Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Kekkai penyegel


__ADS_3

" Apa maksud ucapan mu dengan mengatakan bahwa aku dan istri ku yang memiliki tanggung jawab menyegel monster itu? Kami bukan pengendali.... " ucapan Tyrian menggantung ketika dengan cepat Jasraj memotong ucapannya.


" Istri mu adalah pengendali ruang.. Sedangkan kau sendiri adalah pengendali waktu.. Perihal kenapa kau tidak tahu masalah ini, coba kau tanyakan pada yang mulia Kaisar saja.. Aku tidak ada hak untuk mengatakan sebab apa yang sampai membuat mu tidak mengetahui kemampuan mu yang sebenarnya.. " jawab Jasraj masih dengan ekspresi wajah yang seakan tengah mengejek Tyrian.


" Kalian berdua berhutang penjelasan pada ku.. " Tyrian menatap tajam ayah dan istrinya.


" Hm.. Hm... Kita bahas itu nanti.. " Kaisar berdehem karena merasakan tekanan yang disebabkan oleh putranya.


Tyrian memilih diam karena sepertinya hanya dia mendadak menjadi orang bodoh sekarang ini. Dia ingin mendengar bagaimana rencana orang-orang yang sepertinya juga mengetahui rahasia tentang kemampuan yang dia miliki ini. Dan nantinya, Tyrian akan memberi pelajaran pada mereka yang ternyata ikut merahasiakan tentang apa yang menjadi kemampuannya.


Jasraj menjelaskan panjang lebar cara yang bisa dipakai untuk menyegel monster itu. Tentunya bukan hanya dilakukan oleh dua orang pengendali ruang dan waktu saja, melainkan semua orang memiliki peran untuk mengecoh monster itu. Menurut apa yang Jasraj ceritakan, monster ini memiliki kecerdasan yang setara dengan manusia. Dia juga bisa memahami bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi. Hal itu karena pada awalnya, monster ini adalah naga yang sebelumnya hidup dengan makhluk lainnya.


Gozza, adalah nama naga yang menyerap kegelapan yang dimiliki oleh semua makhluk demi menyelamatkan kawanan para naga. Namun Gozza yang merupakan naga putih itu tidak tahu bahwa dirinya pada akhirnya tidak bisa mengendalikan kekuatan kegelapan yang dia telan. Akhirnya Gozza berubah menjadi monster naga berkepala tiga, Hydragoneus. Dia jugalah yang membunuh Acfica ketika naga betina ini berusaha untuk menyelamatkan Gozza dari kegelapan itu.

__ADS_1


Meski sebenarnya saat itu Acfica tidak mati karena dia yang merupakan pengendali ruang dan waktu, bersembunyi di dimensi lain untuk memulihkan kondisinya karena luka yang diberikan oleh Hydragoneus. Tiga tahun berikutnya, Acfica kembali lagi ke Anchestral Land dan membantu Iynx dan Bialus mengalahkan Hydragoneus.


" Karena dia merasakan kembali soul stone dari naga yang menyegel nya, membuat dirinya murka dan berusaha mendekatkan dimensinya. Lagipula, perpecahan soul stone Acfica sebenarnya memperlemah segel yang dia buat untuk menyegel Hydragoneus itu... " ucap Jasraj setelah panjang lebar menjelaskan situasi yang menjadi penyebab keadaan sekarang ini terjadi.


" Bagaimana kami harus menyegel nya? Pasti ada caranya kan? " tanya Alaglosa. Dia saja belum paham betul tentang kemampuan yang dia miliki, namun kini dia harus dihadapkan dengan masalah yang rumit sekali.


" Dengan mengaktifkan kekuatan kalian berdua secara bersamaan. Dengan begitu, dia akan terlempar ke dimensi lain.. Karena aktifnya ruang dan waktu secara bersamaan maka kalian berdua bisa mengakses semua dimensi yang ada di semesta ini.. " Alaglosa dibuat melongo mendengar kehebatan dari kemampuannya itu.


Rapat telah usai, dan berkat penjelasan dari Jasraj, semuanya jadi memiliki harapan akan kemenangan dalam menghadapi bencana kali ini. Apalagi, jika apa yang diucapkan oleh Jasraj benar adanya, maka jelas tidak akan ada yang perlu wilayah selatan takuti karena adanya pengendali kemampuan terhebat di seluruh semesta itu.


" Sungguh sangat hebat, kalian semua menutupi masalah ini dari ku.. " sarkas Tyrian kesal sekali.


" Karena kemampuan ku tersegel, karena itulah aku sengaja tidak mengatakan apapun pada mu.. Maafkan ayah, yang merahasiakan semuanya.. " Kaisar Proston merasa tidak enak pada putranya.

__ADS_1


" Sebenarnya kau saja yang bodoh dalam hal ini. Sudah jelas banyak yang mengatakan kau adalah keturunan langsung dari Acfica, jadi seharusnya kau tahu jika kau mewarisi kemampuannya... Bukankah kau bisa mengeluarkan api hitam pekat? Itu adalah kemampuan Acfica selain pengendali ruang dan waktu.. " sarkas Jasraj, membuat Tyrian kesal setengah mati saat ini.


" Kenapa kekuatan ku disegel ayah? Dan kenapa hanya pengendali waktu saja yang disegel, bukan api hitam pekat? " tanya Tyrian.


Kaisar menatap sendu ke arah putra tunggalnya itu. Misteri tentang penyegelan kemampuan sebenarnya dari Tyrian, adalah garis batas luka yang Kaisar miliki. Luka yang dia rasakan saat dia harus merelakan istrinya berkorban demi putra mereka. Karena saat itu, jika saja istrinya tidak berkorban, maka Tyrian akan mati saat itu juga.


Ingatan Kaisar jatuh ke beberapa tahun yang lalu, tepatnya ketika Tyrian berusia lima tahun. Saat itu kastil di gemparkan tentang beberapa pelayan yang menghilang tanpa jejak yang tertinggal sedikit pun. Kapan tepatnya mereka menghilang pun tidak ada yang tahu. Tapi yang jelas pasti, mereka tidak lagi ada di kastil setelah bermain-main dengan Tyrian.


Begitu diketahui penyebabnya, semua orang terkejut ketika mengetahui bahwa Tyrian yang berusia lima tahun itu telah menguasai kemampuan untuk mengendalikan waktu. Dia membuat para pelayan itu melintasi waktu. Ada yang tiba di masa lalu, ada juga yang tiba di masa depan atau bahkan dimasa ketika mereka belum ada atau tidak ada.


Tyrian yang belum bisa mengendalikan kekuatannya dengan benar, apalagi dia berusia lima tahun saat itu. Membuat Kaisar akhirnya memutuskan untuk menyegel kemampuan ini, dan untuk itu Permaisuri mengorbankan jiwanya. Melakukan penyegelan dengan kemampuan sebagai penyihir putih terakhir, Permaisuri memindahkan jiwanya ke dalam tubuh putranya dan membuat kekkai di dalam tubuh Tyrian. Di dalam kekkai itulah, kemampuan Tyrian mengendalikan waktu tersegel. Permaisuri menjadi penunggu kekkai itu.


" Jadi ibu bukan meninggal karena penyakit? Tapi.... tapi... karena aku? " tanya Tyrian dengan tubuh yang sudah lemas tidak bertenaga.

__ADS_1


" Bukan meninggal... Ibu mu masih hidup di dalam diri mu.. Jiwanya di sana untuk menjaga segel kemampuan mu.. Sedangkan tubuhnya ada di kastil putih di belakang... Di sana tubuh ibu mu masih utuh, tidak tersentuh oleh waktu... " Kaisar akhirnya mengatakan apa yang selama ini dia rahasiakan.


Tyrian bersimpuh di samping tubuh ibunya yang diawetkan dengan batu es yang konon katanya tidak akan bisa mencair meski sudah ribuan tahun. Kaisar memang sengaja mengawetkan tubuh sangat istri, karena harapannya ketika segel itu terlepas, maka jiwa istrinya akan kembali ke tubuhnya. Meski belum ada kepastian apakah hal itu akan terjadi atau justru istrinya akan benar-benar meninggal dunia.


__ADS_2