MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Jalan sama Mantan


__ADS_3

Acara perpisahan hampir


selesai  orang yang di tunggu oleh Ani


tak kunjung datang, dari tadi dai berharap sekali jika suaminya datang dengan


tepat waktu, tapi boleh buat sampai saat ini  yang di tunggu tak datang, dia juga menghubungi suaminya tak ada satu pun


panggilan yang di respon oleh suaminya itu. lelah menunggu suaminya itu


akhirnya Ani kembali pulang ke rumahnya dengan Distan yang membawa mobil kali


ini.


 Saat perjalan pulang ke rumah dia Ani sekilas


melihat suaminya masuk ke salah satu restoran yang amat mewah dengan seorang


perempuan cantik, sexy, di sampingnya . mereka tampak tertawa gembira.


“Kak, putar balik de, aku


lihat Mas Dirga mask ke dalan restoran itu bareng cewek kakak.”


Distan memutar laju


mobilnya dan menuju restoran yang di bilang adiknya itu, Ani turun dari mobil


dengan segera dirinya masuk menyusul suaminya itu ke dalam restoran itu. Ani


mencari setiap sudut restoran itu hingga nampak lah suaminya duduk di meja


pojok bersama wanita yang di lihat tadi. Dia tak mau langsung menangkap basah


suaminya dia ingin tahu apa yang akan di obrolin mereka terlebih dahulu sebelum


menerima pelajaran dari dirinya.


Kita balik ke Dirga yang


duduk santai di hadapan mantan dia itu. sebenarnya kedatangan mantannya itu


sangat membuat dirinya sedikit terkejut, sebab dirinya hampir begitu tergila-


gila dengan mantan dia ini. dan saat melihat wanita itu dia merasa sangat


bahagia sekali hingga di melupakan hari ini adalah acara perpisahan istrinya.


“Jesi bagaimana kabar kamu


selama ini?” tanya Dirga.


“Aku baik- baik saja kok


Dirga, cuman hati aku saja yang tidak baik semenjak kamu tinggalin aku,” tutur


gadis itu.


“Kan  kamu sendiri yang pergi ninggalin aku, jadi


aku juga gak mau berharap juga kamu akan  melirikkan aku saat itu, saat kamu pergi aku nyaris seperti orang gila tahu


gak?”


“Maafkan aku Dirga aku


tidak tahu jika aku meninggalkan kamu tidak akan apa- apa.”


“Tapi saat  kamu ninggalin aku, kamu pergi dengan wajah


bahagia?”


“Iya aku sengaja bersikap


seperti itu, biar kamu tidak mengharapkan aku, namun itu salah aku yang merasa menyesal


saat itu,” ujar wanita itu.


“Lalu  sekarang kamu baik- baik ajakan?” tanya


Dirga.


“Aku tidak bisa melupakan


kamu Dirga aku mau kita balikan lagi ya? Kita bersama lagi ya?” pinta wanita


itu.

__ADS_1


“Aku juga berharap


begitu......” ucapan Dirga terpotong saat wajah dia sudah di siram oleh Ani


dengan air teh panas itu. membuat Dirga seketika kepanasan pada wajahnya dengan


segera dia menyeka wajahnya dengan tisu.


Setelah selesai dia, wajah


dia yang masih panas itu. Dia melihat orang yang menyiram dirinya itu dan


mendadak dirinya terkejut akan kehadiran istrinya saat ini.


“Oh...wo..  ternyata mantan lebih penting dari pada istri


sendiri ya?” tanya istrinya sinis.


“Sayang bukan begitu


maksud mas...” lagi- lagi ucapan dia terpotong dengan istrinya.


“Sudah lah mas, gak usah


bohong lagi sama aku aku denger semua pembicaraan kamu! Dan aku sangat kecewa


pada kamu mas, mas rela tidak datang ke acara perpisahan aku hanya demi wanita


itu,” tunjuk Ani dengan wajah marah dan tatapan  dia yang sinis.”


“Sayang kamu salah paham


kok sayang,” ucap Dirga.


“Salah paham di mana mas. Aku


dengar sendiri dengan telinga aku.”


“Sayang kita bisa bicarakan


di rumah nanti.”


“Sudah lah mas, kau urus


saja semua dengan mantan mu itu! dan jangan cari aku lagi. Aku muak dengan kau


mas,” kata- kata Ani setelah itu dia pergi meninggalkan  suaminya itu.


untuk mengejarnya tetapi tangannya malah di tarik oleh mantannya.


“Dirga siapa dia?” tanya


wanita itu.


“Dia istri ku.”


“Jadi kamu sudah menikah Dirga?” tanya wanita itu dengan tidak puas .


“Iya dia istriku, dan aku


sekarang harus mengejar  dia.”


“Aku bagaimana Dirga?”


“Aku tidak peduli dengan


kamu.”


 Dirga meninggalkan restoran tersebut dan


menyusul istrinya pulang ke rumah dengan kecepatan mobil di atas rata- rata


Dirga mengendarainya.


 Sedangkan orang yang di susulan   berbeda arah dengan dia. Ai menuju ke rumah


yang di beli itu bersama dengan Distan. Dia ingin kasih pelajaran ke suaminya


itu sudah berani berbohong sama dia. Dia akan membuat dia  setengah hidup.


“Dek serius tadi itu suami


kamu pergi sama mantannya?” tanya Distan.


“Iya kakak. Serius kakak ,


aku dengar sendiri dengan telinga ku kak. Apa yang mereka bicarakan.”

__ADS_1


“Sekarang  kamu harus selidiki terlebih dahulu dek, biar


tak salah paham.”


“Iya kakak aku akan


selidiki dan menyingkirkan wanita itu dengan caraku sendiri kak, tapi sekarang


kakak harus bantu aku untuk bersembunyi dari mas Dirga. Jadi nanti kakak pulang


saja sendiri ke rumah, jangan kasih tahu aku kalau di sini. Aku mau tidur di


sini dulu kakak dan menikmati  hidup


sendiri. Kalau kakak berangkat nanti UK kak di sini aja tidurnya.”


“Iya kakak  akan bantu, tapi suami kamu gak curiga sama


kakak nantinya. Kamu tahukan selama ini kamu diawasi oleh banyak bodyguard dia


dari arah kejauhan?”


“Semoga aja kali ini dia


tidak dapat mengakses aku kakak. Aku akan mengganti nomorku juga, akun juga


aku  off kan semuanya aku akan Off kan.”


“Apa itu ide terbaik?”


tanya kakaknya.


“Iya kakak, nanti aku akan


kasih ke kakak nomor aru aku, juga ke Kak Aldo ,kak Rendy juga.”


“Baik lah kalau begitu,


kakak pulang dulu, kamu gak papa  di sini


sendirian?”


“Tidak apa- apa kakak. Aku


juga memasang banyak pengaman di sini kakak.”


“Baik  kalau gitu kakak tinggal ya.”


“Iya kakak.”


 Distan meninggalkan perumahan Ani dan Ani


sudah masuk ke dalam rumahnya kemudian dia menuju ke kamar untuk


mengistirahatkan tubuhnya yang capek ini.


“Lihat saja siapa yang


akan kalah duluan mas, beraninya kamu pergi jalan dengan mantan kamu itu,” ucap


Ani dengan lantang.


 Sedangkan Distan sudah sampai di rumah Dirga


dia segera masuk ke dalam dia bisa melihat Dirga yang terlihat kusut saat ini


dia coba untuk bertanya sebenarnya dia tahu.


“Ada apa Dirga?”


“Ani mana, apa dia gak


sama  kamu. Ani salah paham sama aku dia


salah paham apa yang dia dengar itu.”


“Ya jelaskan pada dia


kalau salah paham.”


“Masalahnya Ani tidak di


rumah. Kemana dia aku juga gak tahu. Apa Ani ada hubungi kamu?”


“Tidak ada, tadi pamit


padaku untuk menyusul kamu ke kantor,” ucap Distan bohong.

__ADS_1


“Ke mana aku harus


mencarinya,” tutur Dirga dengan mengusap rambutnya yang tidak gatal.


__ADS_2