tadi seraya berkata kepada nya dengan nada yang sopan dan sudah mulai membuang amarah nya.
"maaf sebelum nya jika aku tak sopan kepada bapak dan nekat memukul bapak. seperti yang sudah bapak lihat tadi, semua ini atas kesalahan majikan bapak itu." pak satpam itu hanya mengangguk memahami ucapan Doni tadi dan kemudian Doni berkata kepada pak satpam itu untuk menyusul majikan nya itu ke dalam.
"lebih baik bapak masuk dan lihat apa yang kedua nya lakukan di dalam. takut nya mereka saling bunuh dan bapak yang ikut bersalah juga nanti nya." setelah berkata begitu, pak satpam tadi segera menuruti saran Doni dan berlari menuju ke dalam rumah besar itu.
Doni sudah menghembuskan napas sesak di dada nya dan ia segera berjalan dengan gontai keluar dari halaman rumah besar itu menuju mobil nya seraya berkata.
"masalah ini sudah selesai sekarang! tinggal memecat si Yuni dan si Lesti itu saja nanti melalui pak Yaris. aughh... sakit sekali rahang ku ini!? aku harus segera pulang menemui Dona dan bibi untuk menceritakan kejadian ini." ujar Doni berkata sendiri dan kini ia sudah masuk ke dalam mobil nya sembari meringis menggerakan rahang nya yang baru terasa sakit nya akibat perkelahian dengan Riko tadi.
Doni masih bisa menahan rasa sakit yang hampir terasa di seluruh sekujur tubuh nya itu. ia kini pulang kembali mengendarai mobil nya menuju rumah ibu Asih untuk menemui Dona dan ibu nya untuk menceritakan tentang permasalahan yang sedang terjadi itu, kini sudah tuntas dengan wajah Doni yang babak belur dan badan nya memar-memar. tetapi permasalahan tersebut tidak berlaku bagi mbak Yuni dan suami nya. walaupun masalah mbak Yuni dan suami nya baru saja di mulai, Doni sudah masa bodo akan rumah tangga nya mbak Yuni dan Riko yang entah itu pasti bakal hancur atau masih bisa bertahan sampai anak pertama mereka lahir nanti.
...*...
...* *...
__ADS_1