Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Sihir pemanggilan


__ADS_3

Masih di Eldrogo di tempat yang sedikit jauh dari kastil, terlihat pasukan yang membantu Tyrian membasmi pasukan monster di sana, menatap langit yang terus mengeluarkan petir yang menyambar monster-monster itu hingga terpanggang gosong. Jelas mereka tahu siapa orang yang mengeluarkan kekuatan ini, naga petir dari selatan, Proston Venaton Sir Draken.


" My lord.. Sepertinya yang mulia kaisar telah bertindak.. " ucap Kairo yang melewati mendekati ke arah Tyrian begitu petir mulai menyambar tadi.


" Hm... Ada yang mengusiknya.. " ujar Tyrian tersenyum miring.


" Apa yang akan kita lakukan sekarang My Lord? " tanya Kairo menanti perintah dari Tyrian.


" Cari dari mana monster ini bisa masuk ke wilayah kita.. Mereka pasti monster panggilan, karena jika tidak maka mereka tidak akan bisa memasuki Eldrogo.. Pastikan kalian temukan orang-orang yang memanggil monster ini.. " titah Tyrian.


" Baik yang mulia.. " Kairo lekas membawa beberapa orang pasukan dari Tyrian untuk menyisir setiap tempat yang ada di kota Eldrogo, untuk mencari siapa orang yang telah melakukan sihir pemanggilan sehingga monster bisa masuk ke Eldrogo.


Sepeninggal Kairo, dengan didampingi oleh Daylor, Tyrian lekas kembali ke kastil untuk memanggil lebih banyak orang agar membantu Kairo mendapatkan orang-orang yang telah melakukan pemanggilan monster. Pasti orang-orang ini memanfaatkan pesta syukur petani yang memang membebaskan siapa saja bisa masuk ke Eldrogo. Berarti mulai dari sekarang para penjaga di pintu masuk Eldrogo harus lebih ketat lagi dalam melakukan pemeriksaan siapa saja yang masuk ke ibukota wilayah selatan ini.


Eldrogo memang dilindungi barier yang merupakan sihir tingkat tinggi dimana tidak akan ada satu monster pun yang bisa masuk ke dalam. Terkecuali monster panggilan dimana orang yang menggunakan sihir pemanggilan itu berada di dalam Eldrogo, barulah monster bisa ada di kota ini.


Barier di Eldrogo memiliki dua lapisan, dimana lapisan yang lain adalah lapisan yang melindungi kastil. Barier di sekitar kastil Sir Draken ini lebih kuat lagi, karena pemilik sihir tingkat tinggi ini berada di dalam kastil. Selain monster tidak akan bisa masuk, Barier ini mampu membunuh monster hingga berubah menjadi debu.


Setelah dirasa tidak ada lagi monster, langit kembali berubah menjadi cerah. Awan hitam tiba-tiba saja menghilang bersama dengan petir. Kini semua daratan Eldrogo diterpa sinar matahari siang yang menghangatkan. Kaisar pun langsung berbalik kembali masuk ke dalam kastil untuk melihat menantu nya yang tadi sampai terlempar jauh karena melindunginya.

__ADS_1


Tak lama sejak Kaisar masuk, Tyrian dan beberapa orang pasukannya tiba di kastil. Tyrian yang m3 dengar dari Roden tentang sang istri langsung bergegas menemui sangat istri untuk melihat kondisi dari istrinya. Tyrian berharap tidak ada kondisi serius yang dideritanya sang istri.


BRAKK..


Tyrian membuka kamar Alaglosa dengan kencang sampai menimbulkan bunyi yang mengejutkan siapa saja yang berada di dalam kamar ini. Kaisar langsung menggerakan telunjuknya untuk ditaruh di depan bibirnya, mengisyaratkan pada Tyrian untuk tidak berisik karena Alaglosa baru saja tertidur setelah diberikan obat oleh dokter.


" Yang mulia... My Lord... Nyonya sudah tertidur karena obat yang tadi saya berikan.. Kondisinya saat ini sangat stabil, beruntung beliau tidak mengalami cedera serius, hanya beberapa luka kecil saja.. Yang terpenting harus dipastikan nyonya meminum semua obat yang saya berikan agar kondisi nyonya kembali fit seperti sebelumnya.. " dokter Merilon menjelaskan.


" Pantai terus kondisi menantu ku.. Dia begini karena menyelamatkan ku, jadi pastikan kau merawatnya dengan baik.. " titah Kaisar yang langsung diangguki oleh dokter Merilon.


Tyrian tidak berucap apa-apa, hanya berjalan mendekat ke arah sang istri dan melihat wajah penuh kedamaian itu tertidur seolah tidak melewati hal yang mengerikan tadi. Ada beberapa lecet di wajahnya, meski begitu Alaglosa terlihat masih sangat cantik sekali. Tyrian mengusap beberapa luka lecet di wajah Alaglosa, dan secara ajaib luka itu tiba-tiba saja menghilang, seperti sembuh dengan sendirinya.


Kedua pria ini berjalan menuju ke ruang pertemuan dimana disana sudah ada beberapa orang menunggu mereka. Saturn, Codnille, Radolf dan ketua tim pasukan Tyrian sudah berkumpul di sana menunggu tuan mereka. Mereka semua duduk diam dengan penampilan yang berantakan seusai bertempur dengan para monster. Tujuan diadakannya pertemuan ini agar mereka bisa membahas mengenai masalah penyerangan ini.


" Cepat sekali kalian sudah berada di sini.. Apa bangkai monster itu sudah diurus? " tanya Kaisar.


" Sudah yang mulia.. Kami menumpuk nya di tengah kota dan membakarnya.. Kami sengaja melakukan itu agar masyarakat tidak menjadi panik karena serangan ini.. " lapor Radolf.


" Bagus... Lalu apa yang kalian dapatkan selama pertempuran dengan monster ini? " tanya Kaisar. Hal yang sudah biasa dilakukan setelah pertempuran, ini disebut evaluasi perang.

__ADS_1


" Mereka monster panggilan, dan Kairo sedang menyisir kota untuk menemukan orang yang melakukan sihir pemanggilan ini.. " lapor Tyrian.


Tidak ada yang terkejut dengan ucapan Tyrian karena mereka semuanya pasti sudah memiliki pendapat yang sama dengan Tyrian. Hanya pemanggil monster atau monster yang ada di dalam gunung berapi di timur Eldrogo itulah yang bisa masuk dalam barier yang penyihir putih terakhir ini buat.


" Yang mulia, sepertinya keamanan pintu masuk Eldrogo harus diperketat karena yang ditakutkan adanya orang-orang yang memanfaatkan hal itu untuk berbuat buruk sama seperti apa yang terjadi hari ini.. " ucap Radolf sambil bola matanya yang melirik tajam Saturn.


" Kenapa kau melirik ku seperti itu? Kau menuduh ku yang merencanakan ini semua? " Saturn langsung menatap tajam Radolf, tidak senang dirinya dicurigai oleh orang lain.


" Maaf yang mulia, tapi saya tidak mengatakan apapun tentang itu semua.. Jadi jangan berprasangka buruk, dan jangan marah karena itu semakin membuktikan anda ada andil di balik peristiwa ini.. " Radolf tersenyum miring.


Tangan Saturn terkepal erat di pangkuannya, jika orang lain akan pikir-pikir dulu jika akan berucap padanya. Lain dengan orang-orang di wilayah selatan yang seolah sama sekali tidak menghargai dan menghormati nya sebagai putra mahkota dari Kerajaan Amanecer. Andai saja orang ini bicara seperti itu di wilayahnya, sudah bisa dipastikan kepala orang ini akan dipenggal...


" Jangan memperkeruh keadaan, tidak akan baik bagi kedua wilayah jika sampai kembali berperang seperti dulu... " ucap Kaisar menengahi.


" Maafkan saya yang mulia.. Tapi saran saya tolong untuk di pertimbangkan.. " ucap Radolf.


" Tentu.. Keamanan gerbang perlu diperketat.. " Kaisar setuju. Dan untuk urusan ini, maka Tyrian yang akan membuat pengaturan untuk memperketat penjagaan. Karena keamanan di wilayah Eldrogo dan seluruh wilayah selatan, masih menjadi tanggung jawabnya.


Dalam diam Codnille memikirkan ucapan Radolf tapi saat menyindir Saturn. Codnille tahu siapa Radolf dan biasanya insting orang kepercayaan Tyrian itu tidak pernah salah. Codnille jadi berpikir jika memang mungkin saja ada penyusup di rombongannya atau memang sejak awal orang ini sudah berada di rombongannya. Codnille merasa harus menyelidiki semua ini, dia tidak ingin jika karena hal ini kedua wilayah kembali berperang dan mengakibatkan wilayah barat memanfaatkan semua ini demi mencapai tujuan mereka sebagai penguasa Anchestral Land.

__ADS_1


__ADS_2