
Acara perpisahan hampir
selesai orang yang di tunggu oleh Ani
tak kunjung datang, dari tadi dai berharap sekali jika suaminya datang dengan
tepat waktu, tapi boleh buat sampai saat ini yang di tunggu tak datang, dia juga menghubungi suaminya tak ada satu pun
panggilan yang di respon oleh suaminya itu. lelah menunggu suaminya itu
akhirnya Ani kembali pulang ke rumahnya dengan Distan yang membawa mobil kali
ini.
Saat perjalan pulang ke rumah dia Ani sekilas
melihat suaminya masuk ke salah satu restoran yang amat mewah dengan seorang
perempuan cantik, sexy, di sampingnya . mereka tampak tertawa gembira.
“Kak, putar balik de, aku
lihat Mas Dirga mask ke dalan restoran itu bareng cewek kakak.”
Distan memutar laju
mobilnya dan menuju restoran yang di bilang adiknya itu, Ani turun dari mobil
dengan segera dirinya masuk menyusul suaminya itu ke dalam restoran itu. Ani
mencari setiap sudut restoran itu hingga nampak lah suaminya duduk di meja
pojok bersama wanita yang di lihat tadi. Dia tak mau langsung menangkap basah
suaminya dia ingin tahu apa yang akan di obrolin mereka terlebih dahulu sebelum
menerima pelajaran dari dirinya.
Kita balik ke Dirga yang
duduk santai di hadapan mantan dia itu. sebenarnya kedatangan mantannya itu
sangat membuat dirinya sedikit terkejut, sebab dirinya hampir begitu tergila-
gila dengan mantan dia ini. dan saat melihat wanita itu dia merasa sangat
bahagia sekali hingga di melupakan hari ini adalah acara perpisahan istrinya.
“Jesi bagaimana kabar kamu
selama ini?” tanya Dirga.
“Aku baik- baik saja kok
Dirga, cuman hati aku saja yang tidak baik semenjak kamu tinggalin aku,” tutur
gadis itu.
“Kan kamu sendiri yang pergi ninggalin aku, jadi
aku juga gak mau berharap juga kamu akan melirikkan aku saat itu, saat kamu pergi aku nyaris seperti orang gila tahu
gak?”
“Maafkan aku Dirga aku
tidak tahu jika aku meninggalkan kamu tidak akan apa- apa.”
“Tapi saat kamu ninggalin aku, kamu pergi dengan wajah
bahagia?”
“Iya aku sengaja bersikap
seperti itu, biar kamu tidak mengharapkan aku, namun itu salah aku yang merasa menyesal
saat itu,” ujar wanita itu.
“Lalu sekarang kamu baik- baik ajakan?” tanya
Dirga.
“Aku tidak bisa melupakan
kamu Dirga aku mau kita balikan lagi ya? Kita bersama lagi ya?” pinta wanita
itu.
__ADS_1
“Aku juga berharap
begitu......” ucapan Dirga terpotong saat wajah dia sudah di siram oleh Ani
dengan air teh panas itu. membuat Dirga seketika kepanasan pada wajahnya dengan
segera dia menyeka wajahnya dengan tisu.
Setelah selesai dia, wajah
dia yang masih panas itu. Dia melihat orang yang menyiram dirinya itu dan
mendadak dirinya terkejut akan kehadiran istrinya saat ini.
“Oh...wo.. ternyata mantan lebih penting dari pada istri
sendiri ya?” tanya istrinya sinis.
“Sayang bukan begitu
maksud mas...” lagi- lagi ucapan dia terpotong dengan istrinya.
“Sudah lah mas, gak usah
bohong lagi sama aku aku denger semua pembicaraan kamu! Dan aku sangat kecewa
pada kamu mas, mas rela tidak datang ke acara perpisahan aku hanya demi wanita
itu,” tunjuk Ani dengan wajah marah dan tatapan dia yang sinis.”
“Sayang kamu salah paham
kok sayang,” ucap Dirga.
“Salah paham di mana mas. Aku
dengar sendiri dengan telinga aku.”
“Sayang kita bisa bicarakan
di rumah nanti.”
“Sudah lah mas, kau urus
saja semua dengan mantan mu itu! dan jangan cari aku lagi. Aku muak dengan kau
mas,” kata- kata Ani setelah itu dia pergi meninggalkan suaminya itu.
untuk mengejarnya tetapi tangannya malah di tarik oleh mantannya.
“Dirga siapa dia?” tanya
wanita itu.
“Dia istri ku.”
“Jadi kamu sudah menikah Dirga?” tanya wanita itu dengan tidak puas .
“Iya dia istriku, dan aku
sekarang harus mengejar dia.”
“Aku bagaimana Dirga?”
“Aku tidak peduli dengan
kamu.”
Dirga meninggalkan restoran tersebut dan
menyusul istrinya pulang ke rumah dengan kecepatan mobil di atas rata- rata
Dirga mengendarainya.
Sedangkan orang yang di susulan berbeda arah dengan dia. Ai menuju ke rumah
yang di beli itu bersama dengan Distan. Dia ingin kasih pelajaran ke suaminya
itu sudah berani berbohong sama dia. Dia akan membuat dia setengah hidup.
“Dek serius tadi itu suami
kamu pergi sama mantannya?” tanya Distan.
“Iya kakak. Serius kakak ,
aku dengar sendiri dengan telinga ku kak. Apa yang mereka bicarakan.”
__ADS_1
“Sekarang kamu harus selidiki terlebih dahulu dek, biar
tak salah paham.”
“Iya kakak aku akan
selidiki dan menyingkirkan wanita itu dengan caraku sendiri kak, tapi sekarang
kakak harus bantu aku untuk bersembunyi dari mas Dirga. Jadi nanti kakak pulang
saja sendiri ke rumah, jangan kasih tahu aku kalau di sini. Aku mau tidur di
sini dulu kakak dan menikmati hidup
sendiri. Kalau kakak berangkat nanti UK kak di sini aja tidurnya.”
“Iya kakak akan bantu, tapi suami kamu gak curiga sama
kakak nantinya. Kamu tahukan selama ini kamu diawasi oleh banyak bodyguard dia
dari arah kejauhan?”
“Semoga aja kali ini dia
tidak dapat mengakses aku kakak. Aku akan mengganti nomorku juga, akun juga
aku off kan semuanya aku akan Off kan.”
“Apa itu ide terbaik?”
tanya kakaknya.
“Iya kakak, nanti aku akan
kasih ke kakak nomor aru aku, juga ke Kak Aldo ,kak Rendy juga.”
“Baik lah kalau begitu,
kakak pulang dulu, kamu gak papa di sini
sendirian?”
“Tidak apa- apa kakak. Aku
juga memasang banyak pengaman di sini kakak.”
“Baik kalau gitu kakak tinggal ya.”
“Iya kakak.”
Distan meninggalkan perumahan Ani dan Ani
sudah masuk ke dalam rumahnya kemudian dia menuju ke kamar untuk
mengistirahatkan tubuhnya yang capek ini.
“Lihat saja siapa yang
akan kalah duluan mas, beraninya kamu pergi jalan dengan mantan kamu itu,” ucap
Ani dengan lantang.
Sedangkan Distan sudah sampai di rumah Dirga
dia segera masuk ke dalam dia bisa melihat Dirga yang terlihat kusut saat ini
dia coba untuk bertanya sebenarnya dia tahu.
“Ada apa Dirga?”
“Ani mana, apa dia gak
sama kamu. Ani salah paham sama aku dia
salah paham apa yang dia dengar itu.”
“Ya jelaskan pada dia
kalau salah paham.”
“Masalahnya Ani tidak di
rumah. Kemana dia aku juga gak tahu. Apa Ani ada hubungi kamu?”
“Tidak ada, tadi pamit
padaku untuk menyusul kamu ke kantor,” ucap Distan bohong.
__ADS_1
“Ke mana aku harus
mencarinya,” tutur Dirga dengan mengusap rambutnya yang tidak gatal.