Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Rencana gila Lord


__ADS_3

Hari telah berganti, keesokan harinya pasukan bantuan dari Kerajaan Amanecer telah tiba. Dengan senang hati Lord Tyrian menyambut mereka karena ternyata ada dua sahabat baiknya yang datang. Salah satu dari sahabatnya itu adalah bangsawan Ellwort, keluarga bangsawan yang secara turun temurun diberikan kuasa untuk mengatur kesejahteraan bangsawan di ibukota. Eluchil Ellwort, pria tampan dengan lesung pipi di kedua pipinya, memiliki warna kulit sedikit gelap, menambah kesan manis dan macho padanya. Eluchil, adalah teman sekolah Lord Tyrian ketika mereka masih menempuh pendidikan sekolah dulu.


Ada lagi sepupu dari putra mahkota, Codnille, dia juga teman Tyrian saat masih sekolah. Ketiga pria ini disebut sebagai idola sekolah, karena tampan dan berasal dari keluarga terpandang. Codnille sendiri merupakan jendral perang dari Kerajaan Amanecer. King Kriston benar-benar berupaya untuk mengamankan jalur putra mahkota naik tahta, karena itu sepupu putra mahkota di buang keluar istana dan diberikan kedudukan di dalam pasukan milik Amanecer.


Seorang lagi yang akan menjadi Sekutu Lord Tyrian kali ini, Radolf. Pria ini adalah tangan kanan Tyrian sendiri, yang tidak hanya mengerjakan masalah pasukan untuk Tyrian, tapi juga masalah wilayah selatan yang sedikit demi sedikit memang dibebankan pada Tyrian oleh sang ayah. Radolf adalah orang yang spesial. Dia adalah keturunan manusia serigala merah yang menghamili manusia. Serigala merah sendiri sebenarnya adalah pemimpin dari suku serigala, namun karena pengkhianatan dari serigala biru, membuat semua keturunan serigala merah punah. Keberadaan Radolf pun dirahasiakan sampai hari ini. Hanya ada Tyrian dan ayah saja yang mengetahui perihal rahasia ini.


" Apa kabar Lord Tyrian..? Lama tidak melihat anda.." sapa Eluchil mengejek.


" Ya.. Ya.. Terlalu lama sampai rasanya baru kemarin ada seorang pria yang mendatangi ku dengan menangis karena ditolak oleh seorang wanita.. " balas Tyrian, membuat kedua mata Eluchil membola.


" Hahahaha... Kau benar-benar mendatangi Tyrian setelah lady bangsawan Owen menolak lamaran mu? Konyol... konyol sekali.. " Codnille mengejek habis-habisan temannya itu.


" Sialan kalian berdua.. Hei Radolf,, apa kau berada di pihak ku? " tanya Eluchil menatap Radolf yang berdiri di dekat Tyrian.


" Posisi saya saat ini sudah menjelaskan dimana saya memihak, tuan Ellwort.. " jawab Radolf dengan muka datarnya.

__ADS_1


" Sialan kalian semua.. " ruangan itu terus dihiasi tawa dan canda dari ketiga orang sahabat yang memang kembali dipertemukan di medan perang. Daripada bertemu di acara santai seperti pesta, mereka lebih sering bertemu di medan perang, karena dibandingkan yang lain, kedua orang ini lebih bisa mengimbangi kekuatan Tyrian.


Seorang ajudan datang hendak melaporkan informasi baru yang didapatkan oleh orang-orang urusan mereka yang mencari informasi di tiga kota yang sudah dikuasai oleh para manusia serigala itu. Informasi baru yang didapatkan ini membuat Tyrian menjadi geram dan dia tidak lagi bisa menunda lebih lama atau semakin banyak nyawa yang akan jatuh dalam peperangan ini.


Lord Tyrian terdiam beberapa saat, agar dia bisa berpikir jalan keluar terbaik dari situasi saat ini. Menurut laporan, bulan purnama akan terjadi esok malam. Itu artinya manusia serigala yang sudah berevolusi itu akan mencapai kekuatan tertinggi milik mereka. Meski Tyrian memiliki kekuatan lebih kuat, tetap saja akan sangat merugikan jika menghadapi musuh dalam kondisi terkuatnya.


" Malam ini kita akan berangkat menyerang. Waktu kita hanya sampai sebelum matahari terbenam esok, jika kita terlambat, maka semuanya akan berakhir besok.. " ujar Tyrian menginformasikan rencananya.


" Kau gila? Jika kita berangkat malam ini, untuk sampai ke sana pun juga sulit. Paling tidak butuh satu hari satu malam, dan itu semakin memperpendek waktu kita untung menyerang.. Jangan bercanda kau.. " tegur Codnille yang merasa ide dari Tyrian terlalu beresiko.


" Resikonya terlalu tinggi, oke.. Kau yang paling hebat dan pasti bisa menghadapi situasi ini dengan mudah, lalu bagaimana dengan yang lainnya? Kami semua tidak sehebat diri mu.. Kau mengerti tidak? " Codnille kembali beragumen dan itu jelas menentang keputusan yang tidak akan bisa dirubah dari Tyrian.


" Kau lupa siapa aku? Dan kau lupa kedudukan ku di tempat ini, saat ini? Kita boleh teman tapi di medan perang, aku tetap pemimpin mu.. Ikuti perintah ki, atau kau bisa kembali ke tempat mu dan bergelung lah dengan selimut sana.. " sarkas Tyrian membuat ruangan itu menjadi semakin memanas.


Tyrian akan menjadi orang lain yang tidak dikenal sahabatnya ketika serius di medan perang. Ciri dari dia yang mulai serius dan tidak bisa ditentang adalah ketika dia mulai mengungkit siapa dirinya dan posisinya. Jika sudah seperti ini, tidak akan ada yang bisa menentangnya. Suka silahkan penuhi perintahnya, tidak suka maka silahkan keluar dari pasukannya. Itulah moto hidup Tyrian ketika berada di medan perang.

__ADS_1


" Sudah... Sudah... Jangan membuat suasana menjadi lebih panas dari ini. Kita bisa bicara baik-baik, tidak perlu harus saling ngotot begitu.. Sekarang mari kita dengarkan rencana yang sudah Tyrian pikirkan.. " Eluchil selalu menjadi penengah kedua sahabatnya ini.


Huft....


Sebelum menjelaskan rencana dadakan yang dia buat, Tyrian lebih dulu menghela nafas untuk meredam emosinya. Dipertanyakan tentang keputusan yang dia buat, adalah hal yang paling Tyrian benci selama ini. Jadi jangan membuat Tyrian mengulangi apa yang sudah dia putuskan, dan jangan pernah menyanggah setiap ucapannya, karena mood Tyrian akan langsung turun dan lihat saja, bencana apa yang akan dia lakukan.


" Aku ingin kita membagi pasukan menjadi tiga. Satu ikut dengan ku, Codnille memimpin satu, Eluchil memimpin satu. Ketiga kelompok ini akan bertemu menjadi satu di Burulan, tempat dimana pemimpin pasukan srigala berada. Kita akan berpencar dan melewati tiga jalur tercepat menuju ke Burulan. Aku dan pasukan pribadi ku akak melewati gurun pasir hidup, sedangkan kalian berdua bisa memilih salah satu dari dua jalur sisa, dan putuskan sendiri pembagiannya. Yang jelas sebelum malam tiba, kita sudah harus sampai di Burulan dari Laborn.. " ujar Tyrian. Membuat semua yang ada di ruangan itu terkejut bukan main.


Gurun pasir hidup adalah sebuah gurun yang hampir semuanya adalah pasir yang menyedot siapa saja yang melewati tempat itu, dan belum diketahui kemana pasir itu menyedot dan membuang benda atau siapa saja yang memasuki area itu. Dan kini, Tyrian mengucapkan akan melewati rute tercepat ke Burulan itu, apa dia berniat untuk menyetorkan nyawa. Tapi masih dengan tatapan penuh keyakinan, Tyrian pasti bisa melewati ini semua.


" Tapi gurun pasir hidup itu berbahaya,, apa kau yakin akan melewati tempat itu.? " tanya Eluchil.


" Hm... " Tyrian mengangguk., " Tempat itu bahaya jika kita berjalan kaki, tapi jika kita terbang, maka jelas pasir hidup itu tidak memiliki kemampuan untuk melukai kan.. " muncul seringai tajam dari Tyrian seolah dia merencanakan sesuatu yang pastinya akan menjadi kejutan.


" Apa kau akan berubah untuk bisa terbang? " tanya Codnille yang tahu apa yang akan terjadi jika pria di depannya ini sudah bertekad.

__ADS_1


__ADS_2