KISAH PRIA MISKIN YANG TAJIR

KISAH PRIA MISKIN YANG TAJIR
PULANG KEMBALI KE JAKARTA


__ADS_3

PERJALANAN DONI DAN DONA Menuju restorant pratama cabang lima telah sampai. kedua nya di sambut dengan baik oleh para karyawan restorant nya dan juga oleh seorang menejer pemimpin restorant tersebut yang bernama pak Anwar. kedua nya kini sudah berada di lantai dua yang masih sepi dari kedatangan klien Doni. kedua nya duduk di kursi yang sudah di sediakan sembari berbincang sejenak dengan pak Anwar, menejer restorant tersebut.


"selamat datang kembali bos Doni. apakabar nya bos Doni sekarang ini?" tanya pak Anwar yang diperkirakan berumur empat puluh tahun.


"alhamdulilah baik pak. bagaimana keadaan di restorant, apakah ramai pengunjung nya pak???" tanya Doni kepada pak Anwar.


"lumayan pak. omzet pemasukan melebihi tahun kemarin, apalagi nanti restorant ini bakal di endorse oleh para konten kreator. pasti semakin ramai pengunjung nya nanti."


"amin... semoga saja pak." ujar Doni, lanjut nya lagi.


"oh iya pak. kenalkan ini sekertaris saya yang menjabat di kantor CV.Group Perkasa." lalu Dona mengenalkan nama nya kepada pak Anwar dan kedua nya bersalaman singkat.


Setelah bersalaman, Lalu pak Anwar bertanya kepada Doni.


"akhir nya sudah sekian lama bos Doni punya sekertaris juga. cantik lagi orang nya."

__ADS_1


"calon istri saya sudah pasti cantik pak." Dona hanya tersenyum saja melihat pak Anwar berkerut dahi akan ucapan Doni tadi dan ia bertanya.


"apakah mbak Dona ini calon istri bos Doni???"


"iya pak Anwar. mungkin tidak kurang dari setahun lagi kami akan segera mengadakan acara pernikahan."


"wah semoga cepat terlaksana ya bos Doni. saya turut senang juga mendengar nya." lalu Doni berkata berterima kasih dan kemudian Dona bertanya kepada pak Anwar.


"sudah berapa lama bapak bekerja di sini?"


Kemudian ada salah seorang karyawan perempuan membuka pintu ruangan lantai dua dan berkata bahwa para tamu yang akan meeting telah sampai di depan restorant. lalu pak Anwar menyuruh pegawai itu untuk mengajak klien itu naik ke ruangan tersebut dan karyawan tersebut menuruti nya. Dona dan Doni sudah bangun dari duduk nya beserta pak Anwar juga ketika para tamu itu masuk dan bersalaman dengan Doni, Dona dan pak Anwar.


setelah para klien yang jumlah nya empat orang itu duduk di kursi yang sudah di sediakan, Doni lalu memulai obrolan nya itu dengan ke empat klien nya.


Mereka saling mengenalkan nama terlebih dahulu dan setelah saling mengenal, Dona mulai menjelaskan visi dan misi di adakan nya meeting tersebut. Doni hanya tersenyum melihat Dona yang piawai berkata di depan umum sembari menjelaskan apa saja menu makanan yang nanti akan di endorse oleh ke empat klien konten kreator itu. ke empat klien itu mengangguk paham dan setelah itu mereka menyepakati kontrak endorse itu dengan Doni dan disaksikan oleh Dona dan pak Anwar. setelah mereka selesai membahas apa saja di ruangan lantai dua tersebut, mereka lalu disuguhkan berbagai makanan untuk makan siang mereka. karena waktu sudah siang, mereka kini makan bersama dan sesekali mengobrol akan pekerjaan yang harus dilakukan oleh keempat klien itu dengan cara membuat video dan mempromisikan nya di media sosial.

__ADS_1


Setelah mereka selesai makan, mereka menyudahi acara meeting tersebut dan kini ke empat klien itu sudah pamit pulang. sedangkan Dona dan Doni berada di depan restorant pratama cabang lima dan mereka berdua sedang menunggu taksi online tiba. pak Anwar mulai bertugas lagi mengawasi para karyawan yang sedang bekerja. kemudian mobil taksi online yang disewa Doni itu tiba dan kedua nya naik ke dalam mobil tersebut. tujuan mereka adalah pulang ke hotel dan setelah itu akan beristirahat tidur sejenak. nanti sore nya mereka akan Pulang Kembali Ke Jakarta menaiki pesawat. kini Dona dan Doni sudah berada di dalam kamar hotel nya.


Mereka mulai berbincang-bincang sembari duduk di sofa sambil melepas lelah.


"nanti sore kira-kira jam berapa kita pulang sayang?" tanya Dona kepada Doni yang sedang memainkan ponsel nya.


"nanti jam empat sore sayang. ini baru jam satu siang, jam dua kita beres-beres barang kita dan jam tiga berangkat ke bandara."


"oh begitu. yasudah kalau begitu aku mau istirahat sebentar." ujar Dona dan kini ia melepas pakaian kantor nya itu dan hanya memakai celana pendek sebatas paha dan tangtop hitam saja.


Doni melihat Dona terbaring di kasur empuk itu dan Doni hanya menghiraukan nya. ia sedang asyik memainkan ponsel nya sejak tadi karena ia sedang melihat poto sertifikat yang dikirimkan oleh pak Yaris kepada nya. Wawan ternyata telah memberikan nya kepada pak Yaris pada pagi tadi dan pak Yaris yang memegang sertifikat tersebut sampai Doni pulang dari bali. kini Doni pun sudah merasa mengantuk dan ia segera tertidur di sofa lebar yang ia duduki itu. entah sudah berapa lama mereka tertidur, Dona mulai terbangun dari tidur nya karena jam alarm di ponsel nya berdering. ia sebelum tidur tadi telah memasang alarm untuk berjaga-jaga saja agar tidak keterusan tidur nya.


Ia sudah bangun dan menatap Doni yang sedang tertidur pulas. lalu Dona beranjak mendekati nya dan membangunkan Doni. setelah Doni bangun, Dona segera pergi ke dalam kamar mandi untuk mandi dan Doni masih terduduk di sofa itu. ia masih sedikit mrngantuk dan ketika ia melihat ponsel nya, waktu sudah jam setengah tiga sore dan Doni sedikit kaget. ia langsung bangun dan segera mengemas barang-barang bawaan nya untuk dibawa pulang kembali. tak lupa oleh-oleh yang ia beli bersama Dona pun ia kemas dengan rapi.


Setelah agak lama Doni menunggu Dona keluar dari dalam kamar mandi, akhir nya Dona keluar juga dan kini Doni yang bergantian masuk ke dalam kamar mandi untuk mandi sore. lama nya Dona merias diri nya di cermin, Doni keluar dari dalam kamar mandi dan ia segera memakai pakaian. setelah Dona dan Doni siap, kedua nya keluar dari dalam kamar hotel itu sembari membawa barang bawaan mereka. setelah Doni membayar biaya penginapan hotel itu dikasir, ia dan Dona segera keluar menuju mobil taksi yang sudah Doni pesan.

__ADS_1


Setelah kedua nya masuk ke dalam mobil tersebut, arah tujuan mereka adalah bandara. setelah agak lama juga mereka berada di dalam mobil itu, kini mobil taksi itu sudah sampai di bandara. Doni sudah memesan tiket sebelum nya dan kedua nya tak perlu mengantri untuk membeli tiket lagi. setelah agak lama kedua nya menunggu peberangkatan pesawat tiba, kini suara operator terdengar bahwa pesawat akan segera berangkat. waktu sudah jam empat sore dan Dona serta Doni sudah berada di dalam pesawat yang sudah mengudara menuju bandara yang ada dijakarta. mungkin butuh waktu sekitar dua jam untuk sampai dan Dona serta Doni hanya duduk terdiam tak berkata apa-apa lagi sampai tujuan mereka tiba.


__ADS_2