
Siang hari telah tiba, di saat ini baru saja Ani keluar dari kelasnya berhubungan waktu istirahat untuk proses perkuliahan pertama dan kedua, nanti akan dilanjutkan dengan kelas selanjutnya setelah semua sudah mengisi tenaga untuk menghadapi perkuliahan berikutnya.
Semua teman- teman di kelasnya sudah berhamburan keluar begitu juga dengan Ani, dia pun ikut pergi keluar seorang diri sebab sahabatnya tidak datang hari ini.
Ani berjalan menuju kantin kampus untuk mengisi perutnya. Dia berjalan di sepajang teras kelas untuk menuju kantin kampus yang terletak di bagian belakang gedungnya ini.
Dengan langkah yang gontai dia berjalan sambil mengirim pesan kepada suaminya.
pesan: "Mas sudah sholat, makan siang belum?"
pesan:" Mas aku hari ini pulangnya agak sore karena masih ada perkuliahan mas, nanti mas gak usah jemput aku. Aku pulang sendiri saja dengan taksi."
tak lama kemudian pesannya di balas oleh suaminya.
Dirga: "Mas, baru saja mau makan ini, tadi di belikan sekretaris mas sayang."
Dirga: "Mas gak izinkan kamu pulang dengan taksi, kamu kabari mas saja jam berapa selesai perkuliahannya. Nanti mas akan jemput kamu sayang!
Ingat kata mas ya, jangan pulang naik taksi."
Ani hanya bisa pasrah kalau sudah begitu, dia melanjutkan berjalan ke kantin kampus dan akhirnya dia sampai Ani mencari tempat yang kosong karena semua terlihat penuh hingga dia melihat sebuah objek di pojok sana ada kursi yang kosong.
Ani berjalan menuju pojok sana saat di pojok itu dia segera mendudukkan bokongnya di sana terus segera melihat menu yang tersedia di kertas menu.
Ani segera memesan makan ke pelayan sebelum makannya datang Ani membuka akun instragram miliknya, dia sudah lama tidak berselancar di media sosial.
Iseng-iseng dia baca setiap komentar di setiap upload postingan membuat Ani tertawa namun tawanya berhenti saat makannya sudah datang.
"Silahkan menikmati makannya nona,"
" Terima kasih," balas Ani.
__ADS_1
Ani mulai menyuapi makannya karena sudah lapar sekali dan sebentar lagi juga mau azan zuhur dirinya harus segera makan dan pergi ke mesjid untuk melaksanakan sholat zuhur.
Ani siap dengan urusan perut nya kemudian dia segera menuju kasir untuk membayar makanannya lalu stelah itu dia pergi dari kantin kampus itu tujuan selanjutnya menuju mesjid.
Dari jarak berjauhan ada seseorang yang dari tadi mengikuti gerak -gerik Ani, serta dia melapor terhadap seseorang di seberang sana.
Ani yang fokus dengan tujuannya menuju mesjid tak menghiraukan apa-apa di sekitar dirinya.
Saat dirinya sampai di mesjid dia lekas masuk untuk mengambil wudhu serta menunggu azan selesai berkumandang baru mereka melaksanakan sholat berjemaah.
Di depan university Ani saat ini ada sosok wanita yang berpenampilan mewah dari pakaian yang dirinya kenakan saja sudah bisa di nilai.
Wanita itu adalah ibu dari Ani tapi sayang sekali dia tidak menggap Ani anaknya.
wanita itu masuk ke area kampus anak yang jadi incarannya itu, dengan tujuan diri untuk bertemu serta meminta maaf, namun di balik kedatangan dirinya adalah membawa sebuah bencana.
sesuai dengan orang suruhan dia, wanita separuh baya tersebut menelusuri sisi samping gedung kampus itu, agar dirinya bisa bertemu dengan Ani.
Satu kesempatan yang sangat bagus bagi dirinya untuk bertemu dengan anak sialan itu hingga dia berdiri di depan anak sialan itu.
"Selamat siang anak mama," sapa dirinya dengan ramah pada Ani.
Ani yang melihat mamanya yang biadab itu di hadapannya hanya menatap dengan datar ada motif apa orang tua ini datang ke sini dan bertemu dengannya.
Ani bukan membalas sapaan dari mamanya itu mala menatap jengah kemudian meninggalkan wanita itu begitu saja.
Merasa dirinya di abaikan oleh Ani wanita yang berstatus ibu kandung Ani itu menggerutu dalam hati
" Sialan anak itu, beraninya dia mengacuhkan aku. Aku harus bisa mengelabui dia."
Kemudian dia mengejar Ani.
__ADS_1
"Ani, mama mau berbicara sama kamu boleh?" tanya dia sambil menyamakan langkahnya dengan Ani.
" Saya tidak ada waktu berbicara dengan Anda saat ini! Saya sedang sibuk," jawab Ani dengan tegas.
" Ani mama datang kesini karena mama sangat menyesal dengan apa yang mama lakuin ke kamu selama ini Ani."
"Oww... ternyata Anda sudah sadar dengan apa yang dilakukan selama ini terhadap Saya."
"Iya maka dari itu mama datang ke sini mau minta maaf sama kamu sayang, mama menyesal dengan tindakan mama sayang."
" Itu terserah Anda, saya lagi sibuk jadi tidak meladeni orang-orang yang tidak berkepentingan dengan saya."
"Kamu tidak boleh ngomong seperti itu sama mama Ani."
"Saya tidak pedulikan akan hal itu."
"Dasar anak sialan ini, makin berani dia melawan terhadap aku,"batin wanita itu.
wanita itu harus mempengaruhi anak sialan itu agar dia terperangkap dalam jebakan dirinya.
Ani pergi meninggalkan mamanya itu, dia sangat muak sekali melihat wajah wanita itu. Ani sekarang merasakan ada sesuatu yang sedang direncanakan oleh wanita itu.
Kehabisan pikir mamanya Ani itu mengikuti perlahan Ani lalu dengan cepat dirinya menyuntikan obat bius terhadap Ani, tak lama kemudian Ani pun pingsan.
Dengan cepat wanita itu menarik Ani bersama dengan orang suruhannya.
Senyuman indah terukir di bibir wanita itu setelah berhasil mengikat anak sialan ini dan akan membawanya ke tempat penyiksaan miliknya.
bagaimana kelanjutan ceritanya bisa dibaca jangan lupa vote dan komentarnya😊
follow instragram
__ADS_1
@tikaputri.yesi