Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Eldrogo diserang


__ADS_3

Mupply adalah sejenis monster yang bisa beradaptasi di dua habitat yang berbeda. Mereka bisa berenang di air dan bisa terbang di udara. Mupply memiliki tubuh yang besar tapi pendek, dengan sayap seperti burung dan juga sirip seperti ikan. Mereka tidak memiliki tangan dan kaki, tapi mereka memiliki belalai. Dari belalai inilah mereka melakukan serangan berupa menyiramkan air pekat berwarna hitam, yang bila terkena kulit akan melepuh, selain itu juga bisa mengeluarkan udara yang baunya bisa membuat yang menciumnya pingsan.


Mupply adalah monster yang sangat merepotkan karena untuk mendekatinya kita harus mengincar tepat di atasnya atau di bawahnya. Karena sayap dan siripnya bisa membuat angin maupun air di sekitarnya membentuk pertahanan yang menghalangi serangan lawan. Dan kebetulan, monster menyebalkan inilah yang menyerang Alaglosa.


" Aaaarrrrrgggghhhh.. " teriakan Alaglosa ketika tubuhnya terhempas karena ditabrak oleh Mupply yang melompat dari air danau.


" Ossa... " pekik Tyrian langsung melangkah cepat berusaha menangkap tubuh Alaglosa sebelum menghantam tembok di belakangnya.


BBRUGGG


BBBRAAAKKK


" Eughhh... " tubuh Tyrian menghantam tembok dengan Alaglosa dalam pelukannya.


" Tyrian... Kau tidak apa? " Alaglosa langsung bangun untuk membantu Tyrian berdiri. Tapi sungguh Alaglosa sangat terkejut karena dipunggung Tyrian muncul semacam duri tapi sangat besar dan panjang.


" Apa itu? " tunjuk Alaglosa ke arah punggung Tyrian.


" Oh... Ini adalah duri naga yang terletak di punggungnya.. " jawab Tyrian santai sekali. Seolah apa yang muncul di punggungnya itu adalah mantel bulu.


" Bagaimana bisa? " tanya Alaglosa terlihat bodoh.


" Aku ini adalah keturunan naga, Ossa.. Aku saja bisa berubah menjadi naga, ini hal yang biasa... Dari pada mengurusi punggung ku, ayo kita bantu dua pengawal mu itu.. " Tyrian menunjuk dua pengawal Alaglosa dengan dagunya.


Mata Alaglosa melebar ketika melihat di depannya sungguh sangat berantakan sekali. Orang-orang terlempar ke sana kemari, belum lagi kedai-kedai dan bangunan semi permanen yang tadi berjajar rapi, kini berterbangan hancur tidak berbentuk lagi. Entah berapa jumlah monster yang tiba-tiba menyerang mereka. Yang jelas, di depan sudah tidak dapat dijelaskan.


Untuk mengalahkan Mupply adalah dengan serangan jarak dekat. Pedang tidak biasa tidak akan bisa menebasnya, hanya pedang yang dialiri life stream yang bisa menebasnya. Dan lagi, harus menusuk tepat di bagian tengah dadanya, karena disanalah soul stone mereka. Sumber kehidupan mereka ada di bagian tengah tubuh mereka. Tapi, untuk menusuknya memang harus menggunakan pedang yang dialiri life stream, jika tidak makan pedang pasti akan patah.


" Kita perlu memanggil bantuan.. " ucap Alaglosa tidak yakin jika hanya berempat bisa mengalahkan sebanyak itu.

__ADS_1


" Sepertinya monster menyerang di seluruh wilayah Eldrogo, jadi tidak akan muncul bantuan apapun untuk kita.. Tunggu di sini, bersembunyi lah, akau akan memanggil orang-orang ku agar mereka bisa membawa mu kembali ke kastil.. " ucap Tyrian.


" Tapi... "


" Tidak ada tapi-tapian.. Di sini berbahaya, setidaknya di kastil, barier pelindungnya lebih kuat dibandingkan yang ada di kota.. " ucap Tyrian sepertinya tidak dapat diganggu gugat.


Alaglosa akhirnya hanya bisa mengangguk saja menuruti apa yang suaminya ucapkan. Membantah pun, hanya akan membuat semuanya menjadi lebih sulit. Tak lama, beberapa kesatria datang setelah menanggapi panggilan dari Tyrian. Mereka pun lekas membawa Alaglosa kembali ke kastil, dan Tyrian menjadikan dirinya sebagai pengalihan agar istrinya bisa kembali ke kastil dengan selamat.


Di gerbang masuk ke kastil, Codnille dan Saturn juga tengah menghadapi monster. Bukan Mupply tapi mereka tengah melawan monster dengan bentuk seperti Centaurus. Tapi setengah badannya bukan bentuk manusia, melainkan bentuk monster serigala. Monster ini biasa disebut Donbly, setenagg tubuhnya berbentuk kuda setengahnya lagi ada bentuk manusia srigala.


" Bagaimana bisa monster masuk Eldrogo, bukankah mereka membenci energi panas yang ada di wilayah ini? " tanya Codnille dengan kedua tangannya yang tidak berhenti mengayunkan pedangnya. Codnille adalah assassin dengan dua pedang yang satu panjang yang satu pendek. Pedang yang panjang bisa membuat apa saja yang ditebasnya melambat sedangkan pedang yang pendek bisa menebas bahkan monster dengan kulit baja sekalipun.


" Jika kau tanya aku.. Lalu aku harus bertanya pada siapa.. " sahut Saturn malas.


" Kau itu tidak asyik sama sekali, pantas saja para wanita lebih memilih Tyrian dan aku.. " ejek Codnille.


" Cih.. Apanya yang memilih kalian? " balas Saturn membuat Codniller terbahak.


Tak lama Codnille dan Saturn melihat beberapa kesatria tengah berusaha untuk melewati gerbang menuju ke kastil. Alaglosa ada bersama pasa kesatria itu. Codnille dan Saturn langsung membukakan jalan untuk mereka dengan langsung membasmi monster Donbly itu. Tidak sulit sebenarnya membunuh monster itu, hanya perlu menebas empat kakinya maka monster itu akan berubah menjadi batu.


Satu persatu Donbly berhasil di basmi oleh kedua pangeran dari Amanecer ini. Hal tersebut sungguh memudahkan jalan para kesatria yang membawa Alaglosa untuk masuk ke dalam kastil. Saat ini, di dalam kastil adalah tempat paling aman untuk berlindung dari para monster ini.


" Ossa... " pekik kaisar saat melihat menantunya dibawa kesatria milik Tyrian dengan tampilan compang camping.


" Apa yang terjadi? " tanyanya begitu para kesatria itu ada di depannya. "


" Yang mulia, ada banyak monster menyerang kota.. Sekarang lebih baik kita masuk ke dalam dulu saja." kaisar mengajak Alaglosa untuk masuk ke dalam kastil.


" Tapi yang mulia, bagaimana dengan Lord Tyrian?" Alaglosa begitu khawatir dengan suaminya.

__ADS_1


" Dia tidak akan mati dengan mudah,satu-satunya cara membantu Tyrian hanya dengan kita menjaga diri kita sendiri.. Itu sudah sangat membantunya.." ucap Kaisar.


" YANG MULAI AWAS....!!!!! "


DUAG


BRUGGGG


BANG


" AAAAAARRRRGGGHHHH....." pekik Alaglosa saat tubuhnya kembali terlempar karena ada Dobly yang berhasil masuk ke area dalam gerbang kastil.


" OSSA..." pekik kaisar berlari ke arah menantunya terlempar.


Kaisar begitu terkejut ketika salah satu monster hendak menyerangnya, namun tubuhnya justru didorong oleh menantunya sehingga monster itu menyerang menantunya. Alhasil, Alaglosa terlempar sangat jauh dari posisinya tadi. Kaisar baru tahu jika ada orang bodoh yang melindungi keturunan naga dari serangan musuh.


" Anak bodoh... Kenapa kau melindungi?" kaisar membantu Alaglosa bangun.


" Auuuww..." kaki Alaglosa sakit ketika dipaksa untuk bangun.


" Hei kau..." Kaisar memanggil kesatria yang paling dekat dengannya.


" Bawa Lady Ossa masuk ke dalam kastil ..!!" titah kaisar.


" Tapi ayah..." Alaglosa hendak protes tapi langsung dihentikan oleh Kaisar.


" Ossa.. Aku adalah keturunan naga.. Hal semacam ini tidak akan membuat ku mati.. Tunggu aku dan Tyrian di dalam, kami akan segera menemui mu..."


Setelah mengatakan itu, dengan sok kerennya ayah mertua Alaglosa melompat ke tempat yang tinggi Kedua tangannya menengadah ke atas. Langit sontak yang tadinya terlihat terang sekarang mulai di kelilingi awan mendung. Petir menyambar-nyambar, bahkan mulai terlihat petir itu beberapa kali membentur tanah.

__ADS_1


Alaglosa yang sudah digendong oleh sala seorang kesatria masih melihat ke belakang. Melihat bagaimana ayah mertua menggerakkan petir itu untuk sattu pper satu mengenai tubuh monster yang banyak tiu. Alaglosa terpesona dengan kekuatan ayah mertuanya. Dari belakang terlihat betapa punggung itu adalah punggung yang sangat kuat untuk membawa beban semua orang disna.


" Jangan khawatir nyonya... Yang mulia Kaisar adalah naga petir yang sangat hebat.. Tidak lama lagi para monster itu akan terpanggang habis."


__ADS_2