
Alaglosa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, melihat ada seorang pria yang wajahnya sangat mirip dengan suaminya. Alaglosa tidak mengenal, karena di kehidupannya yang dulu, pria yang berdiri di depannya dengan senyum penuh pesona ini sama sekali tidak diceritakan. Setahu Alaglosa, anak kaisar wilayah selatan hanya Tyrian seorang. Apakah ini karena perubahan cerita, atau memang sejak dulu ada, hanya saja Alaglosa tidak mengetahuinya.
" Ossa.. Dia ini kakak ku, Zeco namanya.. " Tyrian memperkenalkan kakaknya pada sang istri.
" Sejak kapan kau punya kakak? Ah.. maaf, nama ku Alaglosa... ehmmm... "
" Zeco.. Panggil saja Zeco... Dan senang bertemu dengan mu.. " ucap Zeco.
" Tentu.. Senang bertemu dengan anda juga.. " Alaglosa juga tersenyum.
" Jangan terlalu formal dengan ku.. Karena jika dipikir dari kedudukannya, kau lebih tinggi dari ku.. Suami mu calon pemimpin wilayah, sedangkan aku, mungkin hanya akan menjadi penasehatnya saja.. " Alaglosa melongo. Bagaimana bisa anak pertama justru jadi penasehat.
Melihat wajah sang istri yang terlihat bingung dan penasaran diwaktu yang bersamaan. Tyrian berinisiatif menceritakan asal usul sang kakak. Mulai dari ayah mereka yang memimpin perang dengan wilayah selatan, kemudian bertemu dengan Helen, ibu dari Zeco. Sampai kemudian menikah tanpa diketahui oleh orang-orang di Amanecer karena saat itu ayah Tyrian takut jika orang-orang di Amanecer memanfaatkan istrinya yang serang Demigod.
Alaglosa hanya manggut-manggut saja mendengar cerita dari suaminya. Ternyata memang keberadaan dari pria bernama Zeco itu sepertinya sudah ada sejak dulu di kehidupan pertama Alaglosa. Hanya saja karena kebiasaannya yang tidak berada di wilayah, maka dari itu tidak ada yang mengetahui tentang orang ini.
Satu hal yang Alaglosa syukuri, ternyata suaminya memiliki saudara dan berarti mereka berdua akan saling bahu membahu untuk saling melindungi. Ketakutan Alaglosa akan sebab dan akibat dari hidupnya yang berputar itu, adalah si pemutar waktu yang mendapatkan ganjarannya, dan itu berarti Tyrian yang akan mendapatkan ganjaran karena memutar waktu yang seharusnya tidak dia lakukan.
__ADS_1
" Kau.. Bukan berasal dari masa ini kan? Maksud ku, jiwa mu bukan berasal dari tempat ini. "mata Alaglosa terbelalak ketika mendengar ucapan kakak iparnya.
" Darimana aku tahu? Aku seorang Demigod, manusia setengah dewa, jadi jelas aku tahu tentang hal itu. Terlihat jelas ketika melihat wajah mu.. " ucap Zeco seolah tahu arti raut wajah Alaglosa.
" Maaf.. Ehm.. aku.. aku.. " Alaglosa gugup karena tidak tahu harus bicara apa.
" Tidak perlu khawatir. Aku bukan seseorang yang suka ikut campur urusan orang lain. Lagipula, seseorang yang bisa memutar waktu itu setahuku tidak banyak.. Dan pasti itu Tyrian, karena dia sudah menaruh hatinya pada mu sejak pertama kali bertemu.. Tentu ada alasan kenapa kau berada di sini, jadi jangan meragukan keberadaan mu.. " tutur Zeco yang tidak ingin istri adiknya ini berkecil hati.
" Terima kasih kak.. " Zeco mengangguk.
" Mulai besok,, ikut aku berlatih ya.. Kau dan Tyrian, karena waktu kita tidak banyak lagi.."
Dari kejauhan, Tyrian bisa melihat istrinya bisa berhubungan baik dengan sang kakak yang sebenarnya memiliki sifat yang ajaib. Zeco terkenal arogan jika berhubungan dengan lawan, dia juga tidak pernah bisa diajak serius, sering melawak hal yang sama sekali tidak lucu, dan yang paling parahnya adalah jika sudah marah, maka semua yang di depannya akan hancur.
Zeco bisa disebut sebagai seorang guru besar, atau master sorcerer. Zeco yang merupakan Demigod, jelas mewarisi kekuatan dari leluhurnya, Haukra. Tidak banyak yang tahu apa saja kemampuan pemimpin tertinggi para dewa ini, karena di sejarah tidak banyak disebutkan. Tapi, satu kemampuan yang sudah sangat terkenal yaitu Haukra yang mengendalikan INFINITY.
Infinity sendiri memiliki beberapa penguasaan, dan tidak semua Zeco bisa kuasai karena dia bukan dewa, hanya manusia setengah dewa. Meski begitu, jika Zeco dan Tyrian di hadapkan dalam sebuah pertandingan, jelas Zeco akan menang.
__ADS_1
**************
Malam harinya, Alaglosa dan Tyrian langsung masuk ke kamar mereka setelah acara makan malam selesai. Dalam kesempatan ini, dimanfaatkan untuk Alaglosa menceritakan tentang masalah pelayan yang merupakan mata-mata dari wilayah selatan. Tyrian sendiri tidak terkejut karena sudah mendengar saat pertemuan lagi. Tapi, Tyrian tidak ingin merusak antusiasme sang istri, akhirnya Tyrian berpura terkejut mendengar hal itu.
" Tidak perlu khawatir, tentang itu semua akan diurus oleh kakak nantinya. Dia memiliki kekuatan yang bisa membuatnya memanipulasi otak manusia.. Jadi, hal ini pasti terselesaikan dengan baik.. " ucap Tyrian menenangkan sang istri.
" Benarkah? Kenapa bisa begitu? " Alaglosa terkejut.
" Dia menguasai kekuatan yang disebut Infinity.. Dan diantara semua kekuatan itu, yang dia warisi dari leluhurnya dewa Haukra, kakak ku bisa menguasai beberapa. Seperti manipulasi otak dan ingatan seseorang, termasuk mengendalikan pikiran seseorang untuk mengikuti keinginannya. Dia juga memiliki manna dalam jumlah besar dan tidak akan pernah ada habisnya. Otaknya juga memiliki kapasitas besar hingga dia lebih pintar dibandingkan seorang yang jenius. " cerita Tyrian.
" Wah.. Dia hebat sekali, pasti jika dipikir dia itu adalah yang terkuat di Anchestral Land ya.." Tyrian mengangguk.
" Hebatnya lagi, dia bisa memanipulasi jiwa mahkluk, bahkan menghadirkan kembali jiwa mahkluk yang sudah mati.. Terakhir, dia memiliki kemampuan untuk memperkuat senjata yang dia gunakan.. " Tyrian menambahkan.
" Lalu kenapa selama ini, tidak ada yang tahu tentang keberadaannya? " tanya Alaglosa.
" Untuk melindunginya, dan melindungi semua orang.. Coba kau pikirkan, jika kekuatan kakak ku dimanfaatkan oleh orang jahat? " pikiran Alaglosa langsung menerawang jauh, dan yang dia dapatkan adalah kehancuran.
__ADS_1
" Hiiii.. Jika sampai masa itu benar terjadi, maka Anchestral Land akan hancur.. " Tyrian mengangguk.
Kekuatan kakaknya memang sangatlah luar biasa, namun karena dia bukan dewa, setiap melakukan kekuatan itu, dia akan mendapatkan ganjaran. Tidak tentu ganjaran itu apa, karena itu semua bergantung pada seberapa besar Zeco mengeluarkan kemampuannya. Terkadang, Tyrian merasa kasihan, saat sesudah mengeluarkan kekuatannya, Zeco akan mengurung diri di ruangan yang ada di atap kastil. Zeco akan meraung-raung seperti orang yang kesakitan, entah apa yang terjadi dalam ruangan itu.