Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Pria asing


__ADS_3

Alaglosa tidak ingin menunggu lama lagi, pagi sekali dia bangun dan langsung mencari keberadaan Kaisar, ayah mertuanya. Bahkan ayah mertuanya pun juga baru bangun tidur dan terkejut saat Alpus mengatakan bawa Alaglosa ingin bertemu dengannya. Kedua sama-sama belum membersihkan diri, tapi sudah duduk di balkon dekat dengan perapian di ruangan yang biasa digunakan untuk bercengkrama dulu oleh Kaisar dan Permaisuri.


" Kenapa kau mencari ku selagi ini? Pikiran mu juga sedang berkecamuk.. " tanya Kaisar.


" Ayah pasti tahu apa yang aku rasakan saat ini.. Aku mendengar hal yang cukup membuat mu khawatir semalam.. Karena itu harus segera aku sampaikan pada ayah.. " jawab Alaglosa masih dengan wajah yang terlihat sedang panik.


" Apa yang kau dengar? Dimana dan dari siapa? "


" Semalam di perpustakaan, dua pelayan kastil ini mengatakan tentang perkamen kuno salam ruangan Lord Tyrian. Permanen kuno yang berbentuk lampu.. " Kaisar melotot terkejut mendengar ucapan Alaglosa.


" Lampu? Perkamen kuno? Darimana mereka tahu tentang hal itu? " Kaisar kini sudah tidak bisa tenang lagi.


" Dari Circe, pelayan Queen dan juga dia seorang penyihir hitam yang berasal dari selatan. " Alaglosa menjawab dengan lantang dan tersirat kebencian dari caranya mengucapkan nama itu.

__ADS_1


" Perkamen kuno berjumlah beberapa dan kami memiliki tiga diantaranya. Fungsi perkamen ini adalah untuk membangkitkan kekuatan monster naga itu.. Lengkap ceritanya aku tidak bisa bercerita, yang jelas sebelum selatan mendapatkan perkamen itu, kita harus mencari dan menemukannya.. " ucap Kaisar menjelaskan.


Alaglosa bingung harus bagaimana saat ini. Cerita di kehidupannya yang dulu, bahkan tidak ada kebangkitan dari monster naga berkepala tiga itu. Cerita yang dulu dijalani oleh Alaglosa hanya berpusat pada dirinya yang adalah elf murni dengan kepala kegunaan dari darah murninya itu. Namun kini, cerita melenceng sangat jauh dari cerita itu. Kini semuanya berpusat pada dirinya dan Tyrian, mungkin ini adalah jalan yang memang harus dia tempuh karena menikah dengan Tyrian.


" Bagaimana cara kita mendapatkannya? " tanya Alaglosa.


" Dengan alat deteksi kekuatan hitam yang ada di tangan Tyrian.. " jawab Kaisar yakin.


" Tapi waktu kita tidak banyak ayah, mungkin hanya tinggal beberapa hari saja maka Hydragoneus akan bangkit. Lalu bagaimana kita melakukan semua itu ayah.. ? "


Setelah berbincang dengan ayah mertuanya, Alaglosa merasa sedikit lega. Dia sudah mengabarkan sesuatu yang penting dan tinggal nanti akan diantisipasi oleh Kaisar Proston sendiri. Kastil ini adalah wilayah kekuasaannya yang mutlak, jadi sudah barang pasti Kaisar Proston akan turun tangan setelah mendapatkan laporan dari Alaglosa.


Setelah kepergian Alaglosa, Kaisar Proston bergegas membersihkan dirinya dan meminta pada Alpus untuk memanggil beberapa orang terkait dengan permasalahan yang baru saja disampaikan oleh Alaglosa. Kaisar juga memanggil seseorang yang selama ini pergi berkelana untuk menyempurnakan kemampuannya. Seseorang yang memiliki kekuatan hampir setara dengan Tyrian, namun memiliki perjanjian mutlak dengan Tyrian dan keluarga Sir Draken, yang mana hal itu membuat seseorang ini berada di bawah kekuasaan keluarga Sir Draken.

__ADS_1


Di ruangan yang kemarin dijadikan pertemuan, sekarang berkumpul Baron Hawke, pangeran Codnille, putra mahkota Saturn, Barfort yang merupakan wakil Tyrian, Kailen yang merupakan penyihir terkuat di wilayah selatan. Penyihir ini memiliki tugas sebagai pelindung keluarga Sir Draken. Kailen adalah putra dari countess Rashieka yang adalah sepupu Kaisar. Masih ada satu kursi kosong lagi, karena jelas orang ini pasti akan datang terlambat dari tempat yang entah dimana itu.


" Langsung saja kita mulai.. Aku membutuhkan bantuan kalian semua, terutama Codnille dan Saturn.. " dua nama yang disebut tentu saja langsung terkejut.


" Hydrogoneus dulunya memang Acfica lah yang menyegel. Tapi, dengan kekuatan kegelapan yang begitu besar, jelas tidak mungkin Acfica menyegelnya jika tidak ada bantuan orang lain. Dan yang membantunya saat itu adalah.... "


" Iynx dan Bialus dengan cara mengikat kekuatan monster itu dan memecahnya menjadi beberapa bagian yang disebut dengan perkamen kuno.. " ucapan Kaisar langsung dipotong oleh seseorang yang baru saja datang tapi tidak melewatkan pintu masuk.


Kekuatan yang hebat karena hawa keberadaannya saja tidak bisa dirasakan oleh yang lainnya. Pria yang baru saja masuk ini adalah penghuni kursi yang sejak tadi kosong. Pria tampan dengan warna rambut emas, bermata merah pekat seperti darah. Dan yang pasti, kedatangan orang ini langsung membuat semua yang berada di ruangan itu bergetar karena gemetar merasakan kekuatan yang begitu dashyat yang dimiliki oleh pria ini.


" Kau terlambat Zeco... Lagi.. " sindir Kaisar melirik pria yang dipanggil Zeco itu.


" Maaf ayah.. Aku berada di tempat yang sangat jauh.. Jadi jelas aku terlambat.. " ucap Zeco tanpa rasa bersalah sedikit pun.

__ADS_1


Yang ada di ruangan itu kecuali Kailen, sangat terkejut dengan pemandangan yang baru saja mereka lihat. Ada seorang pria asing memanggil Kaisar Proston dengan sebutan ayah. Padahal semua orang tahu bahwa Kaisar hanya memiliki satu orang putra, yaitu Tyrian Kaida Sir Draken. Lalu siapa Zeco ini? Apakah Kaisar memiliki anak haram di luar sana dan Zeco ini orangnya?


__ADS_2