
Bertemu dengan Acfica, memberikan pengetahuan baru bagi Alaglosa dan Tyrian. Ternyata kemampuan pengendalian yang mereka warisi dari Acfica, memiliki beberapa pantangan yang mana bisa dilanggar, bisa membuat mereka terjebak ke dalam masa yang mereka datangi untuk selamanya. Anggaplah pertemuan ini adalah sebuah keberuntungan untuk mereka.
" Jangan pernah melanggar aturan itu, karena akan fatal akibatnya.. Meminta seseorang untuk menyelamatkan kalian pun, tentunya hal itu tidak akan bisa terjadi.. Pengendali ruang dan waktu, adalah pengendali yang memiliki kekuatan untuk mengatur apa yang ada di dalam genggamannya.. Dianggap sebagai pemilik kemampuan terhebat karena bisa mengendalikan perputaran waktu bagi siapa saja yang dia inginkan.. " terang Acfica.
" Jadi begitu.. Beruntung kami menemui anda di sini, jika tidak mungkin kami akan melakukan kesalahan yang fatal di masa depan.. " ucap Alaglosa.
" Tentu saja.. Ini juga menjadi keberuntungan bagi ku, melihat soul stone milik ku terbagi dan hidup berdampingan seperti kalian.. Apa ada yang kalian dari sehingga datang kemari? " tanya Acfica.
" Kami datang kemari dengan tujuan mendapatkan pengetahuan tentang penyegelan monster jahat yang akan datang di masa depan.. Kami berharap bisa mendapatkan bukti konkret tentang tata cara penyegelan itu.. " Tyrian yang menjawab.
" Apa kalian tahu arti dari kemampuan yang kalian miliki itu? Jika kalian bertanya bagaimana cara melakukan penyegelan dengan kemampuan kalian itu, bisa aku simpulkan kalian tidak memahami dengan betul arti dari pengendalian kalian terhadap ruang dan waktu.. " Acfica berjalan menuju ke sebuah ruangan yang ternyata di dalam ruangan itu ada pintu rahasia yang entah mengakses kemana.
Acfica membawa Tyrian dan Alaglosa ke sebuah ruang bawah tanah yang berada tepat di bawah kamar tidur milik Acfica. Rupanya di ruang bawah tanah ini, terdapat gambar-gambar yang memenuhi dinding tempat ini. Ketika Acfica menyalakan obor dengan nafasnya, semua gambar itu terlihat dan Tyrian terkejut melihat gambar itu.
Di sebelah kanan tempat mereka, ada gambar-gambar yang diukir di dinding baru itu. Bagian ini, menyatakan kemampuan seorang pengendali waktu dimana dari satu gambar ke gambar yang lain menyampaikan bahwa pengendali waktu adalah pengendali yang mampu berpindah ke masa apapun sesuai dengan keinginannya. Dan bisa menghadirkan dan meniadakan baik itu mahkluk hidup atau benda mati yang dulunya tidak ada menjadi ada di masa itu.
__ADS_1
" Maksud dari ukiran itu, seorang pengendali waktu bisa membuat sesuatu yang tadinya sudah tidak ada menjadi ada.. Contoh saja naga, aku yakin dimasa depan naga pastilah sudah punah.. Tapi seorang pengendali waktu bisa kembali memutar waktu agar para naga bisa ada di masanya.. Dan itu pun berlaku juga sebaliknya... Mengerikan bukan? " ucap Acfica.
Alaglosa sungguh tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar. Sehebat itu kemampuan yang dimiliki suaminya, apalagi kekuatan Acfica yang menguasai dua kekuatan itu sekaligus. Sungguh sangat luar biasa jika kedua kekuatan itu disatukan. Pemiliknya akan sehebat Acfica yang sudah diberi gelas sebagai makhluk paling kuat di Anchestral Land.
Mata Alaglosa berpindah menatap dinding yang berada di sisi sebelah kiri. Dinding itu terukir gambar yang terlihat cukup asing bagi Alaglosa. Terlihat ada bentuk kotak-kotak besar dan juga ada seseorang yang terlihat menguasai kotak itu. Aneh, bukankah pengendalian ruang memungkinkan pemiliknya melakukan teleportasi ke berbagai tempat di waktu yang sama sesuai dengan keinginan dari pemilik kemampuan tersebut. Lalu apa maksud gambar di dinding itu.
" Apa kau menemukan sesuatu yang aneh di sana? " tanya Acfica yang sejak tadi memperhatikan Alaglosa.
" Ini... Pengendalian ruang kan? Tapi.... Kenapa gambarnya begini? Aku tidak tahu maksud arti gambar itu.. " Acfica tersenyum.
" Tambahan... Ruang yang kau ciptakan itu akan bisa kau kendalikan sepenuhnya sesuatu dengan keinginan mu.. Bahkan jika dalam dimensi ruang yang kau ciptakan itu kau ingin membuat objek yang ada di dalamnya mati, maka dimensi ruang itu akan dengan segera melakukan perintah mu.. " kini ganti Tyrian yang terkejut mendengar ucapan Acfica. Dalam tubuh sang istri, ternyata memiliki hal yang sangat menakutkan seperti itu.
" Dari dua penjelasan ku ini, apa kalian sudah tahu apa yang bisa membuat kalian menyegel sesuatu yang menurut kalian adalah hal yang bisa menjadi bencana itu? " tanya Acfica mencoba mengetes sejauh mana kedua orang ini mengerti tentang penjelasannya.
Tidak ada yang menjawab baik itu Tyrian maupun Alaglosa. Bukan karena mereka bodoh, tapi mereka terlalu shock dengan dashyat nya kemampuan dari seorang yang bisa mengendalikan ruang dan waktu sekaligus. Bukan hanya berpindah ruang dan dimensi atau berpindah waktu. Melainkan bisa membuat dimensi sendiri dan juga bisa menentukan takdir hidup seseorang. Kekuatan yang setara dengan dewa.
__ADS_1
" Kalian tinggal membuat dimensi baru untuk monster itu.. Kemudian melemparkan nya ke waktu yang tidak ada manusia di dalamnya. Dengan begitu, penyegelan kalian akan berhasil.. " ucap Acfica.
Pembicaraan dengan Acfica selesai, kini Tyrian dan Alaglosa telah kembali ke kastil Sir Draken. Alaglosa langsung tertidur karena kelelahan menggunakan kekuatannya. Sedangkan Tyrian memiliki mendiskusikan masalah yang baru diketahuinya dari Acfica itu, pada guru besar yang melatihnya dan juga sang istri.
Guru besar mendengarkan dengan seksama dan dia pun menarik sebuah kesimpulan bahwa kemampuan pengendali ruang dan waktu tidak bisa dianggap remeh. Beruntung pengendali kedua kekuatan itu berada di pihak yang benar. Andai saja mereka berada di pihak King Kriston, pastilah dunia akan mengalami kegelapan sekali lagi, sana seperti ketika Hydragoneus muncul.
" Apa kalian mendapatkan sesuatu yang lain lagi ketika di sana? " tanya guru besar setelah mendengarkan cerita dari Tyrian.
" Tidak ada.. Kami hanya mencari cara menyegel dari Acfica setelahnya kami kembali.. " jawab Tyrian.
" Kalian tidak bertemu dengan orang lain lagi selain Acfica? "
Alis Tyrian berkerut mencoba mengingat adakah seseorang yang bertemu dengannya saat berada di tempat kelahiran para naga itu. Hingga ingatannya jatuh ketika dia akan masuk ke sebuah kamar yang rupanya kamar Acfica. Dia berpapasan dengan naga yang memiliki fisik manusia dengan tanduk dan sayap yang lebih besar dari milik Acfica. Malahan, Acfica tidak memiliki tanduk.
" Keluar dari kamar Acfica kan? Berarti kalian datang ke masa dimana kegelapan belum menguasai wilayah kelahiran para naga.. Pria itu adalah musibah yang terjadi di Anchestral Land.. Makhluk yang paling tidak diinginkan kehadirannya... " Jasraj berucap.
__ADS_1