Lord Of Chronos And Choros

Lord Of Chronos And Choros
Pertanyaan yang menyudutkan


__ADS_3

Pesta pernikahan meriah antara Lord Tyrian dan putri Alaglosa sudah selesai digelar semalam, tentunya pesta digelar sangat meriah dengan berbagai pertunjukan yang seru untuk dinikmati. Semua tamu undangan begitu puas menikmati pesta yang disebut sebagai pesta pernikahan paling meriah yang pernah diadakan di seluruh Anchestral Land.


Lain dengan para tamu undangan yang senang menghadiri pesta ini, beberapa orang nampak bermuka masam dan terlihat menatap tidak suka pada pasangan suami istri yang baru itu. Siapa lagi kalau bukan keluarga kerajaan Amanecer dan tentu juga para penguasa tanah elf. Mereka terlihat sama sekali tidak menikmati adanya pesta semalam.


Dan kini secara khusus, Kaisar Proston mengundang keluarga Alaglosa untuk mencegah hal buruk terjadi ke depannya. Contohnya saja seperti mereka bersatu dengan Kerajaan Amanecer untuk menghancurkan putranya. Siapa yang tahu apa isi hati seseorang. Di luar terlihat tersenyum, namun di dalam hati siapa yang tahu jika orang itu merencanakan balas dendam.


" Silahkan dinikmati tehnya.. Dan maaf, baru mengundang kalian datang ke kediaman ku setelah semua yang terjadi.. " Kaisar masih berusaha tenang meski dia tahu apa yang tengah dipikirkan oleh orang-orang di depannya ini. Karena dia adalah keturunan naga yang bisa membaca pikiran seseorang. Tentu saja hal itu tidak sembarangan orang yang tahu.


" Sebelumnya saya minta maaf yang mulia Kaisar, tapi saya perlu bertanya dengan jelas. Apakah putra anda yang membawa putri saya pergi dari tanah Elf dua tahun yang lalu? " tanya Lord Edrahil masih berusaha bersikap sopan.


" Hahahahahaha... Tentu saja bukan.. Kalau dia yang membawa lari putri mu, sudah barang pasti mereka menikah dua tahun yang lalu.. Kami para keturunan naga hanya bisa mencintai satu orang seumur hidup, tidak peduli itu baik atau buruk tapi begitulah nyatanya. Dan jika ini semua ulah putra ku, sudah dari dulu mereka menikah." Kaisar Proston masih bisa mengajak bercanda seseorang yang melihatnya bukan sebagai teman, melainkan musuh.


Diam sejenak, Kaisar memilih menikmati teh buatan pelayan di kastil keluarga Draken ini. Teh buatan para pelayan di sini maupun di kastil yang ada di selatan sana, semua sesuai dengan lidahnya. tentu saja ini karena istrinya yang mengajari semua pelayan di masing-masing kastil untuk selalu membuat teh sesuai dengan yang paling disukai oleh Kaisar.


Lord Draken kali ini datang tidak ditemani oleh putranya, melainkan dengan perdana menteri yang selama ini ikut membuat keputusan untuk wilayah utara. Perdana menteri wilayah utara bernama Elkanaframeus Thor Savior, lebih sering dipanggil perdana menteri Elkana.Hubungan perdana menteri dengan Lord Edrahil memang dekat karena perdana menteri merupakan paman dari Lord Edrahil.

__ADS_1


Kembali lagi ke topik yang akan dibahas oleh kaisar Proston dalam pertemuan kali ini. Tidak lain adalah tentang putri Alaglosa dan semua yang berhubungan dengannya termasuk apa yang dimilikinya di tanah para elf. Sebagai seorang putri anak kandung dari ratu terdahulu, jelas Alaglosa memiliki apa yang tidak dimiliki oleh putri bangsawan lainnya. Contoh saja adalah hak veto dalam pemungutan suara yang dilakukan dalam setiap musyawarah yang dilakukan oleh petinggi elf.


" Putri Aloglosa telah resmi menjadi menantu ku, dengan jelas dia akan ikut dengan ku ke selatan. Dan mulai detik ini juga semua yang berhubungan dengannya termasuk keselamatannya adalah tanggung jawab kami, keluarga di selatan." Kaisar Proston menjeda ucapannya sejenak.


" Aku harap kalian berdua menghapus keinginan kalian untuk meraup keuntungan dari menantu ku, dalam bentuk apapun.. Asal kalian tahu, dengan mengemis pada King, apa kalian pikir wilayah utara benar akan menjadi wilayah kalian? Kebodohan macam ini, siapa yang menanamkan pada kalian?" cibir Kaisar dengan nada bicara yang sarat hinaan.


" Apa maksud anda? kami sungguh tidak tahu apa yang sedang anda bicarakan yang mulia." Lord Edrahil bertanya.


" Hei.... Jangan mencoba menutupi apapun dari ku karena itu percuma... Wilayah utara memang milik kalian sejak dulu kala, kenapa kalian mengemis pada King untuk memberikan kekuasaan mutlak pada kalian? Apa kalian semuanya bodoh? Tanah elf adalah tanah di bawah kekuasaan para elf bahwa dewa IYnx saja tidak berani ikut campur karena itu adalah tanah dimana dewa Braern berkuasa.. Lalu kenapa sekarang kau meminta apa yang memang sudah menjadi hak mu pada orang yanng justru tidak memiliki hak apapun?" terang Kaisar panjang lebar.


" Apa sekarang anda sudah paham?" tanya Kaisar sedikit mengejek.


" Ratu terdahulu yang hanya seorang perempuan tanpa dukungan saja bisa berani menentang King ketika dia berusaha untuk mengambil alih apa yang menjadi kekuasaan para elf.. Lalu anda? Keputusan yang tepat dibuat oleh Arfeen, yang menikahkan Azucena dengan kesatria itu.." cibir kaisar.


Pertemuan selesai, peringatan sudah dilemparkan oleh Kaisar. Dengan begini tidak akan ada yang mengusik rumah tangga putranya. Sekarang yang perlu Kaisar lakukan adalah mencari tahu motif Alaglosa dan motif Ttyrian. Wilayah selatan tidak bisa kembali diterpa masalah yang berakhir banyak rakyat yang menjadi korban seperti dulu lagi. Cukup satu kali saja kesalahan fatal yang dia lakukan, jangan sampai putranya melakukan hal yang sama dengannya.

__ADS_1


" katakan pada menantu ku... Aku ingin bicara,, dan dimana putraku?" tanya Kaisar pada Alpus, asistennya.


" Yang mulia putra mahkota sedang ada di istana untuk membuat laporan bersama yang mulia pangeran Codnille dan juga count muda dari keluarga Ellwort..." jawab Alpus sebelum undur diri untuk mencari keberadaan nyonya muda di keluarga SIR DRAKEN ini.


Kaisar Proston mengubah tempat bicaranya dengan istri dari putranya menjadi ke taman belakang. Taman yang dipenuhi bunga-bunga nan indah, yang dulunya selalu dirawat oleh permaisuri. Tempat yang selalu mampu mendamaikan hati Kaisar ketika dirinya berada disituasi yang berat seperti sekarang ini.


Pernikahan mendadak sang putra apalagi dengan wanita yang asalnya adalah calon istri dari putra mahkota, adalah situasi yang berat untuknya. Ketakutan akan kejadian lampau akan kembali terulang membuat Kaisar harus ekstra dalam bertindak dan memikirkan strategi agar tragedi tidak akan kembali terulang.


Sekali lagi, cukup hanya dirinya saja yang mengalami segala derita karena kehilangan, dan jangan putranya karena apa yang akan ditanggung pasti tidak bisa ditahan oleh sang putra. Karena itu, disini Kaisar perlu tahu motif dari Alaglosa dan juga Tyrian sendiri.


" Apa ayahanda memanggil saya?" tanya Alaglosa sopan ketika dia duduk di depan ayah mertuanya.


" Iya.. Maaf menganggu waktu mu beristirahat.. Tapi ada hal penting yang harus aku bicarakan dan itu tidak bisa menunggu besok-besok.. Bisakah kau menjawab semua pertanyaan ku dengan jujur, Alaglosa?" tanya Kaisar. Entah kenapa, perasaan Alaglosa menjadi sedikit tidak enak.


" Tentu ayahanda.." jawab Alaglosa setelah diam beberapa saat.

__ADS_1


" Apa kau telah memutar ruang dan waktu?" Alaglosa terkejut mendengar pertanyaan dari ayah mertuanya. bagaimana bisa ayah mertuanya menyimpulkan hal seperti itu? Apakah sesuatu telah terjadi tanpa sepengetahuan Alaglosa?


__ADS_2