MENDADAK NIKAH SAMA CEO

MENDADAK NIKAH SAMA CEO
Amarah (part 2)


__ADS_3

Papa yang melihat langkah putra keluar dari dalam rumah dengan wajah masam, dan ia berpikir ada apa sebenarnya dengan putranya itu, dan suara istrinya juga berteriak- teriak memanggil nama anaknya itu, sebenarnya apa yang sedang terjadi saat ini pada putranya? Ia menghampiri istrinya menanyakan apa yang terjadi pada anaknya itu


” Ma apa yang sedang terjadi pada Distan?” tanya papa Distan.


Istrinya itu tak muram


“ Distan menuduh mama menelantarkan anak pembawa sialan itu pa.”


“Maksud mama Ani anak tak tau diri itu.”


“Iya pa , bahakan Distan marah ke mama gara-gara anak itu ia bertanya jika Ani anak mama?”


“Terus mama bilang apa sama Distan,” tanya suaminya itu.


“Mama awalnya bilang ke dia kenapa ngurusin nak sialan itu? Terus Distan bilang kalau anak pembawa sialan itu anak siapa, dia bahkan akan menikahi anak sialan itu! Terpaksa mama katakan jika anak pembawa sialan itu memang lahir dari rahimku!” tutur istrinya.

__ADS_1


“Kenapa anak itu selalu saja bikin kita susah!” kata suaminya. Sepasang suami istri itu berpikir cara untuk menjauhkan putra kesayangannya itu dengan Anak sialan itu.


Disisi lain saat ini Ani sedang pergi jalan-jalan keluar bersama kakaknya itu, mereka sedang menikmati pemandangan yang sangat indah sekali di taman itu banyak bunga yang bermekaran di taman itu.


Dan mereka tertawa lepas saat ini berbagai tempat di taman itu mereka telusuri dan tak lupa mereke mengabdikan moments -moments itu dengan berfoto, mencoba berbagai makan yang di jual di pinggir taman itu.


” Kakak rengek Ani, aku mau dadar gulung itu,”Aldo mendengar permintaan adiknya itu denger,langsung merangkul pundak adiknya itu menuju mas tukang jual dadar gulung itu.


”Mas dadar gulung sepuluh,"pinta Ani.


Aldo hanya geleng kepala saja ia tau jika sama dadar gulung adiknya itu tidak akan menanggung- nangung untuk memakannya karena makan kesukaan itu.


"Makasih mas,” ani segera menggadeng tangan kakaknya itu duduk disebuah kursi putih.


ia segra mendaratkan bokongnya di kursi itu, dan menyantap dadar gulung yang ada di tangannya itu.

__ADS_1


” Kakak mau “ sambil menyodorkan asatu tusuk dadar telur kepada Aldo kakaknya itu.


"Boleh ,masa iya kamu kuat untuk memakan dadar gulung itu sendiri.”


Mereka menikmati dadar gulung itu hingga habis.


”Kakak perut Ani sangat kenyang sekali” keluh Ani.”


"Habisnya kamu makannya begitu banyak sekali kakak aja, gak kuat jika kayak kamu.”


Ani hanya cengir saja dengan apa yanng di bilang oleh kakaknya itu.


Dari jauh itu sangat tak luput dari pemandangan distan yang begitu cemburu melihat Ani adiknya itu bisa bahagia itu dengan orang lain, kemana aja aku selama ini , aku sungguh kakak yang sangat buruk sekali.


Ia masih memperhatikan kedua orang itu yang tertawa lepas ia bisa melihat raut kebahagian yang di pancarkan oleh Ani. Ia semakin tak menahan lagi ia segera mem bawa Ani ke rumah agar ia bisa menjadi kakak bagi Ani. Lalu ia pergi dari sana dengan perasaan yang masih tak karuan.

__ADS_1


betapa bahagia Distan saat itu terjadi, tak sabar untuk menunggu waktu nya tiba.


tunggu Kakak Ani. kamu akan ku jadi kan ratu adikku


__ADS_2