Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Sejarah palsu


__ADS_3

Orang-orang yang tinggal di kastil Sir Draken di Eldrogo, menyambut kedatangan pasukan Tyrian dan juga rombongan dari Amanecer yang kembali lagi ke Eldrogo karena mereka masih dalam kondisi yang tidak bisa melanjutkan perjalanan. Tentu saja kedatangan rombongan Amanecer disambut dengan sangat baik oleh penguasa di Eldrogo ini, hanya saja situasi dan kondisi Eldrogo yang sedang dalam situasi menghadapi bencana, sehingga tidak ada pesta sambutan seperti sebelumnya.


Dikatakan Eldrogo tengah dalam situasi menghadapi bencana, hal ini karena gunung berapi yang sudah tidak lagi aktif selama seratus tahun terakhir ini, kini telah menjadi kembali aktif dikarenakan sesuatu yang secara perlahan tapi pasti, semakin mendekat. Situasi ini langsung di sampaikan pada Tyrian, begitu pemimpin pasukan Eldrogo itu kembali dari misinya.


Sekarang ini, Kaisar membawa beberapa orang yang menjadi penanggung jawab situasi Eldrogo saat ini untuk berkumpul dan membahas apa yang tengah mereka cari tahu dari beberapa terakhir ini. Kali ini, Tyrian ikut dalam rapat ini sebagai penanggung jawab keamanan wilayah selatan.


" Kenapa bisa ada situasi macam ini? Tidak kah ini terdengar seperti sebuah lelucon? " Tyrian tidak bisa mempercayai apa yang baru saja Lopus laporkan tentang situasi saat ini.


" Ini bukan lelucon yang mulia.. Karena nyatanya adalah memang benar begitu.. Sebagai penguat ucapan saya, secara khusus saya mengundang seseorang yang memang mengetahui cerita lengkapnya dan mungkin saja beliau ini memiliki cara yang bisa membantu kita menghadapi hal ini.. " Lopus menjeda sejenak.


" Izinkan saya memanggil yang bersangkutan untuk mengikuti rapat ini, yang mulia.. " Lopus meminta izin.


" Tentu saja.. Siapapun yang bisa membantu kita menghadapi situasi ini, memang harus ikut serta di dalam kesatuan kita ini.. " Kaisar memberikan izin.


Wajah Tyrian dan Alaglosa langsung berubah ketika melihat siapa tamu kehormatan yang dibicarakan Lopus tadi. Tyrian menatap orang ini dengan raut wajah penuh kebencian, sedangkan Alaglosa melihat orang ini dengan raut wajah sedikit jijik. Alaglosa masih belum bisa melupakan kejadian pertama kalinya, dia dan orang ini bertemu sehingga membuat kesalahpahaman antara dirinya dan suaminya.

__ADS_1


" Suatu kehormatan bagi saya, dapat kembali diundang masuk ke istana keluarga penguasa wilayah selatan.. " ucap orang itu menunduk. Sebelum dia memberi hormat pada Kaisar, orang ini menyempatkan diri melihat Tyrian dan tersenyum mengejek ke arah suami Alaglosa itu.


" Jangan banyak basa basi, katakan saja apa yang kau ketahui.. Jasraj.. " Tyrian menekankan ucapannya.


" Ho.. Ho.. Ho... Jangan bersikap tidak bersahabat dengan saya, yang mulia.. Karena disini, hanya saya yang mampu memberikan solusi untuk masalah wilayah selatan.. " Jasraj terlihat menyombongkan dirinya.


" Cih... Kalau kau tidak mau membantu, juga tidak apa.. Toh Basilik yang akan berdampak paling besar, jika sampai gunung itu meletus.. " Tyrian menyeringai jahat.


Jasraj melotot ketika Tyrian menanggapi tingkahnya dengan cara seperti itu. Tidak disangka, Tyrian bisa berucap seperti itu di depan semua orang yang ada di ruangan rapat ini. Sepertinya Jasraj salah strategi jika ingin membuat Tyrian kesal. Nyatanya disini, saat ini dia lah yang kesal karena ucapan Tyrian.


" Kalian berdua tenanglah.. Saat ini kita tengah menghadapi situasi mendesak.. Jika kalian punya kepentingan spesial di luar masalah ini, silahkan selesaikan nanti diluar.. " Kaisar menyindir.


" Apa bisa kita lanjutkan? " Jasraj dan Tyrian mengangguk.


" Bisa kau jelaskan apa yang terjadi dan bagaimana cara menghadapinya? " tanya Kaisar menatap Jasraj. Bukan hanya Kaisar, semua orang di ruangan itu pun menatap Jasraj dengan tatapan yang sulit untuk diartikan.

__ADS_1


" Dimensi itu mendekat karena merasakan kekuatan yang menyegel nya berada di tempat ini.. Pengendali ruang dan waktu, berada di tempat ini, jadilah monster di dalam dimensi itu menggila dan berusaha untuk mendekati ke arah keturunan Acfica itu.. " terang Jasraj.


Sebenarnya, segala sesuatu yang terjadi di masa lalu, terutama di wilayah tinggalnya para naga ini, tidak sesederhana yang dituliskan di dalam sejarah wilayah selatan. Monster yang disebut sebagai Hydragoneus adalah perwujudan dari sisi hitam yang gelap dari naga itu sendiri. Dan yang menyerap semua kegelapan dalam diri para naga adalah pria yang dicintai oleh Acfica. Satu-satunya naga jantan, yang berhasil membuat Acfica jatuh cinta, namun juga yang menghancurkan Acfica saat itu.


" Jika ingin tahu yang sebenarnya terjadi saat itu, hingga sampai munculnya monster naga itu, kalian semua harus kembali mempelajari sejarah para naga... Tentunya bukan sejarah yang ada di buku yang selama ribuan tahun ini kalian baca, karena sesungguhnya bukan seperti itu cerita asli para naga.. " semua orang tercengang mendengar ucapan Jasraj. Sejarah yang mereka pelajari selama ini tentang penguasa wilayah selatan adalah palsu.


" Apa maksud mu dengan mengatakan sejarah yang sebenarnya dari para naga? " Kaisar angkat bicara. Pembicaraan ini sudah melenceng terlalu jauh dari apa yang pada awalnya dibahas.


" Nyatanya Hydragoneus bisa tercipta juga karena kegelapan dalam diri manusia dan makhluk terkutuk lainnya.. Naga sejak dulu diburu untuk diambil soup stone mereka dan dijadikan sebagai sumber kekuatan bagi makhluk lain.. Mereka memburu naga ketika naga dalam masa paling lemah mereka, yaitu ketika mereka akan melahirkan.. Hydragoneus yang dulunya adalah panglima perang kawanan naga, murka dengan itu semua hingga akhirnya menelan kegelapan itu sendiri untuk melindungi bangsanya dan wanita yang dia cintai.. " Jasraj diam sejenak. Menceritakan hal ini, juga menyakiti hatinya. Naga jantan yang berubah menjadi monster jahat itu, dulunya adalah teman seperjuangannya.


" Maaf.. Bukan saya tidak ingin mendengar cerita anda tentang sejarah para naga.. Tapi disini saya ingin menanyakan, apakah ada cara menghentikan bencana ini? " tanya Alaglosa.


" Tidak ada yang bisa dilakukan selain menunggu monster itu bangkit dan kembali menyegel nya. Dan itu tugas kalian berdua.. "


" Ya? " Tyrian terkejut. Bukankah harus pengendali ruang dan waktu, lalu kenapa harus dia dan istrinya yang memiliki tugas itu.

__ADS_1


Tyrian menatap istri dan ayahnya yang ternyata sama sekali tidak terkejut dengan ucapan Jasraj. Tyrian pun menduga, ada yang dua orang ini sembunyikan darinya. Jujur saja Tyrian kesal akan hal itu, tapi itu masalah nanti, ketika semuanya sudah selesai, dia akan menghukum sangat istri.


" Tidak kah kalian memiliki hutang penjelasan pada ku? " Tyrian menatap tajam ayah dan istrinya.


__ADS_2