KISAH PRIA MISKIN YANG TAJIR

KISAH PRIA MISKIN YANG TAJIR
WEJANGAN YANG SANGAT BERHARGA DAN BERMANFAAT


__ADS_3

PAK Yaris kini sudah bisa meredakan tangis kesedihan nya dan Doni mencoba bertanya kepada pak Yaris tentang cerita yang ia ungkapkan sebelum nya.


"apakah sipat tabiat ibu kandung saya itu sudah nampak bejat ketika masih menjadi karyawan biasa di kantor ini pak..???" tanya Doni kepada pak Yaris.


Pak Yaris lalu menatap wajah Doni lekat-lekat dan menjawab pertanyaan dari Doni barusan.


"sipat ibu mu hampir sama dengan sipat mantan istri bapak. awal mereka bekerja di tempat ini, kedua nya cenderung pemalu dan terlihat sangat sederhana sekali. dari daftar riwayat hidup yang tertulis di dalam lamaran mereka, kedua nya sama-sama anak yang terlahir yatim dan piatu dan dibesarkan oleh panti asuhan. mereka berdua dibesarkan di yayasan khusus anak yatim piatu dan disekolahkan dari bantuan pemerintah oleh pemilik yayasan tersebut sampai lulus sarjana tingkat satu." ujar pak Yaris menjawab pertanyaan Doni.


Doni masih diam mematung mendengar cerita tersebut. ia kali ini mulai mengetahui bahwa ibu nya dahulu adalah seorang anak yatim piatu yang mungkin saja kedua orang tua nya mereka sudah meninggal dunia. ada rasa sedih juga jika Doni membayangkan ibu nya kala masih kecil hidup tanpa orang tua dan semua itu sudah di rasakan oleh Doni sejak masih bayi sampai sebesar sekarang.


Doni merenungi dengan tabiat jelek ibu nya itu dan menurut nya sipat ibu nya itu tak sesuai dengan jati diri pada masa lalu nya. rasa penuh tanda tanya di dalam hati nya itu mulai ia pertanyakan kepada pak Yaris tanpa malu-malu lagi.


"jika ibu saya dan mantan istri bapak awal nya seorang yang pendiam dan sederhana, mengapa sipat nya menjadi berubah setelah menikah dan berhenti bekerja..???" tanya Doni kepada pak Yaris.


Pak Yaris tidak langsung menjawab pertanyaan Doni tersebut karena ada suara ketukan dari arah pintu luar ruangan kantor pak Yaris. lalu pak Yaris menyuruh orang itu masuk dan terbukalah pintu kantor tersebut. ternyata orang yang baru masuk tersebut adalah pak Yono. Doni dan pak Yaris terheran-heran dengan pak Yono yang tiba-tiba mengetuk pintu dan kemudian pak Yono berkata tanya kepada Doni dan pak Yaris. diri nya masih berdiri di depan pintu yang sudah ia tutup sebelum nya.

__ADS_1


"maaf pak Yaris dan den Doni. saya mau bertanya tentang pak Taufik, orang yang baru melamar pekerjaan tadi. apakah orang itu sudah diterima bekerja disini pak..???" tanya pak Yono mengungkapkan apa yang akan ia laporkan itu kepada atasan nya.


Pak Yaris menjawab dan membenarkan pertanyaan pak Yono tersebut. Doni pun menimpali ucapan pak Yaris tersebut dan membuat pak Yono manggut-manggut seakan rasa penasaran nya telah terjawab. lalu pak Yono berkata tanya lagi kepada kedua nya.


"apa pak Yaris dan den Doni tak salah jadwal akan memperkerjakan karyawan baru itu di mulai bekerja nya kapan..??? bukankah besok hari sabtu dan bukankah harus nya kantor ini libur kerja..???"


ucapan pak Yono tersebut membuat Doni dan pak Yaris saling tatap. kedua nya tertawa geli mendengar ucapan dari pak Yono barusan itu. kedua nya tertawa geli dan membuat pak Yono semakin bingung dengan dua orang atasan nya itu.


Rasa tak enak hati yang dirasakan pak Yono terhadap kedua nya, kini ia ucapkan dalam pertanyaan.


kedua orang tersebut sudah menyudahi tawa geli mereka masing-masing. lalu pak Yaris menjawab pertanyaan pak Yono tersebut.


"terima kasih pak Yono sudah menyadarkan kami berdua akan lupa nya kami ini. kami berdua tak ingat akan hari esok itu adalah hari sabtu dan kantor ini harus nya libur." ujar pak Yaris menyadari akan rasa lupa nya itu dan ia tertawa geli akan ingatan nya yang mulai pikun akibat ketuaan nya.


Doni pun mengakui rasa tak ingat nya hari itu. padahal ia dan pak Yaris sudah berbincang-bincang dikantin sebelum nya bahwa besok adalah hari libur dan rencana mereka berdua akan pergi berziarah ke makam mendiang ayah nya Doni. anak itu hanya tersenyum kepada pak Yono seraya berkata.

__ADS_1


"apakah pak Taufik tadi mengobrol dengan pak Yono membicarakan hal itu.??"


"iya den. maka nya saya bingung dengan ucapan pak Taufik tadi. saya baru sadar dan ingat setelah melihat jam ponsel saya dan melihat hari dan tanggal didekat jam layar ponsel saya. saya pun langsung menyadari bahwa hari ini adalah hari jum'at dan besok sabtu hari libur nya kantor ini. daripada saya bingung dengan ucapan karyawan baru tadi, maka nya saya langsung beranikan diri mendatangi pak Yaris dan den Doni selaku atasan di kantor ini." ujar pak Yono menjelaskan nya.


Pak Yaris dan Doni kemudian berkata berterima kasih kepada pak Yono akan rasa tanggung jawab nya itu sebagai petugas keamanan kantor yang telah memberitahukan hal tersebut. kemudian pak Yono kembali undur diri melanjutkan pekerjaan nya sebagai petugas keamanan di depan pintu kantor, setelah pak Yaris membicarakan akan menghubungi pak Taufik melalui telepon kantor tersebut. kemudian pak Yaris menelepon pak Taufik dan setelah melihat nomor ponsel nya pak Taufik yang tertera di belakang map lamaran kerja nya pak Taufik.


Doni masih diam menunggu pak Yaris yang sedang menghubungi pak Taufik, untuk membicarakan pengunduran mulai bekerja nya pak Taufik di mulai hari senin. karena sabtu dan minggu adalah jadwal hari libur umum di hampir semua karyawan kantor dimanapun tempat nya itu berada.


Setelah pak Yaris berbincang di telepon dengan pak Taufik atas permasalahan yang terjadi itu, kini pak Yaris menatap Doni seraya berkata agar Doni mengulang pertanyaan sebelum terganggu oleh kehadiran pak Yono tadi. lalu Doni mengulang pertanyaan sebelum nya kepada pak Yaris.


"jika ibu saya dan mantan istri bapak awal nya seorang yang pendiam dan sederhana, mengapa sipat nya menjadi berubah setelah menikah dan berhenti bekerja. apa bapak tahu alasan nya..???"


mendengar ucapan dari pertanyaan Doni, pak Yaris kemudian menjawab pertanyaan tersebut dengan alasan yang masuk akal dan menerka-nerka.


"nak Doni, sipat pribadi seseorang dan watak seseorang itu terkadang sering berubah-ubah sewaktu-waktu. semua terjadi akibat keadaan sekitar lingkungan nya. seperti contoh, kucing anggora terlihat lucu dan bersih ketika terurus oleh pemilik nya dan kucing itu di ajarkan oleh pemilik nya tentang kebersihan dan diajarkan pula untuk mengetahui dimana tempat ia akan buang air besar dan buang air kecil. tetapi, ketika kucing anggora yang imut dan lucu itu dibuang dan ditelantarkan oleh pemilik nya. maka kucing yang lucu dan imut itu akan berubah menjadi kotor dan dekil karena hidup nya tak terurus dan tabiat binatang nya mulai terlihat cenderung jorok. jika itu adalah manusia dan misal nya itu adalah seorang karyawan apa saja baik itu lelaki ataupun perempuan, semasa bekerja menjadi seorang karyawan. orang itu contoh nya mendapat pekerjaan yang berat dari atasan nya dan selalu sabar serta iklas ketika di suruh-suruh oleh atasan nya itu. kerja lembur siang ke malam tetap dilakukan karena orang itu rela bekerja begitu karena memang butuh upah dari pekerjaan nya. jika suatu saat karyawan yang kerja nya itu sabar dan penurut atas perintah dari atasan nya, suatu saat sering terjadi karyawan tersebut akan naik jabatan. disitulah titik sipat dan watak manusia di uji oleh ada nya naik jabatan tersebut. karyawan tersebut yang awal nya sopan dan giat bekerja, setelah naik jabatan sering bermalas-malasan dan rasa sopan nya perlahan hilang karena kebanyakan orang yang seperti itu mulai di hinggapi rasa sombong dan congkak dalam hati nya akibat derajat pangkat nya lebih tinggi dari bawahan nya. sama hal nya dengan ibu mu dan mantan istri bapak, kedua nya sama seperti contoh yang bapak jelaskan di atas. ketika kedua nya mendapat jabatan tinggi sampai menikah dengan atasan perusahaan ini yaitu bapak dan mendiang ayahmu, sipat pendiam dan sederhana mereka mulai berubah menjadi watak yang manja serta lebih suka dengan yang berbau kemewahan dan sampai bisa melupakan masa lalu dari jati diri mereka masing-masing. semoga kamu paham dengan jawaban bapak ini nak doni." ujar jawaban panjang lebar pak Yaris kepada Doni.

__ADS_1


Anak itu hanya mengangguk paham kepada pak Yaris dan ia berterima kasih kepada pak Yaris atas jawaban dari pertanyaan nya. jawaban pak Yaris tersebut yang menurut Doni adalah, sebuah Wejangan Yang sangat Berharga Dan Bermanfaat untuk di resapi dan di simpan dalam hati dan pikiran nya agar suatu saat jika Doni melakukan hal yang sudah di ucapkan oleh pak Yaris tersebut, Doni bisa langsung cepat sadar akan perbuatan nya jika ia melakukan hal perbuatan yang buruk seperti itu.


__ADS_2