MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Musuh


__ADS_3

 Tin...tin.. bunyi klason motor Rendy yang


sudah stambay berdiri di depan pintu rumah Ani, Ani yang mendengar segera


kelaur dari rumah di ikuti oleh Dirga di belakang mereka. Tentu saja Dirga


menunjukan wajah tidak sukanya pada Rendy yang menjemput istrinya saat ini.


sedangkan Rendy sangat menyukai wajah itu, dirinya sangat senang sekali melihat


Suami dari adiknya itu kesal dan marah.


“Selamat


pagi kak, Rendy,” sapa Ani dengan senyum  manis miliknya.


“Wah..


selamat pagi juga adik cantik kesayangan aku,” ucap Rendy sambil mengelus –


ngelus kepala Ani.


“Jangan


kak, nanti Rambut Ani berantkan lagi, kan gak bagus,” ketus Ani.


“Iya,


berangkat lagi yok,nanti takut telat.”


“ayok,”


An naik ke atas motor milik Rendy. Rendy memberkana helm kepada Ani, Ani segera


memakainya.


“Kami


permisi ya om.”


“Hmm...”


balas Dirga.


“Jutek


amat pagi- pagi om, gak dapat jatah ya dari si sayang aku.”


“Kamu....”


ucapan Dirga terpotong karena Rendy sudah melajukan motornya dari sana.


“Kak


Rendy suka sekali ngegoda suami aku?” tanya Ani.


“Iya


suami kamu itu kalau jutek terus nanti cepat tua dia, sayang kamu nanti masa


mudah dia kayak tua bangka.”


“Ada-ada


saja  kak Rendy.”


 Mereka segera menuju rumah Ani yang saat ini


di tinggali oleh kakaknya itu. Hanya butu waktu setengah jam oleh Rendy


akhirnya sampai di rumah tersebut. Ani segera turun dengan santai masuk ke


dalam rumah tersebut, lalu dia mengeluarkan bekal yang ada di dalam tasnya itu


untuk kakaknya itu.



pagi kak,” ucap Ani sambil mencium pipi Distan.


“Pagi


juga adikku sayang,” dia juga membalas mencium pipi adiknya itu.


“Masa


sih Distan dong yang kamu cium Ani , aku yang jemput gak dapat apa- apa,”


protes Rendy.


“Lo


mau mati ditangan si om galak itu,” balas Aldo.


“Ya


gak lah, sayang gue sama nyawa ini masak iya cuman gara- gara di cium sama si


Ani gue hilang nyawa.”


__ADS_1


makanya jangan macam- macam.”


“gak


macam- macam kok, cukup satu macam sudah cukup untuk gue.”


“makanya


segera cari pacar sana, biar gak ngnes mulu lo,” kata Distan.


“Ya..


gak ada yang kreteria gue bro, semua alay bangat mana  mau gue. Gue mau kayak si sayang gue itu,”


tunjuknya ke Ani.


“Gila


lo mau di bunuh lo sama si om galak.”


“Ya


gak  dia juga kali, kan Ani udah gue


anggap adik gue, tapi harus tangguh seperti dia.”


“Oww..


gue kirain  lo mau  bersaing dengan suaminya.  Gak tahu gimana reaksi   si om galak itu.”


“kak


Distan makan lagi, biar kita berangkat lagi.”


Distan


yang mengambil makan di tangan adiknya itu lalu segera memakannya.


Sedangkan


Dirga  setelah perginya istrinya itu


segera masuk  ke dalam kamar bersiap-


siap berangkat ke  kantornya, dia masih


saja jengkel melihat istrinya di boceng si bocah tengil itu. setelah siap


dirinya segera pergi ke kantor.


 Setiba di kantor dirinya dapat laporan ada


pengacau yang sudah masuk ke daerah  miliknya dan mereka ada musuh dari Dirga yang sudah menjatuhkan


 Sekarang Dirga memerintahkan seluruh anak


buahnya untuk menuju tempat itu dan dirinya ikut juga. Dirga sangat marah


ketika musuhnya itu sudah mengacak- mangak bescam yang dia gunakan untuk


memproduksi  senjata.


 Di bascem itu terlihat banyak anak buah yang


berseragam hitam dan tubuh mereka sangat kekar serta di lengkapi dengan senjata


di tubuh mereka. Dan di pimpin oleh seseorang yang sedang berdiri dengan gaya


sombong miliknya dan tentu saja dirinya yang memerintahkan orang- orang yang


berbaju hitam itu , untuk menghancurkan bascem milik musuhnya yang telah


menjatuhkan bisinisnya.


 Walaupun harta kekayaanya tidak akan habis


namun dirinya tidak suka apapun yang dia bangun di lenyapkan oleh orang lain. Sekarang


tiba saatnya dirinya akan bals demdan kepada Dirga.


“Hancukan


tempat ini!” titahnya kepada orang-orang tersebut.


“Siap...”


balas mereka dan mulai menghancurkan


Namun


luar dugaan mereka semua, ternyata sebelum mereka melakukan penyerangan i


bascem tersebut, terlebih dahulu  anak  Dirga memberikan tembakan di setiap sasaran


dan tentu banyak anak  buah yang menyeang


itu terjatuh tergelapak di atas tanah itu, sebab mereka menembak tepat di mata.


  Melihat


anak buahnya yang jatuh ke tanah Burno tersebut sangat marah, ternyata dirinya

__ADS_1


telah tinggal satu langkah, dan tahu bahwa yang sekarang dia hadapi itu genster


terhebat di Asia. Mau tidak mau dirinya juga ikut turun tangan untuk


memleburkan Bascem itu. dia mulai menembakan pistolnya  yang akan menghancurkan bascem tersebut. Namun


gagal lagi karena pistol itu sudah di tendang terlebih dahulu oleh Dirga.


“Ternyata


Anda sangat pemberani Tuan  Burno,”


ujarnya dengan sinis.


“Ternyata


kau, tentu saja aku tidak akan tinggal diam di saat bisinisku kau hancurkan.”


“Bisnis


Anda sangat pantas untuk di lenyapkan.”


“Kau


aku akan bunuh kau,” dengan  memberikan


bugem mentah ke pipih Dirga namun sayang itu bisa di elakkan oleh Dirga.


 Hingga terjadi pertarungan hebat di sana Tuan


Burno sudah tak berdaya di buat oleh Dirga dirinya tak segan- segang membunuh


orang yang ada di hadapan dirinya itu, dengan sekali tari platuk pistol


tersebut Dirga sudah menembakkan ke Tuan Bruno.


Dor....


Dor....


Dor...


 Tiga tembakkan itu merenggut nyawa tuan Bruno


di tangan Dirga,semua  orang suruhan Tuan


Brunoa sudah tewas dan termasuk Tuan Bruno juga. Setelah selesai dirnya


menyuruh anak buahnya untuk membakar semua mayat yang ada di sana.


Dirga


masuk ke dalam bascem itu  ia melihat ada


beberapa anak buahnya juga terkenak tembak dari penyerangan tadi.


“Kalian


yang terluka silahkan  masuk ke ruang


itu, dan obati luka kalian,” titah Dirga.


“Baik


Tuan,” balas mereka.



Baik semua tetap jaga , bascem ini dengan sangat ketat, aku tidak  mau lagi terjadi hal yang serupa. Tingkatkan kewas


padaan kalian lebih tinggi lagi!” titah Dirga.


“Baik


tuan.”


“Kalian


beresakan semua kekacauan ini, jangan sampai ada yang curi ga.”


“Baik


tuan.”


 Dirga pun kembali  kekantor dirinya dengan santainya. Dia tipe


orang  tidak mau berlama – lama jika


menyakut perkerjaan .


Sesampai


di kantor  langsung masuk dan melihat


dokument yang sudah ada  di atas mejanya


itu  satu- persatu dirinya mulai


mengerjakannya. Hingga waktu siang tiba waktu untuk makan siang, dia ingin


menjemput istrinya terlebih dahulu . biar bisa makan siang bersama sang

__ADS_1


istrinya itu. dia mengirimkan pesan  kepada istrinya bahwa dirinya akan menajemputnya ke sekolah. Tapi ponsel


istrinya tidak aktif, dengan ini siatif dirinya melajukan mobil menuju  sekolah istrinya itu.


__ADS_2