MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Jahilin suami


__ADS_3

 Dirga yang  yang baru tiba  di rumahnya segera


masuk  ke litf yang menghubungkan dengan


kamar mereka, tiba di depan pintu kamar dia segera membuka sandi pintu kamarnya


dengan  sidik jari miliknya, kemudian dia


membuka pintu mengedarkan  penglihatan di


seluruh ruangan tersebut untuk mencari keberadaan sang istri tercintanya itu,


hingga matanya  terhenti pada sosok cantik


yang baru saja keluar dari  ruang ganti.


“Sayang,”


panggil Dirga pada istrinya, Ani yang merasa di panggil melihat ke arah suaminya


itu dengan senyum manis mengukir di bibirnya.


Ani berjalan


ke arah suaminya dengan langkah cepat  lalu berhamburan  kepelukan


suaminya itu, Ani memeluk suaminya begitu erat. Dirga yang melihat istrinya


dalam mood manja itu  membalas tak kala


erat pelukan istrinya itu, tak tinggal juga setiap detik kecupan hangat milik Dirga


dia berikan pada istrinya itu. Ani merenggang sedikit pelukannya itu untuk


menatap wajah rupawan milik suaminya tersebut, Dirga yang di tatap oleh Ani


mala bersemu merah di pipinya sontak itu mengundang tawa di Ani melihat


suaminya merona begitu serta salah tingkah.


“Mas


pipinya kok merah si?” goda Ani.


“Kamu


goda mas, tahu gak si.”


“Mas


kayak baru remaja jatuh cinta saja.”


“Ini

__ADS_1


semua ulah  kamu sayang, tadi natap-


natap gitu! Jadi mas pengen di sayang kamu, di manja kamu,” bisik Dirga di


telinga Ani.


“hihii...


mas ku sayang, yang tampan bagaikan dewa yunani ini,” ujar Ani sambil


melepaskan peluknya dari Dirga lalu berlari dengan  cepat tempat tidurnya kemudian membungkus


tubuhnya dengan selimut itu keseluruhannya.


Dirga yang


di jahili oleh istrinya tersebut ikut gencar mengejar istrinya itu ke ranjang


kemudian menarik selimut yang menutupi tubuh istrinya itu sampai lepas. Dirga makin


gencar mengelitiki telapak kaki Ani hingga Ani memohon untuk di hentikan.


“Mas


sudah aku geli mas.”


“Siapa


suruh bikin rusuh sama mas?”


aku gak boleh  bergurau dengan suami  sendiri.”


“Tapi


gak gitu juga sayang, kamu sudah goda mas.”


“Aku


gak goda mas kok, di mana mas bilang aku goda mas.”


“Itu


lihat pakaian bikini yang kamu pakai buat mas gak tahan sayang pengen nyarang


kamu.”


“Dasar


mas, omes.”


“Sama


istri sendiri gak papakan omesnya.”

__ADS_1


“Sana


mas mandi tu bau mas sudah kayak manusia gak mandi satu minggu.”


“Mana


ada mas bau, kamu saja yang begitu, orang mas harum begini.”


“Cepat


mas mandi dulu sana.”


“oke


mas, kalau itu  mau kamu tapi ada satu


syarat sayang?” pinta Dirga.


“Syarat


apa mas?” tanya Ani dengan serius.


Dirga mendekat


ke arah istrinya tersebut kemudian menindih istrinya tak lupa memberikan kiss


indah di setiap pipi istrinya itu. Ani membiarkan saja suaminya itu bertindak


hingga Dirga pindah dari atas tubuhnya lalu turun dari ranjang tersebut.


“Mas


mandi dulu, tapi nanti awas kamu harus tahan sama mas sampai subuh.”


Ani yang


mendengar ucapan suaminya merasa merinding seketika. Dia tahu maksud ancaman


yang di  berikan oleh suaminya


itu....lalu Ani mengambil batal di sampingnya terus melepaskan ke arah suaminya


itu.


Dirga hanya


tertawa melihat aksi istrinya yang melemparkan bantal padanya. Dirga segera


masuk ke dalam kamar mandinya tinggal Ani yang masih menatap suaminya yang


sudah masuk ke dalam.


“Untung

__ADS_1


suami aku itu dia.  Kalau gak sudah aku


tendang beribu kali dia.”


__ADS_2