
Naga dikatakan sebagai makhluk dengan ketahanan fisik yang kuat dan kemampuan yang hebat. Hal itu memang benar adanya, seekor naga tidak akan mati hanya karena terkena tebasan pedang, terkena tombak, atau panah sekali pun. Segala macam racun juga tidak akan bisa membunuh naga, hanya mampu melumpuhkan mereka saja.
Satu hal yang mampu membuat naga mati, hanya dengan menghancurkan soul stone nya. Menciderai soul stone milik naga, sama dengan membunuh naga itu secara perlahan-lahan, dan jika sampai soul stone itu hancur, maka naga akan dipastikan mati.
Acfica, tidak mati meski Bialus memberikan racun yang kuat sekalipun. Racun yang diberikan Bialus pada Acfica, adalah racun yang mampu melumpuhkan sepuluh pasukan raksasa. Tapi, jika racun itu diberikan pada naga, maka hasilnya naga itu hanya akan melemah dan kemampuannya untuk berubah menjadi naga menjadi hilang.
Acfica, masih terus bertahan menahan sakit akibat racun yang diberikan Bialus. Semua orang tahu jika Acfica mati, itu karena Acfica meminta pada Jasraj untuk menyebarkan berita tentang dirinya mati pada semua orang. Nyatanya, Acfica masih hidup meski tubuhnya lemah.
Kurang beberapa hari lagi, Acfica akan bertelur. Nantinya, telur itu akan dierami olehnya sampai waktu yang cukup lama hingga telur itu menetas dan naga akan terlahir. Hanya saja, kondisinya yang sekarang tidak akan mampu untuk mengerami telur nya. Bagaimana mengerami telur, jika berubah menjadi naga saja, Acfica tidak bisa melakukannya.
" Bagaimana kau akan merawat telur itu? Aku tidak bisa membantu mu.. Kau tahu apa yang akan terjadi pada ular yang menjaga telur naga.." Ujar Jasraj bertanya rencana apa yang akan dilakukan Acfica.
" Jasraj, bisa kau menolongku? " Tanya Acfica.
" Tentu.. Apapun akan aku lakukan jika itu bisa menebus kesalahan ku pada mu.. " Acfica tersenyum mendengarnya.
" Bisakah kau mencari pelayan ku yang dulu.. Pelayan ku yang merupakan penyihir putih? " Pintar Acfica.
" Dimana dia berada? "
" Lembah sihir.. Dia berada di sana.. "
" Aku tahu kau tidak akan bisa masuk ke sana.. Jadi bawa ini bersama mu, saat kau mendekati lembah itu, maka pelayan ku akan menemui mu karena merasakan keberadaan kalung ini.. " Acfica menyerahkan sebuah kalung dan dia memasangkan kalung itu pada Jasraj yang masih dalam bentuk ular besar.
" Tunggu aku.. Jangan keluar, semua kebutuhan mu, biar adik ku yang mengurus. " Acfica mengangguk.
Hubungannya dengan Jasraj dan adiknya memang sangat baik sejak dulu. Hanya saja, karena nafsu duniawi, membuat hubungan baik ini menjadi rusak. Walaupun masih bisa diselamatkan, tapi tetap saja, gelas yang sudah pecah tidak akan bisa dikembalikan bentuknya dengan sempurna.
Sambil menunggu Jasraj, Acfica terus memikirkan kira-kira apa yang akan dia lakukan setelah dia berhasil bertelur. Pasalnya, setelah dia berhasil mengeluarkan telurnya, nyawa Acfica bisa saja tidak akan selamat saat itu. Racun dari Bialus, memang tidak membunuhnya, tapi membuatnya melemah. Dan itu bisa semakin bertambah parah efek racun itu setelah Acfica bertelur.
__ADS_1
Hingga akhirnya, dia berhasil memikirkan sebuah cara untuk bisa tetap memastikan jika keturunannya ini akan bisa melewati waktu dan masa. Acfica, menemukan sebuah cara yang bisa membuat telurnya menetas meski tanpa dirinya. Waktunya memang lebih lama dari jika dia yang mengerami telur itu, tapi tidak ada cara lain yang bisa dia lakukan selain itu.
***********
Jasraj berhasil membawa pelayan Acfica kembali ke Basilik bersamanya. Pelayan Acfica yang bernama Raisesha ini terkejut melihat kondisi tuannya yang menjadi seperti sekarang ini. Secara kebetulan, bertepatan dengan proses Acfica bertelur, saat itu juga pelayannya ini datang.
" Anda tidak bisa merubah diri anda menjadi naga.. Jika tetap anda paksa untuk membuat telur ini keluar dari rahim anda, maka resikonya anda akan meninggal, nyonya.. " Ucap Raisesha berusaha untuk menasehati Acfica.
" Bantu aku.. Setelah telur ini keluar, bawa dia bersama mu.. Akan aku titipkan setengah soul stone milik ku padanya dan setengahnya lagi akan aku kirimkan pada seseorang.. Dan Jasraj, kau yang akan mengirimkan setengah soul stone milik ku.. " Ucap Acfica sambil menahan sakit di perutnya.
" Setengah soul stone ku akan aku berikan pada Tannicv istri Braern.. Dimana suatu saat nanti, kedua soul stone milik ku ini akan bersatu dan dipastikan saat itulah, kekuatan tertinggi pengendali ruang dan waktu akan tercipta.. Lakukan seperti yang aku katakan, Jasraj, Raisesha, karena hanya kalian yang mampu aku percaya, untuk membantu ku.. " Punya Acfica memelas.
Setelah itu, Acfica berhasil melahirkan telur naga yang kemudian dibawa pergi oleh Raisesha. Sebelum benar-benar pergi, Acfica membagi soul stone miliknya, satu pada telur yang dia lahirkan dan satu lagi pada Jasraj yang langsung dibawa menuju ke tempat Tannicv.
" Dia akan menetas seratus tahun, bahkan bisa saja lima ratus tahun lagi dari sekarang.. Pastikan dia akan menetas, bisa kau melakukan hal ini untuk ku? " Tanya Acfica pada Raisesha.
" Tentu.. " Raisesha mengangguk mantap.
Flashback off
Iynx menatap tidak percaya kilasan balik cerita tentang Acfica di masa lalu. Saat semua itu terjadi, Iynx berpikir kepergian Acfica karena dia tidak mencintai Iynx seperti Iynx mencintainya. Nyatanya, semua itu adah ulah Bialus yang cemburu pada Acfica.
" Maaf.. Sebagai seorang dewa.. Aku telah dibutakan oleh nafsu dunia sehingga mata batin ku tertutup.. Sampai-sampai aku tidak bisa melihat kecemburuan dari Bialus pada mu.. Maafkan aku.. Sungguh maafkan aku.. " Ucap Iynx tulus pada Acfica.
" Dendam sudah berakhir.. Kepergian Tyrian dan Alaglosa akan menjadi akhir dendam kedua keturunan mu.. " Ucap Acfica.
" Kriston... Terima kasih telah mendidik Tyrian menjadi seseorang yang luar biasanya.. Setelah ini, keturunan mu tidak akan hidup di masa ini tetapi hidup di masa depan yang jauh dari sekarang.. Nama Sir Draken, akan menembus ruang dan waktu, dan berjaya di setiap masa dimana mereka berada.. " Acfica berucap pada Kaisar.
Setelah itu, bayang Acfica dan Claus menghilang dari tempat itu. Tempat dimana semua kesalahpahaman berawal, dan kini menjadi tempat semuanya diluruskan. Yang tersisa kini hanyalah kenangan, yang dikenang oleh semua orang yang masih tinggal di masa yang sekarang.
__ADS_1
****************
Tahun 2023, London, Inggris..
" Mama... Papa... " Teriak dua anak laki-laki dan perempuan ketika mereka melihat kedua orang tuanya menjemput mereka ke sekolah.
" Jangan berlari.. Kalian bisa jatuh.. " Tegur mama, pada kedua buah hatinya.
" Maaf.. Kami benar-benar tidak sabar untuk pergi ke taman hiburan.. " Ucap anak laki-laki yang bernama Clannet.
" Iya ma, pa.. Kami tidak sabar untuk melihat taman bermain baru.. " Ucap anak perempuan bernama Acfiana.
" Tentu.. Kalau begitu, ayo sekarang kita berangkat.." Seru mama Clannet dan Acfiana.
" Tunggu dulu.. Tuan dan Nyonya Sri Draken.. " Panggil seorang wanita yang sepertinya adalah guru dari Clannet dan Acfiana.
" Iya, Miss.. Ada yang bisa kami bantu? " Tanya mama si kembar.
" Tidak ada nyonya.. Hanya saja, saya ingin mengucapkan Terima kasih pada si kembar, karena telah menolong saya tadi.. Saya ada sedikit kue yang saya buat sendiri.. Saya ingin memberikan pada mereka.. " Guru si kembar menyerahkan sebuah papper bag pada nyonya Sir Draken.
" Terima kasih, Miss.. Kalau begitu kami pulang dulu.. " Ujar Nyonya Sir Draken.
Keluarga Sir Draken pun pergi meninggalkan lingkungan sekolah menuju ke taman bermain yang baru dibuka hari ini. Keempat nya pergi dengan senyum yang selalu menghiasi wajah mereka. Senyum indah, sebagian wujud kebahagian dan juga rasa syukur mereka.
Sepuluh tahun berlaku sejak keduanya berada di masa ini. Clannet dan Acfiana lahir setahun setelah mereka tiba di masa ini. Tyrian awalnya bekerja sebagai pekerjaan di ladang hingga sepuluh tahun ini, Tyrian dan Alaglosa berhasil menjadi pemilik peternakan sapi besar di negara ini.
Keduanya telah menjalani hidup yang lebih baik disini. Tyrian sembuh begitu dia berada di masa ini. Mereka selalu berusaha menjalani hidup dengan baik, dengan begitu, mereka telah membuat orang-orang yang telah membantu mereka hingga bisa berada di tempat ini, menjadi tenang.
TERIMA KASIH...
__ADS_1
*****************
TAMAT.