Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Kisah sebenarnya


__ADS_3

Tyrian duduk di sebuah bangku yang ada di tanah lapang ini bersama sosok yang membuatnya bingung sejak tadi. Melihat sosok ini dalma wujud yang lain, cukup membuat Tyrian shock. Belum lagi ucapannya yang mengatakan jika tempatnya berada saat ini adalah tempat yang disebut sebagai tempat persinggahan mereka yang belum siap untuk pergi ke nirwana. Tapi, anehnya tempat ini hanya ada dirinya dan sosok ini sejak tadi.


Sosok yang tanpa sengaja bertemu Tyrian ini hanya terus tersenyum sejak dirinya dan Tyrian duduk dibangku yang sama. Tidak ada pembicaraan, keduanya tengah menikmati pemandangan yang tidak akan pernah bisa mereka lihat di dunia. Jadi, selagi diberi kesempatan, alangkah baiknya jika dimanfaatkan sebaik-baiknya.


" Bagaimana bisa kau berada di sini?" tanya Tyrian memecah keheningan diantara mereka berdua.


" Menantinya.." jawab sosok ini tidak menjelaskan tepatnya siapa yang dia maksud.


" Aku berada disini karena penyesalan ku, Tyrian.. Tidak bisa mnejadi seperti yang dia inginkan dan berakhir menjadi hal yang paling dibenci olehnya. Sejak kebencian itu ada untuk ku, jiwa ku langsung berada di sini.." terang sosok ini, tapi masih belum menjawab siapa yang dia maksud.


" Lalu kenapa bisa aku disini?" tanya Tyrian. Dia tidak mengharapkan mendapat jawaban, hanya ingin mengutarakan apa yang menjadi pertanyaan di dalam hatinya sejak sampai ke tempat ini.


" Mungkin saja kau sudah putus asa, dengan kondisimu saat ini.. Aku tahu kau sedang menuai apa yang kau tanam di kehidupan wanita itu dulu." alis Tyrian berkerut. Tidak benar-benar paham maksud dari sosok pria di sampingnya ini.


Sosok inipun tersenyum. Dia pun, berada disini karena putus asa tidak bisa mengubah keadaan dan berakhir dibenci oleh wanita yang sangat dia cintai sejak pertama kali dia merasakan cinta itu sendiri. Dia juga pernah menjalani apa yang disebut dengan hukum alam. Tapi sepertinya hukumannya lebih berat jika dibanding dengan hukuman yang diterima oleh Tyrian.


Ingin hati menjadi seseorang yang mampu menyelamatkan kaumnya, dan justru berakhir dirinyalah sendiri yang membinasakan kaumnya hingga dewa murka dan menghukumnya menjadi sesuatu yang paling dibenci oleh wanita yang dia cintai.

__ADS_1


CLAUS DWANLAND, seorang pria yang dulunya menjadi panglima perang kaum naga. Tunangan ratu kaum naga, Acfica, namun kemudian berubah menjadi HYDRAGONEUS karena kesalahannya sendiri. Claus selalu mengutuk dirinya sebagai seorang pendosa karena telah membunuh wanita yang begitu dicintainya karena menjadi bagian dari kegelapan.


Penyesalannya yang telah dia tanggung ribuan tahun, nyatanya tidak akan pernah bisa menghilang dari hatinya. Menyesal karena telah menyumbang rasa sakit yang paling banyak pada Acfica. Menyesal karena harus bergabung dengan kegelapan dan akhirnya harus kehilangan perempuan yang dia cintai. karena kesalahannya, Acfica harus mati karena ulah Iynx dan istri pertamanya.


Berharap jika berada di tempat yang disebut persinggahan ini, bisa membuatnya kembali melihat wanita yan teah menjadi tujuan hidupnya juga merupakan wanita yang telah dia sakiti begitu dalam. Dalam benaknya selalu bertanya-tanya, apakah Acfica akan memaafkan dirinya?


" Diri mu lebih beruntung karena menerima hukuman yang kau tanggung sendiri. Tapi aku, wanita yang menjadi hidup ku pun akhirnya menanggung semua kesalahan ku dan berakhir mati dengan menyedihkan." Claus menangis.


Tyrian tidak percaya melihat monster naga yang beberapa waktu lalu dia lawan, kini menangis di sampingnya. Apakah bebannya selama ini terlalu berat sampai dia menangis. Tapi jika Tyrian menjadi Claus atau berada dalam situasi yang sama dengan Claus, pasti tyrian pun juga akan menangis. Menjadi sumber rasa sakit dari oang yang kita cintai adalah penyiksaan yang sebenarnya.


" Apa yang kau ketahui saat ini?" Claus malah balik bertanya, meski begitu Tyrian tetap menjawabnya.


" Aku telah memutar waktu untuk istri ku dan kini aku mendapatkan ganjaran karena telah melanggar hukum alam." Claus mengangguk.


Claus pun menceritakan kejadian yang sebenarnya terjadi. Malahan, Claus memberikan gambaran yang sangat detail untuk semua yang terjadi di dalam kehidupan Alaglosa yang dahulu sebelum akhirnya Tyrian memutar waktu hidup Alaglosa. Claus menceritakan bahwa sejak dahulu, di kehidupan Alaglosa sebelum ini, Tyrian memang sudah mencintai Alaglosa sejak kecil. Tyrian tersenyum karena ternyata di kehidupan manapun wanita yang dia cintai masih tetap sama.


" Dia memilih menikah dengan keturunan Bialus demi bangsanya. Sedangkna kau menerima perjodohan dengan keturunan Bialus demi bisa menjaganya drai dekat.. Sebesar itu kau mencintainya, aku sangat salut.." Claus menepuk pelan pundak Tyrian.

__ADS_1


Claus pun kembali melanjutkan cerita, dan itu dimulai ketika dengan matanya sendiri Tyrian melihat Alaglosa mati dibakar hidup-hidup oleh Saturn. Hati Tyrian sangat hancur, dan saat itulah dia langsung berubah wujud menjadi naga dan menahan rasa sakitnya karena racun yang diminumnya. Semua itu dia lakukan demi bisa menyelamatkan Alaglosa meski sudah terlambat.


Jawaban dari pertanyaan Alaglosa tentang alasan Tyrian tidak berubah menjadi naga dan menyelamatkannya saat dia mendapatkan hukuman saat itu karena Tyrian telah dicekoki racun oleh istrinya. racun yang membuat Tyrian akan mengalami kesakitan luar biasa ketika merubah dirinya menjadi naga. Racun ini adalah racun yang sama dengan yang Bialus berikan pada Acfica.


Racun yang tidak akan membunuh peminumnya tapi akan menyiksa sedikit dami sedikit hingga pada akhirnya yang meminum racun ini akan mati. Tyrian meminum racun itu dalam keadaan sadar tapi tidak bisa mengelak karena janji yang pernah dia ucapkan pada istrinya, bahwa dia akan mengabulkan satu permintaan istrinya sebagai ganti istrinya yang mau menjadi istri boneka demi menutupi niatnya.


" kau berhasil membuat api suci yang membakar Alaglosa padam dengan api hitam mu. Akan tetapi, saat itu Alaglosa sudah tidak lagi bernyawa. kau murka hingga akhirnya menghancurkan Amanecer dengan menyemburkan api hitam mu ke semua tempat. Meski begitu, kematian Alaglosa tidak bisa kau ubah.." Tyrian menangis. Dia telah gagal menyelamatkan Alaglosa saat itu, tapi lihatlah di kehidupan saat ini, Alaglosa justru memilihnya sebagai pendamping hidupnya.


' Saat itulah kau membangkitkan diri ku yang masih dalam wujud Hydragoneus. Kau membuat kesepakatan dengan ku yang mana asal kau memberikan setengah soul stone dalam diri mu, maka aku akan membantu mu memutar kembali waktu bagi pengendali waktu." tutur Claus.


Tyrian yang putus asa pun akhirnya membangkitkan Hydragoneus untuk meminta monster kegelapan ini menghancurkan Anchestral land yang telah membuat perempuan yang dia cintai mati. Tapi, Hydragoneus justru mengatakan jika Alaglosa adalah seorang pengendali waktu yang masih bisa jika ada yang memutar waktunya, dan hasilnya, Alaglosa akan kembali hidup.


Tanpa banyak bicara, Tyrian mengiyakan tawaran dari Hydragoneus dan keduanya pun memutar waktu Alaglosa hingga saat ini Alaglosa kembali menjalani kehidupannya dari awal dan mengubah takdirnya.


" Satu hal yang tidak akan bisa diubah, Tyrian... Akhir dari hidup mu, akan tetap terjadi karena perjanjian mu dengan ku.."


DEGH

__ADS_1


__ADS_2