
PLAK..
" Wanita murahan... " teriak putri Wilona. Namun, tamparan itu bukan mengenai pipi Alaglosa, melainkan mengenai pipinya sendiri. Dan siapa pelakunya, tentu saja Alaglosa.
" Silahkan anda mengatakan apapun tentang saya tapi tidak dengan kata-kata itu. Bukan saya yang mengemis cinta dari pria ini, dan saya tidak murahan.. " ucap Alaglosa.
Kaisar Proston dibuat tersenyum lebar dengan sikap yang Alaglosa tunjukan. Kali ini, putranya itu memilih wanita yang tepat dalam bersikap, tidak seperti tuan putri manja itu. Mau jadi seperti apa wilayahnya jika putranya menikahi putri manja yang tidak tahu apa-apa dan hanya bisa marah lalu menangis itu.
" Beraninya kau menampar putri ku... " ratu sudah maju pasang badan melindungi harga diri sang putri yang mungkin hanya tersisa sedikit lagi.
" Kenapa tidak berani? Justru aku sekarang yang seharusnya menegur kalian karena telah berani menjodohkan putra tunggal ku dengan putri yang seperti ini. Kalian meremehkan kekuasaan ku, sehingga seorang putri manja dengan pengetahuan nol besar, kalian jodohkan dengan putra ku yang akan mewarisi wilayah kekuasaan ku? " Kaisar Proston maju.
King Kriston terkejut dengan ucapan kakak tirinya itu. Jika dilihat ataupun ditafsirkan seperti apa kata sang kakak, jelas keluarga kerajaan Amanecer akan dianggap telah menantang kerajaan selatan karena berani mengajukan proposal pernikahan yang tidak seimbang bibit, bebet dan bobotnya. Ini bisa dijadikan King Kriston sebagai alasan untuk mengumpulkan bangsawan dan menentang King Kriston.
Kartu AS milik King Proston sudah satu yang dia keluarkan. Tak apa karena dia masih memiliki banyak kartu AS untuk menekan King Kriston sehingga itu bisa melindungi wilayah dan juga putranya. Kejadian yang menimpa Permaisuri, tidak akan dia biarkan terjadi pada putranya.
" Apa kau masih tidak akan memberikan restu pada pernikahan putra ku? " tanya Kaisar Priston menantang.
Putra mahkota sudah mengepalkan kedua tangannya erat. Gagal sudah semua rencananya selama ini hanya karena pria sombong yang kini menatap nya tidak suka. Pria ini selalu menjadi batu sandungan untuknya, sehingga Saturn begitu membenci pria ini dengan segenap jiwa dan raganya. Saturn tahu, dalam situasi seperti ini, ayahnya tidak akan bisa menolak permintaan ini. Selain karena ini hadiah yang diinginkan oleh Tyrian atas kemenangannya, ini juga ada Kaisar Proston yang siap kapan saja membuat semua bangsawan berpihak padanya dan menentang ayahnya.
" Baiklah... Aku merestui kalian, segera umumkan pernikahan kalian malam ini. Dan pesta pernikahannya lakukan di ibukota Amanecer saja. " ucap King Kriston pada akhirnya.
" Yang mulia,, ayahanda... " ratu dan putri Wilona sama-sama memprotes keputusan King Kriston.
__ADS_1
" Diam kalian... Introspeksi diri sendiri, jangan menyalahkan orang lain atas ketidakmampuan kalian.. " sentak King Kriston langsung meninggalkan ruangan itu diikuti oleh putra mahkota di belakangnya.
Setelah perdebatan panjang yang akhirnya dimenangkan oleh penguasa wilayah selatan. Pesta yang seharusnya menjadi pengumuman pernikahan putra mahkota, berganti menjadi pengumuman pernikahan Lord Tyrian dan putri kerajaan elf. Semua tentu saja tidak percaya akan hal itu, termasuk Lord Edrahil yang datang atas undangan dari King Kriston dan putra mahkota.
Lord Edrahil memprotes King, namun sama sekali tidak ditanggapi karena sejujurnya King pun tidak setuju dengan ini semua. Niat hati menguasai darah murni elf untuk bisa membangkitkan kekuatan bintang Saturn dan kemudian mengalahkan Lord Tyrian sehingga wilayah selatan akan tunduk mutlak pada Amanecer. Sayangnya rencana itu kini tidak bisa digunakan, dengan terpaksa mereka akan melaksanakan rencana cadangan mereka. Tapi nanti, tidak sekarang.
" Biarkan mereka berbahagia dulu sementara ini, sampai tiba waktunya mereka akan menanggung akibat dari perbuatan mereka kali ini.. "
********
Di kastil keluarga Draken di ibukota Amanecer, terlihat keluarga Draken ditambah dengan Alaglosa sudah berada di ruangan kerja tuan penguasa wilayah selatan untuk membahas mengenai apa yang terjadi hari ini. Sungguh rasanya Kaisar ingin sekali menjewer telinga putranya yang nakal ini.
" Aaahh.... Tunggu, jangan melakukannya di depan dia.. " cegah Tyrian seperti paham keinginan dari ayahnya saat ini.
" Ayah... "
" Diam kau... Sekarang jelaskan..!!! " titah Kaisar dengan tegas.
" Aku menyukai dia.. Apalagi yang harus dijelaskan." jawab Tyrian tak kalah tegas.
" Dia,, gadis yang kau temui di Forbidden Forest? " Tyrian mengangguk, " Baik, kalau begitu apa benar kalian sudah menikah? " Tyrian kemudian menggeleng..
Tak sabar dengan tingkah putranya, Proston langsung bangkit dan menjewer telinga sang putra tidak lagi peduli jika di sana masih ada Alaglosa yang belum konek dengan pembicaraan ayah dan anak ini. Semuanya terlalu mendadak baginya, apalagi tahu-tahu, dia akan menikah dengan Tyrian. Sesuatu yang tidak pernah terpikirkan olehnya setelah kenangan yang dia miliki di kehidupan lalunya bersama pria ini.
__ADS_1
Tapi sekarang jika Alaglosa bersikap naif seperti dua tahun yang lalu, dia tidak akan bisa pergi ataupun Menghindari takdirnya dan itu sangat menakutkan baginya. Alaglosa bingung dengan jalan yang akan dia tempuh kali ini. Jika dia bergantung pada pria ini, apakah dia bisa menghindari kematiannya, bagaimana jika pria ini terluka karenanya. Itulah beban yang kini merasuki dirinya.
Tuk...
" Melamunkan apa? Ayah bertanya pada mu.. " Tyrian menyentil dahi Alaglosa yang langsung membuyarkan lamunannya.
" Tidak perlu takut jika itu semua yang kau takutkan.. Putra ku akan baik-baik saja, karena dengan atau tanpa kehadiran mu, dia akan tetap diincar karena kekuatannya. Pernikahan dengan putri bodoh itu, hanya sebagai alasan untuk mengekangnya agar tidak bisa melawan King... Haish, mengingatnya membuat ku marah saja.. " ujar Kaisar menjawab semua pertanyaan dibenak Alaglosa. Tentu hal itu membuat gadis ini bingung dan malu karena semua pertanyaannya dijawab dengan lancar oleh sang calon ayah mertua.
" Oh...Ayah ku adalah keturunan naga, atau naga yang bisa mendengar suara hati orang lain.. Jadi jika memikirkan yang aneh-aneh, jangan didepannya... " Alaglosa melongo mendengarnya, pikiran aneh-aneh apa yang dimaksud Tyrian disini.
" Hahahahahaha... Kau membawakan orang yang bisa menjadi pelipur lara ku.. " ujar Kaisar senang.
" Jadi,, kalian menikahlah.. Nanti malam akan ada pendeta yang datang secara rahasia karena besok akan ada pesta pernikahan kalian di istana.. Jadi bersiaplah karena nanti malam kalian akan dinikahkan.. Hahahahaha... Senangnya akan ada yang tidak bermuka datar lagi di kehidupan ku.. " ujar Kaisar lalu pergi, meninggalkan Tyrian dan Alaglosa sendiri.
Keduanya awalnya sama-sama diam karena masih canggung dengan kejadian sejak tadi hingga baru saja Kaisar mengatakan mereka akan menikah nanti malam. Dan sampai ke malam, hanya tinggal beberapa jam lagi saja. Semakin membuat mereka berdua gugup dan canggung.
" Ehm... Maaf,, boleh saya bertanya sesuatu pada anda? " tanya Alaglosa meminta izin.
" Silahkan... Apa yang ingin kau tanyakan? " ganti Tyrian yang penasaran dengan apa yang akan ditanyakan oleh Alaglosa.
" Yang dimaksud.... ehmm... memikirkan... yang..... aneh-aneh itu apa ya? "
DOEEENGGGGG
__ADS_1
Tyrian dibuat melongo mendengar pertanyaan dari Alaglosa.