Mafia Queen Menikah Dengan Ustadz

Mafia Queen Menikah Dengan Ustadz
Wanita Angkuh


__ADS_3

Satu Minggu kemudian


Hari ini tepat hari kedelapan Shasa dan Allin tinggal dirumah yang tujuh hari lalu disewanya. Keadaan Shasa semakin membaik setelah berbaur dengan tetangga barunya, perasaan was-was yang setiap saat muncul kini bisa ia kendalikan berkat tetangganya yang kadang mengajaknya bergosip.


Walaupun ibu-ibu itu sempat menanyakan keberadaan suaminya, mengapa ia hanya tinggal berdua. Dengan sedikit perasaan campur aduk, Shasa menjawabnya santai mengatakan Papa Allin sedang mendapat tugas diluar kota.


"Mah!"


Allin memanggil Mamanya dari lantai bawah dengan suara yang begitu lantang. Bocah itu rupanya tidak sabar ingin berangkat ke sekolah barunya, sedangkan Mamanya masih sibuk membenahi pakaiannya.


"Iya Allin! sebentar lagi Mama turun" sahut Shasa tak kalah kencang dari suara Allin.


Sepuluh menit kemudian wanita itu sudah siap dengan pakaian santainya. Shasa celingkungan ketika sampai di lantai satu, putri kesayangannya sudah tidak lagi berada disana.


Saat keluar dari rumah Shasa memutar bola matanya lelah ketika melihat Allin sudah duduk anteng didalam mobil. Shasa segera mengunci rumah yang disewanya kemudian masuk kedalam mobil dan memakai sealtbelt.


"Mama lama banget" protes Allin sambil mengerucutkan bibir mungilnya. Shasa yang mendengar protes dari Allin hanya terkekeh pelan.


"Sayang ini baru pukul 06:30 masih ada waktu setengah jam lagi" ucap Shasa menjelaskan kepada putrinya, ia tidak menyangka Allin akan seantusias ini dihari pertama sekolah barunya.


"Baiklah terserah Mama saja"

__ADS_1


Astaga sifat Allin mirip sekali sifatnya yang terkadang suka berlebihan jika berhadapan dengan hal baru.


***


"Nanti kalau Allin nakal, hukum aja ya Bu"


"Saya bawa pulang aja Bu daripada dihukum"


Shasa terkekeh pelan mendengar respon dari wali kelas Allin yang menurutnya sangat ramah. Beberapa ibu muda yang mengantarkan anaknya berangkat sekolah juga ikut menyapanya.


Ibu-ibu itu sedikit berbincang mengenai berita terbaru hari ini dan Shasa hanya menanggapinya dengan tersenyum sekilas. Menurutnya waktunya sangat begitu berharga jika harus ikut berbincang dengan mereka.


Shasa ijin pamit kepada wali kelas Allin dan meminta wanita paruh baya itu menjaga putri semata wayangnya.


***


Sinar matahari yang cukup menyengat membuat Shasa membelokkan mobilnya kearah kanan lalu masuk kedalam parkiran cafe. Saat turun dari mobilnya, beberapa orang yang lalu lalang menatapnya dari atas sampai bawah.


Shasa otomatis mengikuti pandangan orang-orang yang menatapnya. Melihat seluruh tubuhnya dari bawah hingga kedua tangannya, apakah ada yang salah dengan pakaiannya.


Wanita itu memejamkan matanya kesal. Ah sial ternyata pakaian yang dikenakannya dari atas sampai bawah terlihat kucel dan sedikit kotor, mirip seperti pakaian yang tidak dicuci selama berhari-hari.

__ADS_1


Tapi ah sudahlah yang terpenting saat ini adalah membeli minuman untuk membasahi tenggorokannya yang terasa kering. Lagipula sebentar lagi waktunya untuk menjemput Allin pulang sekolah, tidak ada waktu untuk mengganti pakaiannya yang terlihat lusuh.


Saat Shasa hampir membuka pintu cafe, tiba-tiba seorang wanita menabraknya hingga terjatuh kebelakang.


"Akh"


Shasa mengerang pelan, telapak tangannya berdarah karena tergores.


Wanita yang tadi menabraknya sama sekali tidak membantunya berdiri ataupun meminta maaf. Wanita itu malah melipat kedua tangannya didepan dada.


"Lu punya mata kan? kalau jalan dipake beg* jangan asal nabrak orang!"


Wanita angkuh itu menunjuk-nunjuk wajah Shasa menggunakan telunjuk jarinya yang lentik.


Shasa dengan wajah datarnya bangun dari posisinya yang terjatuh. Wanita angkuh itu belum juga menyadari perubahan raut wajah Shasa.


"Bukankah seharusnya Anda yang__,"


PLAK!!


Shasa terdiam melihat wanita angkuh itu pergi meninggalkannya setelah satu tamparan mendarat pada pipi kirinya. Andai saja ia tidak terburu-buru menjemput Allin pulang sekolah, wanita itu pasti sudah habis ditangannya.

__ADS_1


"Tunggu saat Aku kembali melihat wajah jala*gmu lagi"


__ADS_2