MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Ikut suami


__ADS_3

Pagi ini yang begitu cerah, di lengkapi dengan tarik mentari yang menarik mata untuk memandang, sepasang suami-istri tersebut terbangun dari tidur mereka. Dirga terbangun lebih dahulu dari istrinya dia menarik napas kemudian melepaskan secara perlahan-lahan terus ia menatap istrinya yang masih tertidur pulas di tangannya.


Dirga sedikit merasakan kebas di tangannya namun tidak masalah bagi dirinya akan hal itu. Dengan perlahan Dirga menaruh kepala istrinya di atas bantal dan dirinya juga bangkit dari ranjang itu menuju kamar mandi.


Saat Dirga masuk ke dalam kamar mandi Ani ikut bangun dia mengedarkan pandangan ke seluruh kamar itu mencari suaminya.


Namun tak terlihat ada sosok suaminya Ani beranjak dari ranjang itu, kemudian ia mendengar suara germercik air di kamar mandi.


Ani menuju ruang ganti untuk menyiapkan pakaian suaminya untuk hari ini.


Dirga keluar dari kamar mandi segera menuju ke ruang ganti, di sana dia mendapati istrinya sedang menata pakaian yang di ambil di lemari.


"mas kamu sudah selesai mandi? " Ujar Ani.


"Iya sayang, kamu juga pergi mandi sana."


"Iya mas, aku ini mau siapin baju kamu ke kantor dulu ini. "


"Makasih sayang," Dirga memeluk istrinya dengan erat lalu mendaratkan sebuah kecupan di dahi istrinya.

__ADS_1


Ani segera bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya, Pagi ini di akan ikut dengan suaminya ke kantor bersama suaminya.


"Mas ini makan dulu rotinya, dan minum susunya juga."


" Makasih sayang, Kamu juga sarapan."


mereka menyantap sarapan pagi ini dengan lahap, setelah selesai sarapan mereka segera berangkat ke kantor.


setiba di kantor Ani mengikuti suaminya menuju lift yang khusus CEO, walau dirinya pernah beberapa kali ikut dengan suaminya ke kantor tapi masih terasa asing olehnya.


Sedang di balik jeruji besi terlihat dua orang paruh baya yang merintih akibat luka akibat siraman air panas yang di lakukan oleh Dirga alias menantu mereka.


" Kurang ajar sekali pria sombong itu, berani sekali dia melakukan ini pada kita."


"mama, sabar ya kita akan berusaha keluar dari ruangan terlaknat ini. "


"Mama punya ide pa, " ujarnya pada suaminya.


"Apa ide mama?" tanya suaminya itu.

__ADS_1


"Papa mendekat sini, mama akan bisikkan rencana kita. biar mereka tahu siapa kita sebenarnya. "


"Wah ide mama sangat cermerlang sekali, kali ini kita yakin bisa keluar dari sini. "


"Iya Papa. "


Ani duduk di kursi sambil memperhatikan suaminya yang sibuk dengan laptop yang ada di depan dia.


entah apa yang saat ini yng di kerjakan suaminya tersebut Ani hanya menunggu dia siap.


"Mas, kenapa mas terlalu serius gitu."


"Maaf ya sayang, ini mas mesti fokus dulu biar gak ada yang salah nanti. ntar kalau salah jadi ribet lagi."


" Iya mas, tapi mas jangan lama-lama ya. masa iya aku diabaikan di sini. "


" iya sayang, tapi kamu jangan cemberut ya. mas akan selesaikan segera kok. "


" Iya mas, aku tunggu di sini. "

__ADS_1


Ani mengambil majalah di meja itu lalu membacanya dengan hikmat, banyak sekali majalah dari merek terkenal yang di lihat di majalah fashion itu.


Dirga yang memperhatikan Istrinya yang sibuk dengan majalahnya segera menghampiri istri tercintanya


__ADS_2